Rekomendasi Saham Hari Ini 29 Desember 2025: ASII, AUTO, INCO, RAJA

1 month ago 29

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melemah pada perdagangan saham Senin (29/12/2025). IHSG hari ini akan menguji 8.464-8.493. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?

IHSG merosot 0,55% ke posisi 8.537 dan masih didominasi tekanan jual, koreksi pun sudah berada di bawah moving average (MA)20 harian.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, saat ini IHSG berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 5 pada label hitam, sehingga selanjutnya IHSG rawan koreksi dahulu untuk menguji 8.464-8.493 sekaligus menutup area gap tipisnya.

“Namun, worst case (merah), IHSG sudah menyelesaikan wave (1) akan terkoreksi cukup dalam ke area 8.000-an,” kata dia dalam catatannya.

Herditya prediksi, IHSG akan berada di level support 8.493,8.414 dan level resistance 8.656,8.714 pada perdagangan saham Senin pekan ini.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, Herditya memilih saham PT Astra International Tbk (ASII), PT Astra Otoparts Tbk (AUTO), PT Vale Indonesia Tbk (INCO), dan PT Rukun Raharja Tbk (RAJA).

Rekomendasi Teknikal

Berikut rekomendasi teknikal dari MNC SekuritaS:

1.PT Astra International Tbk (ASII)-Buy on Weakness

Saham ASII menguat 1,92% ke posisi 6.625 dan didominasi oleh volume pembelian, penguatannya pun mampu berada di atas MA20.

“Saat ini, posisi ASII diperkirakan berada pada bagian dari wave [iii] dari wave 5,” ujar Herditya.

Buy on weakness: 6.525-6.625

Target price: 6.900,7.025

Stoploss: below 6.450

2.PT Astra Otoparts Tbk (AUTO)-Buy on Weakness

Saham AUTO menguat 2,69% ke posisi 2.670 dan masih didominasi oleh volume pembelian, penguatannya pun mampu berada di atas MA20.

“Kami perkirakan, posisi AUTO nampaknya sedang berada pada bagian awal dari wave [c] dari wave B,” ujar dia.

Buy on Weakness: 2.620-2.650

Target price: 2.720,2.800

Stoploss: below 2.590

Rekomendasi Teknikal Lainnya

3.PT Vale Indonesia Tbk (INCO)-Buy on Weakness

Saham INCO menguat 1,2% ke posisi 5.050, tetapi masih disertai dengan munculnya tekanan jual. Saat ini, posisi INCO diperkirakan berada pada bagian dari wave 3 dari wave ©.

Buy on Weakness: 4.700,5.025

Target price: 5.300,5.475

Stoploss: below 4.000

4.PT Rukun Raharja Tbk (RAJA)

Saham RAJA terkoreksi 0,43% ke posisi 5.825 dan masih didominasi oleh tekanan jual. “Selama masih mampu berada di atas 5.550 sebagai stoplossnya, posisi RAJA sedang berada pada bagian awal dari wave [v] dari wave 5,” ujar dia.

Spec buy: 5.625,5.750

Target price: 6.400,7.325

Stoploss: below 5.550

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

IHSG Merosot Jelang Libur Natal 2025, Mayoritas Sektor Saham Memerah

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) betah di zona merah pada sesi kedua perdagangan saham, Rabu (24/12/2025), jelang libur Natal 2025. Koreksi IHSG hari ini di tengah mayoritas sektor saham yang memerah.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup turun 0,55% ke posisi 8.537,91. Indeks saham LQ45 melemah 0,41% ke posisi 845,44. Sebagian besar indeks saham acuan memerah.

Pada Rabu pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 8.611,33 dan level terendah 8.525,10. Sebanyak 403 saham melemah sehingga menekan IHSG. 247 saham menguat dan 152 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 2.534.076 saham dan volume perdagangan saham 34,2 miliar saham. Nilai transaksi harian Rp 22,3 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.752.

Mayoritas sektor saham memerah. Sektor saham basic merosot 1,59%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham energi terpangkas 1,14%, sektor saham transportasi tergelincir 1%.

Sektor Saham

Selain itu, sektor saham teknologi merosot 0,77%, sektor saham keuangan melemah 0,54%, sektor saham kesehatan susut 0,12%, sektor saham consumer siklikal turun 0,03% dan sektor saham industri melemah 0,12%.

Di sisi lain, sektor saham properti naik 0,38%, sektor saham consumer nonsiklikal bertambah 0,20%, dan sektor saham infrastruktur menguat 0,16%.

“Pasar tampaknya juga terbebani aksi profit taking dan aksi jual investor asing,” kata Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus dikutip dari Antara.

Dari dalam negeri, IHSG bergerak melemah menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

“Sentimen cenderung lesu menjelang perdagangan libur dan pasar merespon berita bahwa Indonesia dan Amerika Serikat (AS) berencana untuk menandatangani kesepakatan tarif timbal balik pada akhir Januari 2026,” ujar dia.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |