IHSG Diprediksi Lesu, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini 6 Mei 2026

11 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melemah pada perdagangan saham Rabu, (6/5/2026). IHSG hari ini akan koreksi ke kisaran 6.645-6.838. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?

IHSG melonjak 1,22% ke 7.057 dan disertai dengan munculnya volume pembelian pada perdagangan saham Selasa, 5 Mei 2026.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, saat ini, posisi pergerakan IHSG berada bagian dari wave [v] dari wave A dari wave (2).

“Hal tersebut berarti, IHSG akan rawan terkoreksi ke rentang 6.645-6.838, meskipun menguat dapat perhatikan 7.143-7.188 sebagai target terdekat,” ujar Herditya.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 6.838-6.745 dan level resistance 7.022-7.240.

Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi menguat terbatas dengan level support dan resistance 6.950-7.160.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Indika Energy Tbk (INDY), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).

Sedangkan Herditya memilih saham PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT RMK Energy Tbk (RMKE), dan PT United Tractors Tbk (UNTR)

Rekomendasi Teknikal

Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:

1.PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) - Buy on Weakness

Saham ADMR terkoreksi 1,57% ke 1.880 dan disertai dengan munculnya tekanan jual, pergerakannya pun masih berada pada area MA20 dan MA60. “Kami memperkirakan, posisi ADMR saat ini berada di awal wave [c] dari wave B,” ujar Herditya.

Buy on Weakness: 1.825-1.860

Target Price: 1.970, 2.090

Stoploss: below 1.780

2.PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) - Buy on Weakness

Saham INDF terkoreksi dan ditutup di 6,950 dan masih didominasi dengan volume pembelian yang mengecil. “Saat ini, posisi INDF diperkirakan berada pada bagian dari wave (v) dari wave [a] dari wave B,”kata Herditya.

Buy on Weakness: 6.800-6.950

Target Price: 7.100, 7.200

Stoploss: below 6.750

Rekomendasi Teknikal Lainnya

3.PT RMK Energy Tbk (RMKE) - Trading Buy

Saham RMKE menguat 3,49% ke 3.260 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, tetapi pergerakannya masih konsolidasi. Herditya menuturkan, pihaknya memperkirakan, posisi RMKE sedang berada pada bagian dari wave (B).

Trading Buy: 3.000-3.120

Target Price: 3.480, 3.750

Stoploss: below 2.920

4.PT United Tractors Tbk (UNTR) - Buy on Weakness

Saham UNTR terkoreksi 1,20% ke 28,750 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. “Kami memperkriakan, posisi UNTR saat ini berada pada bagian akhir dari wave [v] dari wave A,” ujar Herditya.

Buy on Weakness: 28.175-28.650

Target Price: 29.325, 30.550

Stoploss: below 27.850

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Penutupan IHSG pada 5 Mei 2026

Sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ke posisi 7.000 pada perdagangan saham Selasa, (5/5/2026). Kenaikan IHSG hari ini terjadi di tengah transaksi harian saham di atas Rp 20 triliun dan mayoritas sektor saham menghijau. Selain itu, saham BRPT masuk jajaran top gainers.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup naik 1,22% menjadi 7.057,10. Indeks saham LQ45 bertambah 1,04% menjadi 681,58. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, kondisi IHSG hari ini menguat didorong sektor keuangan. Saham BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI tercatat naik dengan nilai transaksi yang relatif cukup besar. Demikian juga saham BRPT yang melonjak sekitar 15%.

"Dari sisi sentimen, belum ada katalis positif yang mendorong pergerakan IHSG. Di mana kalau kita ketahui konflik Timur Tengah kembali memanas dengan ada “Project Freedom” dari Presiden AS Donald Trump dan nilai tukar rupiah masih melemah terhadap dolar AS,” kata Herditya saat dihubungi Liputan6.com.

Pada perdagangan saham Selasa pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 7.069,20 dan terendah 6.921,60. Sebanyak 314 saham melemah sehingga menekan IHSG. 342 saham menguat sehingga angkat IHSG. 163 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 2.461.876 kali dengan volume perdagangan saham 43,9 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 23,9 triliun. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat di kisaran 17.411.

Sektor Saham

Transakksi saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencapai Rp 6,7 triliun di pasar negosiasi. Saham BUMI ditransaksikan sebanyak tujuh kali dengan volume perdagangan saham 414.044 saham.

Di pasar regular, saham BUMI ditutup stagnan di posisi Rp 230 per saham. Harga saham BUMI berada di level tertinggi Rp 234 dan terendah Rp 226 per saham. Total frekuensi perdagangan 36.542 kali dengan volume perdagangan saham 17.658.766 saham. Nilai transaksi Rp 7,1 triliun.

Sebagian besar sektor saham menghijau. Sektor saham basic naik 2,86% dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham infrastruktur bertambah 2,58% dan sektor saham keuangan menanjak 2,3%.

Sementara itu, sektor saham energi mendaki 1,4%, sektor saham consumer nonsiklikal melesat 0,49%, sektor saham consumer siklikal menanjak 0,16% dan sektor saham transportasi turun 1,08%.

Sementara itu, sektor saham kesehatan turun 1,52%, sektor saham industri melemah 0,62%, sektor saham properti terpangkas 0,14% dan sektor saham teknologi tergelincir 0,71%.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |