Hadapi Gugatan PKPU, WIKA Pastikan Kinerja dan Operasional Tetap Stabil  

3 days ago 10

Liputan6.com, Jakarta - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menyampaikan laporan informasi dan fakta material terkait adanya permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang diajukan kepada perseroan.

Melansir keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (5/1/2026), manajemen WIKA menjelaskan bahwa gugatan PKPU tersebut diajukan oleh PT Abacurra Indonesia. Perseroan tercatat sebagai termohon PKPU dalam perkara dengan nomor register 406/Pdt.SusPKPU/2025/PN.Niaga. Jkt.Ps.

Perseroan menyebutkan, tanggal kejadian atas informasi material ini merujuk pada pelaksanaan sidang pertama perkara gugatan PKPU yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 29 Desember 2025.

Meski demikian, manajemen WIKA menegaskan adanya gugatan PKPU tersebut tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap kinerja keuangan maupun kegiatan operasional perseroan.

“Dengan adanya gugatan PKPU tersebut, tidak memiliki dampak yang signifikan terhadap kinerja keuangan maupun kegiatan operasional Perseroan,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi.

Bukukan Kontrak Baru

Sebelumnya, WIKA membukukan kontrak baru melalui proyek Pembangunan Pipa Transmisi Gas Segmen SKG Belawan–Stasiun Labuhan Batu dengan nilai mencapai Rp 1,87 triliun. 

Penugasan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ini sejalan dengan upaya pemerintah mendorong hilirisasi serta mendukung Asta Cita swasembada energi yang menitikberatkan pada kemandirian dan ketahanan energi nasional melalui penguatan infrastruktur berbasis sumber daya domestik.

Proyek tersebut termasuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) sektor energi sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109 Tahun 2020, yang memuat daftar PSN, termasuk pembangunan infrastruktur energi dan gas bumi sebagai penopang pemenuhan kebutuhan energi nasional secara berkelanjutan.

Dari sisi pelaksanaan, proyek ini mencakup pekerjaan Engineering, Procurement, Construction, and Commissioning (EPCC) untuk pembangunan pipa transmisi gas dengan panjang sekitar 279,8 kilometer. Jalur pipa tersebut akan menghubungkan Stasiun Kompresor Gas (SKG) Belawan dengan Stasiun Labuhan Batu di wilayah Sumatera, guna meningkatkan keandalan jaringan distribusi gas nasional.

Cakupan Pekerjaan

Adapun cakupan pekerjaan WIKA meliputi tahapan persiapan, survei dan investigasi teknis, detail engineering design (DED), pengadaan dan konstruksi fasilitas gas, sistem kompresor, jaringan pipa transmisi, fasilitas pig launcher dan pig receiver, sistem gas metering, pengendalian korosi (ICCP), hingga proses pre-commissioning, commissioning, dan start-up.

Direktur Utama WIKA menilai perolehan kontrak ini semakin mengukuhkan peran Perseroan sebagai perusahaan EPCC dan green contractor terdepan di Tanah Air, terutama dalam pengembangan infrastruktur energi berskala besar dan strategis.

“Kepercayaan yang diberikan kepada WIKA dalam proyek PSN ini menjadi bukti kapabilitas Perseroan dalam mengelola proyek energi yang kompleks, sekaligus mendukung Asta Cita swasembada energi, transisi energi, dan kemandirian energi nasional,” ujar Agung BW.

Melalui tambahan kontrak tersebut, WIKA optimistis dapat memperkuat portofolio proyek strategis nasional, meningkatkan kontribusi terhadap ketahanan energi, serta menopang langkah penyehatan Perseroan ke depan. 

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |