SGRO Bakal Ganti Nama Usai Kantongi Restu Pemegang Saham

1 day ago 7

Liputan6.com, Jakarta - PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) mendapatkan persetujuan pemegang saham untuk mengubah nama perseroan dan merombak susunan pengurus. Hal itu telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Selasa, 13 Januari 2026.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Rabu (14/1/2026), PT Sampoerna Agro Tbk telah mendapatkan persetujuan pemegang saham untuk mengubah nama dari PT Sampoerna Agro Tbk menjadi PT Prime Agri Resources Tbk.

“Ini dengan catatan apabila nama tersebut tidak disetujui oleh Kementerian Hukum Republik Indonesia dan/atau instansi terkait lainnya, alternatif pilihan perubahan nama adalah PT Prima Agro Resources Tbk atau PT Premier Agri Resources Tbk,” demikian seperti dikutip.

RUPSLB juga menyetujui dan menerima permohonan pengunduran diri Eka Dharmajanto Kasih dari jabatannya sebagai Komisaris Utama Perseroan yang berlaku efektif sejak penutupan rapat.

Perseroan telah menunjuk dan mengangkat Kong, Byoungsun sebagai Komisaris Utama Perseroan. Dengan demikian, berikut susunan dewan komisaris perseroan:

  • Komisaris Utama: Kong, Byoungsun
  • Komisaris Independen: Raden Bagus Permana Agung Drajattun
  • Komisaris Independen: Saud Usman Nasution

Pada penutupan perdagangan saham Selasa, 13 Januari 2026, harga saham PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) stagnan Rp 7.725 per saham. Harga saham SGRO berada di level tertinggi Rp 7.775 dan level terendah Rp 7.650 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 229 kali dengan volume perdagangan 14.075 saham. Nilai transaksi Rp 10,8 miliar.

Sampoerna Agro (SGRO) Dijual kepada Anak Usaha Posco International

Sebelumnya, pemegang saham pengendali PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) yakni Twinwood  Family Holdings Limited telah melepas keseluruhan kepemilikan saham SGRO kepada anak usaha Posco International pada Rabu, 19 November 2025.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (20/11/2025), PT Sampoerna Agro Tbk telah menerima pemberitahuan dari Twinwood Family Holdings Limited seiring pengambilalihan seluruh saham SGRO milik Twinwood sebesar 1.195.217.500 atau setara 65,72% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh pada perseroan pada 19 November 2025 oleh AGPA Pte Ltd.

 Perseroan menyebutkan, berdasarkan pemberitahuan, pengambilalihan tunduk pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 9/POJK.04/2018 tentang pengambilalihan perusahaan terbuka (POJK Nomor 9/2018), setelah pengambilalihan, pembeli dalam hal ini AGPA Pte Ltd akan melaksanakan penawaran tender wajib sebagaimana diwajibkan oleh POJK Nomor 9/2018.

Pengendali Saham Baru

Seiring pengambilalihan saham SGRO milik Twinwood Family Holdings Limited tersebut, AGPA Pte Ltd menjadi pemegang saham pengendali baru Sampoerna Agro.

Adapun pemegang saham Sampoerna Agro sebelumnya berdasarkan data BEI antara lain Twinwood Family Holdings Limited sebesar 65,72% dan masyarakat sebesar 34,27%.

AGPA Pte Ltd merupakan anak perusahaan dari Posco International Corporation. AGPA adalah perusahaan induk untuk investasi kelapa sawit yang berencana untuk akuisisi lebih banyak perkebunan kelapa sawit dan berinvestasi di pabrik-pabrik yang menyuling minyak sawit dan memproduksi biofuel. AGPA Pte Ltd didirikan di Singapura pada November 2021 oleh Posco International dan sepenuhnya dimiliki oleh Posco International.

Transaksi Saham SGRO Sentuh Rp 9,4 Triliun di Pasar Negosiasi

Sebelumnya, transaksi harian saham PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) tembus Rp 9,4 triliun di pasar negosiasi pada perdagangan saham Rabu, (9/11/2025).

Mengutip data RTI, di pasar negosiasi, harga saham SGRO melonjak 108,25% ke posisi Rp 7.903 per saham.Saham SGRO ditransaksikan sebanyak dua kali dengan volume perdagangan 11.952.175 saham. Harga saham SGRO ditransaksikan di level tertinggi dan terendah Rp 7.903 per saham.

Sementara itu, di pasar regular, saham SGRO ditransaksikan melonjak 19,92% ke posisi Rp 7.225 per saham. Harga saham SGRO dibuka naik 175 poin ke posisi Rp 6.200 per saham. Saham SGRO berada di level tertinggi Rp 7.225 dan level terendah Rp 6.200 per saham. Total frekuensi perdagangan 5.876 kali dengan volume perdagangan 12.211.990 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 9,6 triliun.

Berdasarkan data google finance, harga saham SGRO melompat 24,03% ke posisi Rp 7.225 per saham dalam lima hari terakhir. Secara year to date (ytd), harga saham SGRO terbang 242,42%.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |