BTPS Bakal Tebar Dividen Interim Rp 39,5 per Saham, Cek Jadwal Pembagiannya

1 week ago 16

Liputan6.com, Jakarta - PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) akan membagikan dividen interim 2025 sebesar Rp 304,29 miliar. Dividen interim yang dibagikan itu sekitar Rp 39,5 per saham.

Mengutip keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (20/11/2025), PT Bank BTPN Syariah Tbk membagikan dividen interim 2025 sesuai keputusan direksi yang telah disetuji dewan komisaris pada 17 November 2025.

Keputusan pembagian dividen interim 2025 tersebut berdasarkan data keuangan per 30 September 2025 antara lain laba bersih yang didapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 945,66 miliar, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunannya sebesar Rp 8,18 triliun, dan total ekuitas sebesar Rp 9,99 triliun.

Jadwal Pembagian Dividen:

Berikut jadwal pembagian dividen interim:

  • Tanggal cum dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 27 November 2025
  • Tanggal ex dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 28 November 2025
  • Tanggal cum dividen di pasar tunai pada 1 Desember 2025
  • Tanggal ex dividen di pasar tunai pada 2 Desember 2025
  • Tanggal daftar pemegang saham (DPS) yang berhak atas dividen tunai pada 1 Desember 2025
  • Tanggal pembayaran dividen pada 18 Desember 2025

Pada penutupan perdagangan saham Kamis, 20 November 2025, harga saham BTPS naik 1,1% ke posisi Rp 1.370 per saham. Harga saham BTPS dibuka menguat 25 poin ke posisi Rp 1.380 per saham. Harga saham BTPS berada di level tertinggi Rp 1.385 dan terendah Rpp 1.365 per saham. Total frekuensi perdagangan 1.350 kali dengan volume perdagangan 51.906 saham. Nilai transaksi Rp 7,1 miliar.

BTPN Syariah Beri Bocoran Pembagian Dividen 2025

Sebelumnya, PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) menegaskan kebijakan dividen ke depan akan tetap fleksibel dengan ruang pembagian hingga 60% dari laba bersih.

Hal ini sesuai dengan keputusan yang telah ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan kebijakan dividen yang dimiliki perusahaan.

Direktur BTPN Syariah, Fachmy Achmad menyampaikan, payout ratio tahun buku 2024 diputuskan sebesar 25% dikarenakan Perseroan juga bersamaan memiliki rencana untuk melakukan pengumuman buyback saham. Namun, porsi pembagian dividen ke depan dapat lebih besar, tergantung rencana perseroan. 

"Untuk kebijakan sendiri dari dividen bagaimana, jadi bagaimana dijelaskan dalam RUPS sebelumnya dan juga di kebijakan dividen kami. Di kami ini sangat dimungkinkan pembayaran dividend payout ratio mencapai 60%,” ujar dia dalam konferensi pers Pubex Live 2025, Rabu (10/9/2025).

Fachmy menambahkan, perseroan akan mempertimbangkan opsi strategis lain sebelum menentukan besaran dividen. Sehingga kebijakan dividen tahun buku 2025 tergantung dengan kondisi Perseroan atau aksi korporasi yang akan dilakukan Perseroan.

Pembagian Dividen

“Jadi tentunya nanti kita akan melihat untuk tahun 2025 payout ratio ini apakah ada rencana lain seperti misalkan buyback atau rencana lainnya. Yang kalau tidak ada ya dimungkinkan pembayaran payout ratio ya sesuai dengan kebijakan dividen yang bank miliki,” katanya.

Fachmy juga mengingatkan, perseroan sebelumnya pernah menetapkan payout ratio yang lebih tinggi. Pada dividen tahun buku 2023, BTPN Syariah membagikan dividen dengan porsi mencapai 50% dari laba bersih. Hal ini menunjukkan adanya fleksibilitas dalam penentuan besaran dividen.

Dengan demikian, arah kebijakan dividen BTPN Syariah masih terbuka lebar, menyesuaikan dengan kebutuhan ekspansi maupun strategi korporasi pada tahun-tahun mendatang.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |