IHSG Hari Ini 24 November 2025 Menghijau, Saham PTRO hingga ARTO Melesat

4 days ago 15

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau pada awal sesi perdagangan saham Senin, (24/11/2025). Kenaikan IHSG hari ini terjadi di tengah bursa saham Asia Pasifik yang menguat.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini dibuka naik 43,94 poin ke posisi 8.458,29 dari penutupan sebelumnya 8.414,35. Pada pukul 10.14 WIB, IHSG naik 0,65% ke posisi 8.472. Indeks LQ45 bertambah 0,57% ke posisi 850. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Pada perdagangan awal sesi, IHSG berada di level tertinggi 8.474,12 dan level terendah 8.429,46. Sebanyak 321 saham menguat sehingga menopang IHSG. 269 saham melemah dan 218 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 888.788 kali dengan volume perdagangan saham 16,1 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 7,2 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.703.

Sektor saham menghijau. Sektor saham consumer siklikal naik 1,8%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham energi mendaki 1,18%, sektor saham basic menanjak 0,59%, sektor saham industri bertambah 0,23%. Kemudian sektor saham consumer nonsiklikal mendaki 0,12%, sektor saham kesehatan menanjak 0,81%, sektor saham keuangan melesat 0,25%, sektor saham teknologi melesat 1,61%, sektor saham infrastruktur melompat 1,84% dan sektor saham transportasi menguat 0,07%. Sementara itu sektor saham properti turun 0,02%.

Pada awal pekan ini, saham PTRO naik 5,03% ke posisi Rp 9.400 per saham. Harga saham PTRO dibuka naik ke posisi Rp 9.050 dari penutupan sebelumnya Rp 8.950 per saham. Harga saham PTRO berada di level tertinggi Rp 9.450 dan level terendah Rp 8.975 per saham. Total frekuensi perdaganan 11.204 kali dengan volume perdagangan 307.200 saham. Nilai transaksi Rp 283,9 miliar.

Gerak Saham

Harga saham BBNI naik 0,23% ke posisi Rp 4.400 per saham. Harga saham BBNI dibuka bertambah 10 poin ke posisi Rp 4.390 per saham. Saham BBNI berada di level tertinggi Rp 4.400 dan terendah Rp 4.350 per saham. Total frekuensi perdagangan 2.997 kali dengan volume perdagangan saham 112.778 saham. Nilai transaksi harian Rp 49,3 miliar.

Harga saham ARTO menguat 3,08% ke posisi Rp 2.010 per saham. Harga saham ARTO dibuka naik lima poin ke posisi Rp 1.955 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 1.950 per saham. Harga saham ARTO berada di level tertinggi Rp 2.020 dan terendah Rp 1.955 per saham. Total frekuensi perdagangan 1.670 kali dengan volume perdagangan 57.058 saham. Nilai transaksi Rp 11,4 miliar.

Harga saham ANTM menguat 0,34% ke posisi Rp 2.920 per saham. Harga saham ANTM dibuka bertambah 30 poin ke posisi Rp 2.940 per saham. Saham ANTM berada di level tertinggi Rp 2.950 dan terendah Rp 2.910 per saham. Total frekuensi perdagangan 5.580 kali dengan volume perdagangan 123.354 saham. Nilai transaksi Rp 36,1 miliar.

Top Gainers-Losers

Saham-saham yang masuk top gainers antara  lain:

  • Saham BMHS naik 29,76%
  • Saham DGNS naik 27,59%
  • Saham PKPK naik 25%
  • Saham BOGA naik 25%
  • Saham SOTS naik 24,87%

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

  • Saham PURI merosot 14,86%
  • Saham KOKA merosot 11,31%
  • Saham NAYZ merosot 10%
  • Saham ROCK merosot 8,91%
  • Saham TRUK merosot 7,52%

Saham-saham teraktif berdasarkan nilai antara lain:

  • Saham BRMS senilai Rp 644,5 miliar
  • Saham INET senilai Rp 547,3 miliar
  • Saham WIFI senilai Rp 462,5 miliar
  • Saham BREN senilai Rp 425,8 miliar
  • Saham GOTO senilai Rp 372,7 miliar

Saham-saham teraktif berdasarkan frekuensi antara lain:

  • Saham INET tercatat 72.840 kali
  • Saham BRMS tercatat 46.209 kali
  • Saham WIFI tercatat 30.989 kali
  • Saham CUAN tercatat 27.896 kali
  • Saham BUMI tercatat 24.398 kali

Prediksi IHSG dan Saham Pilihan

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan saham Senin, (24/11/2025). Kenaikan IHSG hari ini dinilai dipengaruhi bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street.

Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG ditutup turun 0,07% disertai dengan aksi jual saham oleh investor asing pada Jumat, 21 November 2025. Saham-saham yang paling banyak dijual oleh investor asing antara lain PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).

“IHSG berpotensi rebound hari ini, seiring dengan penguatan bursa Amerika Serikat,” ujar Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman dalam catatannya.

Ia menuturkan, IHSG akan bergerak di level support 8.360-8.400 dan level resistance 8.460-8.500 pada perdagangan saham Senin pekan ini.

Sementara itu, Analis PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia Tasrul Tanar menuturkan, momentum bervariasi, tetapi channel uptrend tetap dominan. Ia mengatakan, secara teknikal, batas pergerakan atas berada di level resistance pertama 8.450 dan level resistance kedua di 8.500. Sementara itu, pijakan bawah terdekat berada di level support pertama 8.350 dan level support kedua di 8.275.

“Selama IHSG tetap bertahan di atas critical level 8.285, tren naik jangka pendek tetap terjaga” kata dia.

Namun, ia menuturkan, penurunan IHSG di bawah 8.285 membuka risiko koreksi yang lebih dalam menuju area support berikutnya.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, Fanny memilih saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT United Tractors Tbk (UNTR), dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).

Trading Idea hari ini: BUMI, ANTM, MBMA, TLKM, UNTR, dan BMRI

  • BUMI Spec Buy dengan area beli di 216-220, cutloss di bawah 214. Target dekat di 224-232.
  • ANTM Spec Buy dengan area beli di 2880-2910, cutloss di bawah 2820. Target dekat di 2950-2980.
  • MBMA Spec Buy dengan area beli di 555-560, cutloss di bawah 535. Target dekat di 575-595.
  • TLKM Spec Buy dengan area beli di 3460-3500, cutloss di bawah 3400. Target dekat di 3550-3630.
  • UNTR Spec Buy dengan area beli di 26900-27025, cutloss di bawah 26900. Target dekat di 27100-27250.
  • BMRI Spec Buy dengan area beli di 4900-4950, cutloss di bawah 4860. Target dekat di 5050-5100.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |