Kinerja Saham BMRI Hari Ini: Dibuka Merah, Terus Melemah Hingga Penutupan Sesi I

7 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Kinerja saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) pada perdagangan hari ini menunjukkan tren pelemahan sejak awal sesi. Saham bank BUMN ini dibuka di zona merah, melanjutkan tekanan yang mungkin telah terasa sebelumnya.

Pada pembukaan perdagangan, harga saham BMRI tercatat di level Rp 5.050. Angka ini menunjukkan pelemahan dari harga penutupan sebelumnya yang berada di posisi Rp 5.100, menandakan adanya sentimen negatif di awal sesi.

Pergerakan harga ini menarik perhatian investor, mengingat BMRI merupakan salah satu saham perbankan berkapitalisasi besar di Bursa Efek Indonesia. Fluktuasi harga ini memberikan gambaran awal mengenai sentimen pasar terhadap saham tersebut pada hari ini.

Untuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sendiri hari ini juga melemah 43,39 poin atau 0,55 persen ke posisi 7.896,38 pada Rabu 4 Maret 2026, pagi. Dikutip dari Antara, Rabu (4/3/2026), kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 3,29 poin atau 0,41 persen ke posisi 802.31.

Dinamika Pergerakan Harga Harian BMRI

Sepanjang perdagangan hari ini, saham BMRI sempat menunjukkan pergerakan yang fluktuatif. Harga tertinggi yang berhasil dicapai oleh saham bank pelat merah ini adalah Rp 5.075, menunjukkan adanya upaya koreksi positif di tengah tekanan jual.

Namun, tekanan jual tampaknya lebih dominan, mendorong harga saham BMRI menyentuh level terendah di Rp 4.950. Pergerakan antara harga tertinggi dan terendah ini mencerminkan dinamika pasar yang cukup aktif, dengan investor yang terus memantau setiap pergerakan.

Rentang harga yang cukup lebar antara titik tertinggi dan terendah ini mengindikasikan adanya pertarungan antara kekuatan beli dan jual di pasar. Investor perlu mencermati pola ini untuk memahami sentimen jangka pendek terhadap saham BMRI.

Pelemahan Berlanjut Hingga Penutupan Sesi I dan Tren Jangka Pendek BMRI

Hingga penutupan perdagangan sesi I, saham Bank Mandiri (BMRI) tercatat melemah sebesar 0,75 persen. Penurunan ini setara dengan 140 poin, membawa level harga saham BMRI ke posisi Rp 4.960.

Pelemahan ini bukan hanya terjadi dalam satu hari perdagangan. Dalam lima hari terakhir, saham BMRI telah mengalami penurunan sebesar 7,29 persen. Tren negatif ini menunjukkan adanya tekanan jual yang berkelanjutan terhadap saham ini dalam periode waktu yang lebih luas.

Secara year-to-date atau sejak awal tahun, saham BMRI juga masih menunjukkan pelemahan sebesar 2,27 persen. Data ini mengindikasikan bahwa saham BMRI menghadapi tantangan dalam mempertahankan momentum positifnya di pasar saham.

Aktivitas Transaksi Saham BMRI di Tengah Pelemahan

Meskipun terjadi pelemahan harga, aktivitas transaksi saham BMRI tetap menunjukkan angka yang signifikan. Hingga perdagangan siang, frekuensi transaksi saham BMRI mencapai 24.655 kali, menunjukkan minat investor yang cukup tinggi untuk bertransaksi.

Volume transaksi tercatat sebanyak 1.468.761 saham. Angka ini mencerminkan seberapa banyak lembar saham BMRI yang berpindah tangan selama periode tersebut, mengindikasikan likuiditas pasar yang masih terjaga.

Total nilai transaksi untuk saham BMRI mencapai Rp 733 miliar. Nilai transaksi yang besar ini menegaskan bahwa saham BMRI masih menjadi salah satu pilihan utama bagi investor, meskipun sedang dalam tren pelemahan harga. Tingginya nilai transaksi juga dapat menunjukkan adanya akumulasi atau distribusi saham oleh investor besar.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |