ITSEC Asia Kantongi Kontrak Pelatihan Cybersecurity dan AI, Segini Nilainya

3 months ago 52

Liputan6.com, Jakarta - PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) melalui anak usaha PT ITSEC Cyber Academy telah menandatangani perjanjian dengan PT Republik Technetronic Nusantara yang merupakan penyedia layanan bagi Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (29/12/2025), anak usaha perseroan dengan kepemilikan saham 99% yakni ITSEC Cyber & AI Academy ditunjuk menyelenggarakan pelatihan Cybersecurity dan AI dengan kurikulum yang disusun mengacu pada standar internasional dan dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan praktikal serta pemahaman terkini atas tren ancaman siber global dan pengembangan teknologi AI.

Adapun nilai kontrak tersebut sebesar USD 60 juta atau setara Rp 1 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 16.760).

Dalam keterbukaan informasi BEI, Direktur PT ITSEC Asia Tbk, Doni Mora menilai kontrak ini akan berdampak terhadap perseroan antara lain:

1.Memperkuat portofolio layanan edukasi dan pengembangan talenta di bidang cybersecurity & AI melalui ITSEC Cyber and AI Academy.

2.Berpotensi memberikan kontribusi terhadap pendapatan perseroan melalui lini bisnis pelatihan sesuai realisasi jadwal dan ruang lingkup layanan.

3.Meningkatkan kedudukan perseroan sebagai penyedia solusi keamanan siber yang terintegrasi, termasuk pengembangan kapabilitas sumber daya manusia.

“Keterlibatan Kementerian Pertahanan berada dalam konteks end-user melalui PT Republik Technetronic Nusantara. Sedangkan ITSEC Cyber & AI Academy bertindak sebagai pelaksana pelatihan sesuai ruang lingkup kerja sama yang disepakati pada kontrak,” ujar Doni.

Pada perdagangan saham sesi kedua, Senin, 29 Desember 2025, harga saham CYBR naik 22,50% ke posisi Rp 1.715 per saham. Saham CYBR dibuka naik ke posisi Rp 1.640 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 1.400 per saham. Saham CYBR berada di level tertinggi Rp 1.750 da level terendah Rp 1.455 per saham. Total frekuensi perdagangan 18.617 kali dengan volume perdagangan 282.338 saham. Nilai transaksi Rp 46,7 miliar.

Ekspansi Kecerdasan Buatan ke Luar, Pendapatan ITSEC Asia (CYBR) Tumbuh 78%

Sebelumnya, PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) mencatat kinerja kuat di industri layanan keamanan siber hingga September 2025. Dengan pertumbuhan pendapatan, margin yang lebih tinggi, dan profitabilitas terjaga.

CYBR membukukan pendapatan konsolidasian sebesar Rp 297,2 miliar, meningkat 78 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, serta mempertahankan laba bersih sebesar Rp 11,5 miliar.

Margin kotor mencapai 46 persen, total liabilitas turun 28 persen, sementara total aset meningkat 24 persen, menghasilkan posisi ekuitas yang lebih kuat senilai Rp 316,8 miliar.

Presiden Direktur ITSEC Asia Patrick Dannacher menyampaikan, posisi kas dan setara kas perusahaan naik 105 persen dibandingkan tahun sebelumnya menjadi Rp 22,9 miliar.

"Kami bangga dapat kembali mencatat pertumbuhan yang sehat dengan profitabilitas yang terjaga, didorong oleh pelaksanaan strategi yang disiplin serta kesuksesan ekspansi platform Intellibron," ujar Dannacher, Jumat (7/11/2025).

"Keamanan siber terus menjadi pilar penting dalam pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. Tujuan kami empowering a safer digital future, menjadi panduan dalam setiap langkah inovasi, investasi, dan ekspansi," ungkapnya.

Pendorong Utama Pertumbuhan

Pertumbuhan ITSEC pada kuartal III 2025 didorong oleh kinerja kuat di segmen Managed Security Services, Operational Technology (OT) Security, serta kesuksesan komersial Intellibron, platform intelijen ancaman berbasis kecerdasan buatan yang dikembangkan sepenuhnya oleh perusahaan.

Awalnya dirancang untuk mendukung 60 juta pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia, kini Intellibron menjadi kontributor pendapatan terbesar ITSEC pada 2025. Lantaran telah memperluas jangkauannya ke India, Afrika, dan Timur Tengah.

"Intellibron lahir dari inovasi Indonesia dan kini menjadi motor pertumbuhan global kami. Ini membuktikan bahwa solusi keamanan siber berstandar internasional dapat dibangun di Indonesia dan dipercaya oleh dunia," kata Danancher.

Outlook dan Rencana Ekspansi

Bertumpu pada hasil sembilan bulan pertama tahun ini, ITSEC Asia memasuki kuartal terakhir 2025 dengan fokus pada inovasi dan ekspansi regional. Perusahaan akan meluncurkan modul-modul Intellibron berbasis kecerdasan buatan, serta meningkatkan kapasitas layanan Managed Security di Singapura, Australia, Mauritius, dan Uni Emirat Arab.

ITSEC juga memperbesar investasi riset dan pengembangan untuk menciptakan solusi pertahanan siber berbasis kecerdasan buatan dan manajemen risiko digital generasi berikutnya. Guna memastikan inovasi tetap menjadi proses berkelanjutan yang mendukung pertumbuhan jangka panjang.

"Tahun 2025 menjadi tahun yang penting bagi ITSEC. Pertumbuhan dan inovasi kami dibangun atas dasar kepercayaan dari klien, mitra, dan industri yang kami lindungi," pungkas Danancher.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |