ABMM Tebar Dividen Rp 267,05 Miliar, Cek Tanggal Cairnya

12 hours ago 10

PT ABM Investama Tbk (ABMM) akan membagikan dividen tahun buku 2025 sebesar Rp 97 per saham.

Diterbitkan 05 Mei 2026, 06:00 WIB

Share

Paling sering ditanyakan

  • Berapa total dividen yang akan dibagikan PT ABM Investama Tbk (ABMM)?
  • Berapa dividen per saham yang akan diterima pemegang saham ABMM?
  • Kapan tanggal pembayaran dividen ABMM?

Baca artikel ini 5x lebih cepat

Liputan6.com, Jakarta - PT ABM Investama Tbk (ABMM) akan sebar dividen tahun buku 2025 sebesar Rp 267,05 miliar. Pembagian dividen itu berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 29 April 2026.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Selasa (4/5/2026), PT ABM Investama Tbk (ABMM) akan membagikan dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp 97 per saham.

Pembagian dividen tahun buku 2025 tersebut mempertimbangkan data keuangan per 31 Desember 2025 yakni laba bersih yang didapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar USD 70,61 juta, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar USD 100.000 dan total ekuitas sebesar USD 880,42 juta.

Berikut jadwal pembagian dividen:

  • Tanggal efektif pada 28 Mei 2026
  • Tanggal cum dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 8 Mei 2026
  • Tanggal ex dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 11 Mei 2026
  • Tanggal cum dividen di pasar tunai pada 12 Mei 2026
  • Tanggal ex dividen di pasar tunai pada 13 Mei 2026
  • Tanggal daftar pemegang saham yang berhask atas dividen tunai pada 12 Mei 2026, waktu 16:00
  • Tanggal pembayaran dividen pada 28 Mei 2026

Pada penutupan perdagangan saham Senin, 4 Mei 2026, harga saham ABMM melemah 1,02% menjadi Rp 2.920 per saham. Harga saham ABMM dibuka stagnan di Rp 2.950 per saham. Saham ABMM berada di level tertinggi Rp 2.980 dan level terendah Rp 2.900 per saham. Total frekuensi perdagangan 959 kali dengan volume perdagangan saham 12.689 saham. Nilai transaksi harian Rp 3,7 miliar.

Penutupan IHSG pada 4 Mei 2026

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona hijau pada penutupan perdagangan saham Senin, (4/5/2026). Kenaikan IHSG hari ini terjadi di tengah mayoritas sektor saham tertekan dan transaksi harian saham di atas Rp 20 triliun.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup naik 0,22% menjadi 6.971,95. Indeks saham LQ45 menguat 0,78% menjadi 674,55. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Pada awal pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 7.069,69 dan level terendah 6.946,05. Sebanyak 357 saham melemah sehingga menahan penguatan IHSG. 327 saham menguat dan 134 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham 2.441.859 kali dengan volume perdagangan saham 60,3 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 21,2 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.385.

Sektor Saham

Dari 11 sektor saham, empat sektor saham menguat. Sektor saham consumer siklikal bertambah 2,53%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham consumer nonsiklikal naik 1,53%, sektor saham infrastruktur menanjak 0,96% dan sektor saham industri menguat 0,03%.

Sementara itu, sektor saham kesehatan turun 1,63%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham energi turun 1,2%, sektor saham basic melemah 0,69% dan sektor saham keuangan turun tipis 0,16%.

Selain itu, sektor saham properti susut 0,01%, sektor saham teknologi terpangkas 1,56%, sektor saham transportasi melemah 1,52%.

Agustina MelaniTim Redaksi

Share

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |