Lo Kheng Hong Kantongi Saham di Atas 1% pada Sejumlah Emiten, Ini Daftarnya

12 hours ago 10

Liputan6.com, Jakarta - Investor kawakan Lo Kheng Hong kembali menjadi sorotan pasar seiring besarnya kepemilikan sahamnya di sejumlah emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Strategi investasi jangka panjang yang selama ini melekat pada dirinya tercermin dari portofolio yang tersebar di berbagai sektor industri.

Berdasarkan data keterbukaan informasi BEI, Sabtu (9/5/2026) Lo Kheng Hong tercatat menggenggam saham dengan porsi di atas 1% di sejumlah perusahaan, mulai dari sektor properti, manufaktur, perkebunan, pembiayaan, ritel hingga industri petrokimia. Salah satu kepemilikan terbesar Lo Kheng Hong berada di saham PT Intiland Development Tbk (DILD). Investor senior tersebut tercatat memiliki 716,8 juta lembar saham atau setara 6,92% kepemilikan.

Selain itu, ia juga mengoleksi saham PT Global Mediacom Tbk sebanyak 1,06 miliar lembar saham atau sekitar 6,43%. Di sektor pertambangan dan energi, Lo Kheng Hong juga tercatat memiliki saham PT ABM Investama Tbk (ABMM) sebanyak 155,38 juta lembar saham atau 5,64%.

Koleksi Saham Manufaktur hingga Ritel Portofolio

Lo Kheng Hong juga mencakup sektor manufaktur ban melalui kepemilikannya di PT Gajah Tunggal Tbk (GJLT). Ia menggenggam sekitar 232,79 juta lembar saham atau setara 6,68% dari total saham perusahaan tersebut.

Pada sektor ritel, Lo Kheng Hong memiliki saham PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) sebanyak 201,34 juta lembar saham atau sekitar 2,84%. Sementara di sektor perkebunan, investor yang dijuluki “Warren Buffett Indonesia” itu tercatat memiliki 771,01 juta lembar saham PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) atau setara 4,97%. Ia juga mengoleksi saham PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) sebanyak 89,04 juta lembar atau 1,31%.

Sejumlah Saham dengan Porsi di Atas 1%

Selain saham-saham tersebut, Lo Kheng Hong juga tercatat memiliki kepemilikan lebih dari 1% di sejumlah emiten lainnya. Pada saham PT Polychem Indonesia Tbk (ADMG), ia memegang 50,31 juta lembar saham atau 1,29%.

Kemudian di PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) sebanyak 139,42 juta lembar saham atau 1,45%. Ia juga memiliki 75,59 juta lembar saham PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN) atau setara 1,9%, serta 27,65 juta lembar saham PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN) atau 1,24%.

Selain itu, Lo Kheng Hong tercatat mengoleksi saham PT Paninvest Tbk sebanyak 50,19 juta lembar atau 1,23%, serta saham PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) sebanyak 209,33 juta lembar saham atau sekitar 1,02%.

Lo Kheng Hong Lepas 8,18 Juta Saham SIMP, Ini Alasannya

Sebelumnya, pemegang saham PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) yakni Lo Kheng Hong melepas saham SIMP pada 14 April 2026. Tujuan penjualan saham SIMP ini untuk merealisasikan keuntungan.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Minggu (26/4/2026), Lo Kheng Hong melepas saham SIMP sebanyak dua kali pada 14 April 2026. Pertama, ia melepas 1.377.000 saham SIMP dengan harga Rp 925 per saham. Kedua, ia menjual 6.812.000 saham SIMP dengan harga Rp 920 per saham. Total penjualan saham  8.189.500 saham SIMP dengan nilai transaksi Rp 7,54 miliar.

“Tujuan transaksi untuk merealisasikan keuntungan dengan status kepemilikan langsung,” demikian seperti dikutip.

Setelah transaksi penjualan saham SIMP, Lo Kheng Hong memiliki 771.017.500 saham SIMP atau setara 4,97%. Sebelum transaksi tersebut, Lo Kheng Hong memiliki 779.207.000 saham SIMP.

Berdasarkan data RTI, harga saham SIMP turun 5,23% menjadi Rp 815 per saham. Harga saham SIMP dibuka stagnan di posisi Rp 860 per saham. Saham SIMP berada di level tertinggi Rp 865 dan level terendah Rp 810 per saham. Total frekuensi perdagangan 6.008 kali dengan volume perdagangan saham 471.977 saham. Nilai transaksi Rp 39,1 miliar. Harga saham SIMP melonjak 42,98% secara year to date (ytd).

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |