Rekomendasi Saham Hari Ini 10 November 2025: ADRO, CUAN, CMRY hingga UNVR

2 weeks ago 28

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Senin, (10/11/2025). IHSG hari ini berpotensi naik ke 8.390-8.463.

IHSG naik 0,69% ke posisi 8.394 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, penguatan IHSG pun menembus area resistance terdekatnya pada perdagangan Jumat, 7 November 2025.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana mengatakan, best case (hitam), IHSG masih berada pada awal wave (iii) dari wave [iii] sehingga IHSG berpeluang melanjutkan penguatannya. "Adapun area penguatan selanjutnya berada di 8.390-8.463,” kata dia.

Sementara itu, Vice President Head of Marketing, Strategy & Planning Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi Kasmarandana menuturkan, IHSG akan bergerak variasi dengan kecenderungan menguat terbatas pada pekan ini. IHSG akan bergerak di level support 8.229 dan level resistance 8.500 dengan indikator MACD menunjukkan tren positif sejalan dengan RSI yang alami kenaikan mendekati area overbought.

Oktavianus menuturkan, IHSG akan dipengaruhi sejumlah sentimen. Pertama, pasar menantikan rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) yang diperkirakan melambat dengan tumbuh 3% y/y per Oktober 2025.

“Kedua, dari internal, pasar menantikan rilis data indeks keyakinan konsumen yang diperkirakan tetap berada di level optimis dan rilis kinerja kuartal III masih aka mendorong pergerakan harga saham,” ujar dia saat dihubungi Liputan6.com.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, Herditya memilih saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY), dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).

Rekomendasi Teknikal

Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:

1.PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO)- Buy On Weakness

Saham ADRO menguat 1,3% ke 1.945 dan didominasi oleh volume pembelian, penguatannya pun mampu berada di atas MA200. Saat ini, posisi ADRO diperkirakan berada pada bagian awal dari

wave (v) dari wave [c].

Buy on Weakness: 1.890-1.935

Target Price: 1.990, 2.030

Stoploss: below 1.850

Rekomendasi Teknikal Lainnya

2.PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN)-Buy on Weakness

Saham CUAN menguat 8,02% ke 2.290 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, penguatannya pun mampu menembus moving average (MA)20harian. “Kami memperkirakan, posisi CUAN saat ini berada pada bagian awal dari wave (c) dari wave [b],” ujar Herditya.

Buy on Weakness: 2.220-2.260

Target Price: 2.380, 2.500

Stoploss: below 2.160

3.PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY)-Buy on Weakness

Saham CMRY menguat 2,1% ke 6.075 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Kami memperkirakan, posisi CMRY sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [iii] dari wave 3.

Buy on Weakness: 5.975-6.050

Target Price: 6.225, 6.450

Stoploss: below 5.875

4.PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR)-Buy on Weakness

Saham UNVR terkoreksi 3,44% ke 2.530 dan disertai dengan adanya peningkatan tekanan jual. Kami memperkirakan, posisi UNVR saat ini berada pada bagian dari wave [iv] dari wave C.

Buy on Weakness: 2.320-2.440

Target Price: 2.770, 2.920

Stoploss: below 2.140

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Penutupan IHSG pada 7 November 2025

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa pada Jumat, (7/11/2025). Lonjakan IHSG hari ini terjadi di tengah transaksi harian saham di bawah Rp 20 triliun dan sektor saham infrastruktur menguat.

Berdasarkan data RTI, IHSG hari ini ditutup naik 0,69% ke posisi 8.394,59. Indeks saham LQ45 menanjak 0,69% ke posisi 853,50. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Jelang akhir pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 8.398,76 dan level tertinggi 8.332,60. Sebanyak 288 saham menghijau sehingga angkat IHSG. Namun, 319 saham melemah sehingga bebani IHSG dan 202 saham diam di tempat.

Sektor Saham

Total frekuensi perdagangan 2.013.173 kali dengan volume perdagangan 26,4 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 15,7 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.677.

Mayoritas sektor saham menghijau. Sektor saham infrastruktur menguat 2,42%, dan catat kenaikan terbesar. Disusul sektor saham properti bertambah 1,98% dan sektor saham energi menanjak 1,81%. Selain itu, sektor saham basic mendaki 0,19%, sektor saham kesehatan menanjak 0,57%, sektor saham keuangan mendaki 0,41% dan sektor saham teknologi bertambah 1,05%.

Sementara itu, sektor saham consumer nonsiklikal susut 0,70%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham transportasi merosot 0,38%, sektor saham industri terpangkas 0,27% dan sektor saham consumer siklikal tergelincir 0,20%.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |