Saham BUMI Hari Ini 15 Desember 2025 Masih Menghijau

3 months ago 53

Liputan6.com, Jakarta - Harga saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) bergerak fluktuatif jelang penutupan perdagangan saham sesi pertama. Namun, pada sesi pertama, harga saham BUMI bergerak di zona hijau.

Mengutip data RTI, harga saham BUMI dibuka naik empat poin ke posisi Rp 372 per saham. Harga saham BUMI berada di level tertinggi Rp 400 dan level terendah Rp 368 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 235.309 saham. Total volume perdagangan saham 839.324.952 saham. Nilai transaksi harian saham BUMI Rp 3,2 triliun. Kapitalisasi pasar saham BUMI tercatat Rp 137,39 triliun.

Selama lima hari terakhir, harga saham BUMI naik 48,41%. Secara year to date (ytd), harga saham BUMI meroket 204,07%, berdasarkan data Google Finance.

Pada pekan lalu tepatnya, 8-12 Desember 2025, harga saham BUMI masuk top gainers sepekan. Harga saham BUMI menguat 54,62% ke posisi Rp 368 per saham dari pekan lalu Rp 238 per saham.

Kenaikan harga saham BUMI hari ini pada sesi pertama, di tengah IHSG menguat hinggga kembali tembus level tertinggi 8.715. Pada sesi pertama, IHSG naik 0,48% ke posisi 8.701,79. IHSG berada di level tertinggi 8.622,98. Sebanyak 3007 saham melemah sehingga bebani IHSG. 345 saham menguat dan 141 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 2.025.688 saham dengan volume perdagangan 33,1 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 17,6 triliun.

Kinerja IHSG pada 8-12 Desember 2025

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan kenaikan pada perdagangan saham 8-12 Desember 2025. Di tengah kinerja IHSG sepekan naik terbatas, ada 10 saham top gainers dan top losers selama sepekan.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Sabtu (13/12/2025), IHSG sepekan menguat 0,32% ke posisi 8.660,49. Pada pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 8.776,97 dan level terendah 8.560,10. Pada pekan lalu, IHSG menguat  1,46% ke posisi 8.632,76.

Kenaikan IHSG juga aksi investor asing yang masih melakukan aksi beli saham. Tercatat, investor asing beli saham Rp 1,42 triliun. Jumlah pembelian saham oleh investor asing ini lebih kecil dari pekan lalu di posisi Rp 2,48 triliun.

Sektor Saham

Dari 11 sektor saham, lima sektor saham merosot. Sektor saham consumer nonsiklikal catat koreksi terbesar dengan melemah 1,9%. Sektor saham industri terpangkas 1,78%, sektor saham properti dan real estate merosot 1,69% dan sektor saham transportasi dan logistic melemah 0,90%.

Sedangkan sektor saham energi menguat 6,49%, dan membukukan kenaikan terbesar. Lalu sektor saham basic materials naik 4,56%, sektor saham consumer siklikal menanjak 1,06%, sektor saham perawatan kesehatan bertambah 3,13%. Kemudian sektor saham teknologi naik 1,1% dan sektor saham infrastruktur menanjak 3%.

Di tengah kinerja IHSG yang naik tipis selama sepekan, ada 10 saham yang mencatatkan kinerja di atas IHSG. Kenaikan harga sahamnya mencapai ratusan persen. Berikut 10 saham top gainers atau alami lonjakan besar selama sepekan dikutip dari data BEI:

Top Gainers Sepekan

1.PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS) naik 171,43% menjadi Rp 266 per saham dari pekan lalu Rp 98 per saham.

2.PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) naik 141,03% menjadi Rp 1.075 per saham dari pekan lalu Rp 446 per saham.

3.PT CitatahT bk (CTTH) naik 134,41% menjadi Rp 218 per saham dari pekan lalu Rp 93 per saham.

4. PT Ketrosden Triasmitra Tbk (KETR) naik 62,56% menjadi Rp 1.260 per saham dari pekan lalu Rp 775 per saham.

5.PT Natura City Developments Tbk (CITY) naik 56,08% menjadi Rp 462 per saham dari pekan lalu Rp 296 per saham.

6.PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) naik 54,95% menjadi Rp 1.565 per saham dari pekan lalu Rp 1.010 per saham.

7.PT Bumi Resources Tbk (BUMI) naik 54,62% menjadi Rp 368 per saham dari pekan lalu Rp 238 per saham.

8.PT Darma Henwa Tbk (DEWA) naik 46,84% menjadi Rp 605 per saham dari pekan lalu Rp 412 per saham.

9.PT Steady Safe Tbk (SAFE) naik 46,15% menjadi Rp 418 per saham dari pekan lalu Rp 285 per saham.

10.PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) naik 45,35% menjadi Rp 250 per saham dari pekan lalu Rp 172 per saham.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |