Liputan6.com, Jakarta - Analis pasar modal sekaligus Founder Stocknow.id, Hendra Wardana, menilai pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berpotensi langsung menekan margin laba di sektor-sektor emiten tertentu.
"Dari sisi dampak ke emiten, tekanan nilai tukar berpotensi langsung menekan margin laba di sektor-sektor tertentu, terutama yang memiliki ketergantungan tinggi terhadap impor bahan baku atau kewajiban utang dalam mata uang dolar AS," kata Hendra kepada Liputan6.com, Jumat (16/1/2026).
Ia menyebutkan, sektor yang paling rentan dalam jangka pendek adalah sektor manufaktur, farmasi, otomotif, serta industri barang konsumsi non-primer yang masih banyak mengimpor bahan baku.
"Pelemahan rupiah membuat biaya produksi naik, sementara ruang untuk menaikkan harga jual relatif terbatas karena daya beli masyarakat belum sepenuhnya pulih," ujarnya.
Selain itu, sektor properti juga bisa terdampak secara tidak langsung melalui kenaikan biaya konstruksi dan tekanan suku bunga jika stabilitas nilai tukar terus menjadi perhatian Bank Indonesia.
Emiten yang Tahan Pelemahan Rupiah
Sebaliknya, sektor yang relatif lebih tahan terhadap pelemahan rupiah adalah sektor berbasis ekspor seperti komoditas energi, tambang mineral, dan sebagian emiten perkebunan.
"Emiten-emiten ini justru berpotensi mendapatkan windfall dari sisi pendapatan karena penjualan dalam dolar AS, meski tetap perlu diwaspadai volatilitas harga komoditas global," ujarnya.
Namun secara agregat, IHSG tetap akan lebih sensitif terhadap pergerakan rupiah karena bobot saham-saham domestik oriented dan perbankan masih sangat besar dalam indeks.
Dampak ke IHSG
Di sisi lain, Hendra juga menilai pelemahan nilai tukar rupiah pada kondisi saat ini memberi tekanan psikologis yang cukup kuat terhadap pergerakan IHSG.
"Secara mekanisme pasar, pelemahan rupiah biasanya langsung dibaca investor sebagai sinyal meningkatnya risiko makro, khususnya terkait stabilitas eksternal dan arus modal asing," ujar dia.
Menurut dia, dalam jangka pendek efeknya memang lebih bersifat sentimen, karena investor asing cenderung menahan inflow bahkan melakukan aksi jual untuk menghindari risiko kurs.
Penutupan IHSG pada 15 Januari 2026
Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa pada perdagangan saham Kamis, (15/1/2026). Jelang libur panjang, IHSG hari ini menguat di tengah sektor saham industri pimpin koreksi.
Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup melonjak 0,47% ke posisi 9.075,40. IHSG hari ini kembali mencetak rekor tertinggi baru dari perdagangan kemarin yang ditutup 9.032,58.
Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, pergerakan IHSG masih berada di fase uptrendnya dan secara teknikal dalam jangka pendek sudah mencapai target di 9.100.
“ Penguatan IHSG ini juga terjadi di tengah pelemahan market global dan nilai tukar Rupiah terhadap USD,” ujar dia saat dihubungi Liputan6.com.
Ia menambahkan, dari sektoral dapat dicermati sektor perbankan, khususnya kapitalisasi pasar besar, mendorong pergerakan IHSG disusul oleh sektor consumer cyclical.
“Secara teknikal, pergerakan IDX Finance masih berada di fase uptrendnya dan mampu menembus area MA20, pergerakannya pun masih didominasi oleh volume pembelian. Dari sisi sentimen kami perkirakan terdapat adanya katalis dari dividen, kemudian adanya ekpektasi valuasi emiten-emiten perbankan yang dianggap murah dengan kinerja yang masih terjaga dan bertumbuh,” ujar dia.
Sektor Saham
Pada Kamis pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 9.100,82 dan level terendah 9.0040,99. Sebanyak 339 saham menguat sehingga angkat IHSG. Namun, 331 saham melemah sehingga bebani IHSG. 133 saham diam di tempat.
Total frekuensi perdagangan 3.373.647 kali dengan volume perdagangan saham 50,6 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 28,1 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.880. Kapitalisasi pasar menyentuh Rp 16.511 triliun.
Sektor saham bervariasi pada perdagangan Kamis pekan ini. Sektor saham industri terpangkas 2,31% dan catat penurunan terbesar. Sektor saham transportasi melemah 0,97%, dan sektor saham basic melemah 0,76%.
Selain itu, sektor saham energi merosot 0,21%, sektor saham kesehatan terpangkas 0,18%, sektor saham properti turun 0,43%.
Di sisi lain, sektor saham consumer nonsiklikal naik 0,20%, sektor saham consumer siklikal bertambah 1,15%, sektor saham keuangan menanjak 1,14%. Lalu sektor saham teknologi mendaki 0,58% dan sektor saham infrastruktur naik 0,13%.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344976/original/094862600_1757498720-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3008993/original/066039300_1577703438-20191230-Akhir-2019_-IHSG-Ditutup-Melemah-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4277616/original/049381900_1672400412-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3074971/original/020239200_1584006691-20200312-Wall-Street-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3893145/original/056566800_1641196873-20220103-Pembukaan_Awal_Tahun_2022_IHSG_Menguat-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3020524/original/019309700_1578913886-20200113-Rupiah-Perkasa_-IHSG-Ditutup-Cerah--ANGGA-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4277611/original/083761300_1672400408-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2356650/original/083894300_1536729265-Foto_Liputan6.com.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473863/original/095168700_1768460325-RUPS_HUMI.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311524/original/034808100_1754886540-WhatsApp_Image_2025-08-11_at_10.47.11__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3020528/original/033868600_1578913889-20200113-Rupiah-Perkasa_-IHSG-Ditutup-Cerah--ANGGA-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1401511/original/009072700_1478763262-20161110-Hari-ini-IHSG-di-buka-menguat-di-level-5.444_04-AY2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3267165/original/042073600_1602658746-20201014-IHSG-Dibuka-di-Zona-Merah-angga-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4883221/original/070679200_1720093647-20240704-IHSG-ANG_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3566691/original/052633000_1631185687-20210909-PPKM-IHSG-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3356525/original/071853900_1611299590-20210122-IHSG-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3020525/original/089022300_1578913886-20200113-Rupiah-Perkasa_-IHSG-Ditutup-Cerah--ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3103085/original/045581100_1586948201-20200415-Pergerakan-IHSG-Turun-Tajam-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4585820/original/007305100_1695442703-Akhir_pekan_IHSG_ditutup_menguat-ANGGA_3.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363858/original/020456500_1758978429-00004XTR_01383_BURST20250927170746.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5365227/original/069533300_1759147359-WhatsApp_Image_2025-09-29_at_18.52.10.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362984/original/084412600_1758878600-IMG_20250926_133459.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377989/original/083133800_1760174471-Mobil_Sultan_HB_X_berhenti_di_lampu_merah_tanpa_pengawalan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1817919/original/067515000_1514865746-20180102-IHSG-FF5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3417790/original/054559700_1617321679-lo-lo-CeVj8lPBJSc-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364295/original/033013800_1759056277-IMG-20250927-WA0064.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5366029/original/021275400_1759214006-Daihatsu-Copen-Variants_edit_129823537549460.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5368063/original/066099000_1759334436-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4883222/original/037561100_1720093648-20240704-IHSG-ANG_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5383151/original/070161900_1760626344-Pembunuh_Wanita_Hamil_di_Kamar_Hotel_Palembang_Tertangkap.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373081/original/056862400_1759811879-Mercedes-Benz-CLA-Hot-Wheels-art-car-14-e1759739946207-1260x714.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3046088/original/077180100_1581323846-20200210-Pasar-Saham-di-Asia-Turun-Imbas-Wabah-Virus-Corona-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364977/original/081726500_1759132594-WhatsApp_Image_2025-09-26_at_9.36.47_AM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5369232/original/046967000_1759460214-unnamed__26_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367923/original/065475700_1759323662-IMG_2800.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3126420/original/060041200_1589339869-WASKITA.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4822447/original/031589300_1714908541-fotor-ai-20240505174529.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360833/original/079782700_1758766655-IMG-20250924-WA0261.jpg)