Fakta-fakta Pabrik Karoseri Legendaris Delima Jaya di Bogor Terbakar

2 days ago 8

Pabrik karoseri legendari Delima Jaya di Bogor terbakar. Peristiwa ini menyebabkan satu bus hangus.

Diterbitkan 06 Februari 2026, 20:28 WIB

Share

Liputan6.com, Jakarta - Kebakaran menghanguskan pabrik karoseri legendaris Delima Jaya yang beralamat di Jalan Soleh Iskandar, Kota Bogor, Jumat (6/2/2026).

Api terlihat membara dan menghanguskan gedung di lantai dua. Asap hitam membubung tinggi. Petugas pemadam kebakaran (damkar) dikerahkan ke lokasi. Mereka berjibaku memadamkan api.

Berikut fakta-fakta terbakarnya pabrik karoseri Delima Jaya:

Titik Kebakaran

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bogor, M Ade Nugraha mengatakan peristiwa kebakaran karoseri milik CV Delimajaya Group terjadi sekira pukul 08.34 WIB. Api menghanguskan lantai dua.

"Kebakaran menghanguskan gedung lantai 2. Lantai bawah hanya terdampak," ujar Ade.

Satu Bus Terbakar

Ade memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka akibat insiden tersebut. Namun satu unit kendaraan yang berada di display hangus terbakar.

"Satu unit bus di display dan fasilitas kantor (terbakar)," ungkap Ade.

Sumber Api

Ade mengatakan api berasal dari dalam ruang meeting kantor manajemen, kemudian menyebar ke ruangan lainnya.

"Dugaan sementara arus pendek listrik atau korsleting menurut saksi," ungkapnya.

Ade mengungkapkan awalnya sejumlah karyawan mencoba memadamkan api dengan APAR, namun tidak tertangani dan api semakin membesar.

Delapan Unit Damkar Dikerahkan

Sebanyak delapan unit damkar dari kota dan Kabupaten Bogor dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan si jago merah.

"Situasi sudah terkendali. Pemadaman berlangsung selama kurang lebih 2 jam," ucapnya.

Diketahui, karoseri Delima Jaya adalah perusahaan manufaktur dan perakitan bodi kendaraan (karoseri) legendaris yang berlokasi di Jalan Soleh Iskandar, Kota Bogor.

Didirikan sejak 1976, perusahaan ini memproduksi berbagai kendaraan komersial, seperti ambulans, food truck, bus, campervan, dump truck, dan kendaraan khusus.

Achmad Sudarno, Yacob BillioctaTim Redaksi

Share

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |