Bursa Saham Asia-Pasifik Menghijau, Dow Jones Industrial Average Cetak Rekor Tertinggi

2 weeks ago 17

Liputan6.com, Jakarta Bursa saham Asia-Pasifik sebagian besar naik pada hari Kamis, menyusul perdagangan beragam di Wall Street Amerika Serikat (AS) karena investor mengawasi pemerintah AS, yang tampaknya siap untuk dibuka kembali paling cepat pada akhir minggu.

Dikutip dari CNBC, Kamis (13/11/2205), indeks saham Nikkei 225 Jepang naik 0,23% pada awal perdagangan. Sementara Topix naik 0,62% dan mencapai rekor tertinggi.

Di Korea Selatan, indeks saham Kospi naik 1,07%, sementara indeks saham Kosdaq yang berkapitalisasi kecil melonjak 2,52%.

S&P/ASX 200 Australia turun 0,25%. Kontrak Berjangka untuk Indeks Hang Seng Hong Kong menunjuk pada pembukaan yang lebih rendah, diperdagangkan pada 26.899, terhadap penutupan indeks sebelumnya pada 26.922,73. 

Kontrak berjangka ekuitas AS melemah pada awal sesi Asia setelah rotasi pasar yang berkelanjutan mendorong Dow Jones Industrial Average untuk mencatat penutupan pertamanya di atas 48.000 pada hari Rabu di Amerika Serikat.

Semalam, indeks Dow Jones yang terdiri dari 30 saham ditutup naik 326,86 poin, atau 0,68%, ke level 48.254,82. Indeks saham ini juga mencapai rekor tertinggi intraday baru dalam sesi tersebut. S&P 500 diperdagangkan di sekitar garis datar, ditutup naik 0,06% di level 6.850,92. Sementara Nasdaq Composite turun 0,26% dan berakhir pada 23.406,46.

Rekomendasi Saham Hari Ini 13 November 2025: BBCA, ISAT, JSMR, WIRG

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan Kamis, (13/11/2025). IHSG hari ini berpotensi menguat ke 8.487-8.539.

IHSG naik 0,26% ke posisi 8.388 dan masih didominasi oleh tekanan jual pada perdagangan saham Rabu, 12 November 2025.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, best case (hitam), IHSG masih berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [iii] sehingga IHSG masih berpeluang menguat ke rentang area 8.487-8.539.

“Cermati area 8.279-8.332 sebagai area koreksi berikutnya,” ujar Herditya dalam catatannya.

Ia mengatakan, IHSG akan berada di level support 8.332-8.276 dan level resistance 8.488,8.532 pada perdagangan saham Kamis pekan ini.

Sementara itu, dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi menguat terbatas dengan level support dan level resistance 8.310-8.410.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Japfa Comfeed Tbk (JPFA), PT Essa Industries Indonesia Tbk (ESSA), PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN).

Sedangkan Herditya memilih saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Indosat Tbk (ISAT), PT Jasa Marga Tbk (JSMR), dan PT Wir Asia Tbk (WIRG).

Rekomendasi Teknikal

Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:

1.PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) - Buy on Weakness

Saham BBCA menguat 1,14% ke 8.500 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. “Kami memperkirakan, posisi BBCA saat ini berada pada bagian dari wave [ii] pada label hitam,” ujar Herditya.

Buy on Weakness: 8.000-8.400

Target Price: 8.750, 9.175

Stoploss: below 7.900

2.PT Indosat Tbk (ISAT) - Buy on Weakness

Saham ISAT terkoreksi 2,7% ke 2.160 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. “Saat ini, posisi ISAT diperkirakan berada pada bagian awal dari wave (iv) dari wave [iii],” kata Herditya.

Buy on Weakness: 2.050-2.160

Target Price: 2.300, 2.370

Stoploss: below 2.000

3.PT Jasa Marga Tbk (JSMR) - Spec Buy

Saham JSMR bergerak flat ke 3.550 disertai dengan munculnya volume pembelian, tetapi pergerakannya belum mampu menembus MA60.

“Selama JSMR masih berada di atas 3.500 sebagai stoplossnya, posisi JSMR diperkirakan sedang berada di awal wave [b] dari wave B,” kata Herditya.

Spec Buy: 3.520-3.550

Target Price: 3.660, 3.760

Stoploss: below 3.500

4.PT Wir Asia Tbk (WIRG) - Buy on Weakness

Saham WIRG menguat 2,68% ke 115 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. “Kami perkirakan, posisi WIRG saat ini berada di awal wave (A) dari wave [B],” ujar Herditya.

Buy on Weakness: 109-114

Target Price: 134, 155

Stoploss: below 104

DisclaimerSetiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |