Rekomendasi Saham Hari Ini 23 Desember 2025: CPIN, HMSP, MAPI hingga NCKL

3 months ago 60

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melemah pada perdagangan saham Selasa (23/12/2025). IHSG hari ini akan menguji 8.464-8.560. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?

IHSG menguat 0,42% ke posisi 8.645 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, pergerakannya pun mampu ditutup di atas moving average (MA) 20 harian.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, pihaknya prediksi IHSG sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 5 pada label hitam. IHSG pun rawan terkoreksi dahulu untuk menguji 8.464-8.560, sekaligus menutup area gap tipisnya.

“Namun, worst case (merah), IHSG sudah menyelesaikan wave (1) dan akan terkoreksi cukup dalam ke area 8.000-an,” kata Herditya.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 8.553,8.493 dan level resistance 8.714,8.821 pada perdagangan saham Selasa pekan ini.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, Herditya memilih saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), dan PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL).

Rekomendasi Teknikal

Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:

1.PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) - Buy on Weakness

Saham CPIN terkoreksi 1,94% ke 4.550 dan disertai dengan munculnya tekanan jual.

“Kami memperkirakan, posisi CPIN sedang berada pada bagian dari wave c dari wave (y) dari wave [b],” ujar Herditya.

Buy on Weakness: 4.320-4.450

Target Price: 4.720, 4.850

Stoploss: below 4.260

Rekomendasi Teknikal Lainnya

2.PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) - Buy on Weakness

Saham HMSP menguat 2,08% ke 735 disertai dengan munculnya volume pembelian. “Kami perkirakan, posisi HMSP saat ini berada pada bagian dari wave v dari wave (c) dari wave [ii],” kata Herditya.

Buy on Weakness: 675-720

Target Price: 775, 805

Stoploss: below 665

3.PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) - Buy on Weakness

Saham MAPI menguat 2,12% ke 1.205 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, tetapi penguatannya masih tertahan oleh MA20.

“Kami perkirakan, posisi MAPI saat ini berada pada awal dari wave [iii] dari wave C,” tutur Herditya.

Buy on Weakness: 1.175-1.205

Target Price: 1.280, 1.320

Stoploss: below 1.145

4.PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) - Buy on Weakness

Saham NCKL menguat 1,43% ke 1.065 tetapi disertai dengan tekanan jual. Herditya menuturkan, pihaknya memperkirakan, posisi NCKL sedang berada bagian dari wave [a] dari wave B.

Buy on Weakness: 1.035-1.055

Target Price: 1.115, 1.170

Stoploss: below 1.020

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Penutupan IHSG pada 22 Desember 2025

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham Senin, (22/12/2025). IHSG hari ini menguat di tengah mayoritas sektor saham yang menghijau dan investor asing beli saham Rp 1,34 triliun.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG naik 0,42% ke posisi 8.645,84. Indeks saham LQ45 bertambah 0,73% ke posisi 859,72. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau. Sejumlah sentimen membayangi IHSG pada awal pekan ini.

"Dari domestik, window dressing, Nataru dan dividen play menjadi sentimen positif menuju awal tahun," kata Pengamat Pasar Modal Indonesia Reydi Octa seperti dikutip dari Antara.

Dari global, Reydi mengatakan sentimen yang menggerakkan pasar saham, yaitu seiring adanya proyeksi penurunan suku bunga acuan oleh bank sentral global pada 2026.

"Itu bisa buat pasar saham menguat dan memicu inflow asing masuk ke IHSG," ujar Reydi.

Di sisi lain, ujarnya pula, pelaku pasar tengah mencermati pergerakan dana asing menuju akhir tahun 2025, terutama dengan ekspektasi tren penurunan suku bunga lanjutan pada 2026, serta January Effect yang dapat membuat saham- saham.perbankan berpotensi diserbu oleh investor asing.

Sektor Saham

Pada awal pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 8.648,79 dan level terendah 8.609,38. Sebanyak 433 saham melemah sehingga bebani IHSG. Namun, 251 saham menguat dan 120 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 2.959.488 kali dengan volume perdagangan 43,1 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 24,2 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.764. Investor asing beli saham Rp 1,34 triliun pada awal pekan ini. Dengan demikian, investor asing lepas saham Rp 21,5 triliun pada 2025.

Dari 11 sektor saham, enam sektor saham menguat. Sektor saham energi bertambah 2,5%, dan catat kenaikan terbessar. Sektor saham basic menguat 1,94%, sektor saham consumer siklikal menanjak 0,80%, dan sektor saham kesehatan menguat 0,62%.

Kemudian sektor saham transportasi melesat 0,59%, sektor saham industri naik 0,43%. Sementara itu, sektor saham teknologi merosot 2,89%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham properti melemah 1,31%, sektor saham infrastruktur susut 0,95%, sektor saham consumer nonsiklikal turun 0,24% dan sektor saham keuangan terpangkas 0,06%.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |