Bank Danamon Umumkan Penjajakan Integrasi dengan MUFG Indonesia

4 hours ago 5
  • Apa inti dari pengumuman PT Bank Danamon Indonesia Tbk?
  • Apa tujuan dari integrasi Danamon dan MUFG Indonesia?
  • Kapan integrasi ini diperkirakan akan efektif?

Baca artikel ini 5x lebih cepat

Liputan6.com, Jakarta - PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) mengumumkan intensi mengintegrasikan kegiatan operasional dengan kantor cabang MUFG di Indonesia.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Senin (11/5/2026), PT Bank Danamon Indonesia Tbk mengumumkan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan MUFG Bank, Ltd untuk menjajaki potensi integrasi Danamon dan MUFG Bank, Ltd Jakarta Branch (MUFG Indonesia).

Sekretaris Perusahaan PT Bank Danamon Tbk, Rita Mirasari menuturkan, apabila terlaksa, integrasi itu akan menggabungkan kekuatan, keahlian serta jaringan global dan nasional kedua entitas secara optimal untuk menjadi salah satu institusi finansial global terdepat di Indonesia, yang menyediakan solusi finansial dengan jangkauan nasabah yang lebih luas, memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan industri jasa keuangan dan perekonomian Indonesia.

Ia menuturkan, struktur yang diusulkan untuk integrasi ini akan dituangkan dalam rancangan integrasi yang kemudian akan diajukan kepada otoritas terkait diumumkan kepada public dan diajukan untuk persetujuan oleh pemegang saham sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Integrasi ini tetap tunduk pada persetujuan dari otoritas terkait serta pemegang saham Danamon. Kami memperkirakan integrasi ini akan efektif dalam kurun waktu 2027,” demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.

Perseroan menyatakan, hingga proses integrasi diselesaikan, tidak terdapat perubahan terhadap kegiatan operasional Danamon maupun MUFG Indonesia:

Nasabah Danamon dan MUFG Indonesia tetap dapat bertransaksi serta menggunakan produk dan layanan finansial sebagaimana biasa, tanpa perubahan terhadap produk dan layanan, jam operasional maupun jaringan kantor yang ada saat ini.

Sejalan dengan Agenda OJK

Seluruh hubungan kontraktural antara Danamon atau MUFG Indonesia dengan mitra usaha, termasuk vendor, kontraktor, perusahaan alih daya, dan pihak lainnya tetap berlaku dan dilaksanakan sebagaimana mestinya.

“Intensi untuk melakukan integrasi ini juga sejalan dengan agenda Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam rangka melakukan konsolidasi bank umum,” demikian seperti dikutip.

Adapun Danamon dan MUFG Indonesia berkomitmen memastikan seluruh informasi material terkait integrasi akan disampaikan tepat waktu melalui kanal komunikasi resmi masing-masing.

“Infomasi atau fakta material yang diungkapkan tidak memiliki dampak terhadap kegiatan operasional, hukum dan kelangsungan usaha perseroan,”.

Kinerja Kuartal I 2026

Sebelumnya, PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN), anggota MUFG, mencatatkan kinerja keuangan yang solid pada kuartal I 2026. Hingga 31 Maret 2026, Danamon berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp1,1 triliun, meningkat 35% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kinerja positif ini turut ditopang oleh pertumbuhan pendapatan operasional sebelum pencadangan (pre-provision operating profit/PPOP) sebesar 12% secara tahunan. Pencapaian tersebut telah memperhitungkan dampak implementasi PSAK 338.

Direktur Utama Danamon, Nobuya Kawasaki, mengatakan, Danamon mengawali tahun 2026 dengan kinerja keuangan yang kuat, dengan mencatatkan pertumbuhan pada penyaluran kredit, penghimpunan dana, serta profitabilitas, serta tetap menjaga kualitas aset dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian.

“Dengan arahan strategis untuk Tumbuh Bersama sebagai Satu Grup Finansial, Danamon berkomitmen tetap menjadi penyedia solusi finansial yang mendapatkan kepercayaan nasabah, serta terus dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan perekonomian Indonesia," tambah dia dalam keterangan tertulis, Kamis (30/4/2026).

Pertumbuhan kinerja ini didukung oleh peningkatan penyaluran kredit dan trade finance serta penghimpunan dana pihak ketiga yang terus menunjukkan tren positif.

Kredit dan Dana Tumbuh, Intermediasi Menguat

Dari sisi intermediasi, Danamon mencatat total kredit dan trade finance konsolidasian mencapai Rp216,2 triliun per 31 Maret 2026, tumbuh 9% secara tahunan.

Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan pada berbagai lini bisnis, termasuk Enterprise Banking & Financial Institution yang tumbuh 11%, SME Banking 9%, Consumer Banking 7%, serta Adira Finance 5%.

Sementara itu, penghimpunan dana juga mencatatkan kinerja positif. Total dana pihak ketiga yang terdiri dari giro, tabungan (CASA), dan deposito mencapai Rp176,1 triliun atau tumbuh 16% dibandingkan tahun sebelumnya.

Dari sisi profitabilitas, Danamon membukukan PPOP sebesar Rp2,6 triliun. Dengan perbaikan biaya kredit sebesar 13%, laba operasional mencapai Rp1,6 triliun.

Selain itu, margin bunga bersih (NIM) tercatat sebesar 7,6%, mencerminkan kemampuan bank dalam menjaga efisiensi dan profitabilitas di tengah dinamika ekonomi.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |