Liputan6.com, Jakarta PT Timah Tbk (TINS) menilai kenaikan signifikan harga saham perusahaan sepanjang tahun ini tidak lepas dari penguatan harga komoditas timah serta sentimen positif terhadap penertiban tambang ilegal yang didukung pemerintah.
Direktur Keuangan & Manajemen Risiko PT Timah, Fina Eliani menyebut nilai saham TINS melonjak drastis sejak awal tahun.
“Dari sisi harga saham, harga saham meningkat Rp 3.000 ya, dari awal Rp 1.000 ya, perlembar itu ya. Perlembar dan saya yakin cukup banyak pihak yang mendapatkan keuntungan dalam hal ini,” ujarnya dalam Public Expose, Kamis (20/11/2025).
Ia menjelaskan, penguatan harga komoditas menjadi faktor utama pendorong minat investor terhadap saham TINS.
“Harga kan peningkatannya cukup tinggi dan stabil. Sejak awal tahun sampai dengan saat ini, harga terus meningkat bahkan sampai menyentuh Rp 38.000. Tentu saja itu merupakan salah satu apa ya, sweetener ya, bagi para investor untuk mengoleksi saham PT Timah,” kata Fina.
Selain faktor harga, Fina menilai penertiban tambang ilegal turut memberi sentimen positif. Menurutnya, langkah hukum yang dilakukan pemerintah menjadi salah satu katalis bagi pasar terhadap saham emiten tambang tersebut.
Sementara itu, terkait rencana pembagian dividen, Fina menyampaikan keputusan untuk tahun buku 2025 akan ditetapkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 2026. Ia menyebut pembagian dividen historis berada pada kisaran 30% hingga 40% dari laba.
Melansir data Stockbit, harga TINS sudah menguat 191,5 persen seara Year to Date pada 2025 atau naik sebesar 2.040 poin.
PT Timah Prediksi Realisasi Belanja Modal 2025 Rp 300 Miliar
Sebelumnya, PT Timah Tbk (TINS) mencatat realisasi belanja modal atau capital expenditure (capex) hingga kuartal III 2025 berkisar Rp180–190 miliar. Angka tersebut masih berada di bawah target dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2025 yang mencapai sekitar Rp 469 miliar.
Direktur Keuangan & Manajemen Risiko PT Timah Tbk, Fina Eliani, menjelaskan penggunaan capex tahun berjalan difokuskan pada kebutuhan strategis seperti manajemen risiko, peralatan produksi, dan eksplorasi.
"Jadi, berdasarkan RKAP tahun 2025, memang target capex kami di kisaran Rp 469 miliar yang mayoritas digunakan untuk kegiatan risk management, peralatan produksi dan juga eksplorasi,” ujar Fina dalam Public Expose, Kamis (20/11/2025).
Fina menambahkan realisasi rendah hingga September disebabkan selektivitas perusahaan dalam mengeksekusi proyek yang berdampak langsung pada peningkatan produksi bijih timah.
“Realisasi sampai dengan September baru di kisaran Rp 180 sampai dengan Rp 190 miliar karena memang kami selektif ke kegiatan produksi yang betul-betul berdampak ke produksi Bijih Timah dan di akhir tahun kami proyeksikan dari sisi capex realisasinya di kisaran Rp 300 miliar,” tuturnya.
Selain itu, perusahaan juga tengah menyusun target produksi untuk 2026 bersama pemegang saham dan Dewan Komisaris. Berdasarkan RKAP tiga tahunan, volume produksi ditetapkan sekitar 30 ribu metrik ton per tahun, namun terdapat dorongan dari pemerintah agar capaian produksi pada 2026 bisa lebih tinggi.
Jika pada semester I 2026 produksi menunjukkan peningkatan, PT Timah membuka peluang untuk mengajukan revisi RKAP tahun buku 2026.
PT Timah Tbk Habiskan Rp 29,4 Miliar untuk Eksplorasi Triwulan II 2025
PT Timah Tbk (TINS) terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keberlanjutan produksi dengan menggencarkan kegiatan eksplorasi timah sepanjang Triwulan II 2025. Perseroan mengalokasikan total anggaran Rp29,43 miliar untuk kegiatan ini, yang terdiri dari Rp23,56 miliar untuk operasional dan Rp5,88 miliar untuk investasi.
Dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Minggu (13/7/2025), eksplorasi PT Timah Tbk dilakukan secara intensif di laut dan darat, dengan fokus utama di wilayah Bangka, Kundur, dan Belitung. Di laut, kegiatan difokuskan pada pengeboran eksplorasi dan pengeboran pandu. Perseroan mengoperasikan:
5 kapal bor pada April,
6 kapal bor pada Mei, dan
6 kapal bor pada Juni.
Selama kuartal ini, total pengeboran laut mencapai 12.535,25 meter.
Sementara itu, kegiatan eksplorasi darat mencakup pemetaan, survei geofisika ground magnetic, pengeboran timah alluvial, serta pengeboran pandu (primer dan alluvial) di Pulau Bangka dan Pulau Belitung. Total meter bor di darat tercatat mencapai 8.461,65 meter.
Lanjutkan Eksplorasi pada Kuartal III
Memasuki Triwulan III 2025, PT Timah Tbk akan melanjutkan kegiatan eksplorasi yang telah dilakukan sebelumnya. Di laut, pengeboran akan menggunakan 6 kapal bor yang kembali difokuskan di perairan Bangka dan Kundur.
Untuk eksplorasi darat, kegiatan akan meliputi:
Pengeboran timah alluvial dan pandu (primer & alluvial),
Survei geofisika ground magnetic di wilayah Belitung,
Survei topografi di Bangka dan Belitung.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi berkelanjutan perusahaan dalam memperkuat cadangan mineral dan mendukung kelangsungan operasional jangka panjang.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390136/original/019934000_1761231981-AP25286531544387.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4890640/original/051238200_1720850056-Tol_Cimangis-Cibitung_seksi_2B_bebas_Tarif_akhir_Juli-IMAM_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2408415/original/054935400_1542192174-Pasar-saham-Indonesia5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2789642/original/008140900_1556275305-FOTO_0001.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3893147/original/054077900_1641196874-20220103-Pembukaan_Awal_Tahun_2022_IHSG_Menguat-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4928004/original/097048300_1724653799-IMG-20240821-WA0438.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4220931/original/010439400_1668038510-Laba_Rugi_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2216036/original/093247000_1526473912-20180516-IHSG-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4883221/original/070679200_1720093647-20240704-IHSG-ANG_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2935917/original/056992200_1570705752-20191010-IHSG-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3020530/original/079906900_1578913890-20200113-Rupiah-Perkasa_-IHSG-Ditutup-Cerah--ANGGA-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5353942/original/046951500_1758186075-WhatsApp_Image_2025-09-18_at_11.48.23_AM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/757459/original/033309500_1414494914-l4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425676/original/079927200_1764234590-WhatsApp_Image_2025-11-27_at_15.54.43.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4803089/original/006746500_1713254942-20240416-Pembukaan_Bursa_Saham-ANG_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5182874/original/009156400_1744109077-20250408-Penutupan_IHSG-HER_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1817917/original/058473800_1514865745-20180102-IHSG-FF3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5316947/original/054787800_1755257531-WhatsApp_Image_2025-08-10_at_18.05.34__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4533604/original/083843100_1691671002-PTPP_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5204856/original/022054200_1746019299-30_april_2025-7.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1503744/original/055901900_1486724745-20170210--IHSG-Ditutup-Stagnan--Bursa-Efek-Indonesia-Jakarta--Angga-Yuniar-01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3893145/original/056566800_1641196873-20220103-Pembukaan_Awal_Tahun_2022_IHSG_Menguat-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5308006/original/092016000_1754532950-Hyundai-Ioniq-6-facelift-Korea-6-e1754452327720.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302333/original/037237800_1754020466-IMG-20250731-WA0140.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363858/original/020456500_1758978429-00004XTR_01383_BURST20250927170746.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3550569/original/020379800_1629871407-prison-553836_1280.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307123/original/042222500_1754459147-IMG-20250806-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3566688/original/041753800_1631185684-20210909-PPKM-IHSG-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5308152/original/095852800_1754537270-arenaev_001.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5299451/original/092313200_1753834571-1000012259.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362984/original/084412600_1758878600-IMG_20250926_133459.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302665/original/076900400_1754031692-20250731_171857.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5303234/original/002591400_1754051852-WhatsApp_Image_2025-08-01_at_19.24.07.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5308100/original/050054800_1754535536-audi-brings-controller-free-in-car-airconsole-gaming-to-the-us_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5219870/original/030732300_1747234550-6b3509c8-8c66-4f8b-a4e0-2410f0c14a90.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5314624/original/007345000_1755106542-unnamed_-_2025-08-14T000834.478.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302204/original/046165100_1754017107-IMG-20250731-WA0199.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4410634/original/016949900_1682850414-isaac-smith-6EnTPvPPL6I-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311006/original/028343100_1754811126-IMG-20250810-WA0001.jpg)