IHSG Hari Ini 8 Januari 2026 Mencoba Tembus 9.000, Berikut Rekomendasi Sahamnya

1 month ago 35

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan kenaikan pada perdagangan saham Kamis, (8/1/2026). Kenaikan IHSG terjadi di tengah bursa saham Asia Pasifik yang bervariasi dan sektor saham energi pimpin kenaikan.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini dibuka naik dua poin ke posisi 8.946 dari penutupan sebelumnya 8.944. Pada pukul 09.21 WIB, IHSG menguat 0,36% ke posisi 8.976. Indeks saham LQ45 bertambah 0,32% ke posisi 874,48. Sebagian besar indeks saham acuan menguat. Sementara itu, sebagian besar indeks saham acuan menguat.

Pada awal sesi perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 8.987,93 dan level terendah 8.930,57. Sebanyak 306 saham menguat sehingga angkat IHSG. 243 saham melemah dan 166 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 829.442 kali dengan volume perdagangan saham 9,5 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 5,5 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.790.

Sebagian besar sektor saham menghijau. Sektor saham energi naik 0,84%. Sektor saham consumer nonsiklikal bertambah 1,2%, sektor saham consumer siklikal menanjak 0,18%, sektor saham kesehatan menguat 0,19%, sektor saham keuangan bertambah 0,16%, sektor saham properti naik 0,33%. Selain itu, sektor saham infrastruktur bertambah 0,13%.

Sementara itu, seotor saham basic melemah 1,75%, dan pimpin koreksi. Sektor saham industri terpangkas 0,38%, sektor saham transportasi susut 0,50%.

Pada awal sesi perdagangan, harga saham PGAS naik 2,83% ke posisi Rp 2.000 per saham. Harga saham PGAS dibuka naik 20 poin ke posisi Rp 1.965 per saham. Saham PGAS berada di level tertinggi Rp 2.020 dan level terendah Rp 1.965 per saham. Total frekuensi perdagangan 3.697 kali dengan volume perdagangan saham 240.215 saham. Nilai transaksi Rp 47,9 miliar.

Gerak Saham

Saham AKRA naik 1,58% ke posisi Rp 1.285 per saham. Harga saham AKRA dibuka naik 10 poin ke posisi Rp 1.275 per saham. Saham AKRA berada di level tertinggi Rp 1.290 dan level terendah Rp 1.270 per saham. Total frekuensi perdagangan 1.050 kali dengan volume perdagangan saham 28.657 saham. Nilai transaksi perdagangan saham Rp 3,7 miliar.

Harga saham CBDK bertambah 0,99% ke posisi Rp 7.650 per saham. Harga saham CBDK dibuka stagnan di posisi Rp 7.575 per saham. Saham CBDK berada di level tertinggi Rp 7.750 dan level terendah Rp 7.575 per saham. Total frekuensi perdagangan 1.041 kali dengan volume perdagangan 18.331 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 14 miliar.

Harga saham CBRE turun 0,51% ke posisi Rp 985 per saham. Harga saham CBRE dibuka merosot lima poin ke posisi Rp 985 per saham. Saham CBRE berada di level tertinggi Rp 1.000 dan level terendah Rp 980 per saham. Total frekuensi perdagangan 1.073 kali dengan volume perdagangan saham 48.112 saham. Nilai transksi harian Rp 4,7 miliar.

Top Gainers-Losers

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

  • Saham RLCO menguat 34,90%
  • Saham IFSH menguat 22,41%
  • Saham ARTA menguat 19,71%
  • Saham BRRC menguat 17,89%
  • Saham NSSS menguat 16,99%

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

  • Saham OPMS merosot 14,93%
  • Saham VICI merosot 14,62%
  • Saham INCP merosot 12,42%
  • Saham MHKI merosot 9,52%
  • Saham AHAP merosot 8,70%

Saham-saham teraktif berdasarkan frekuensi antara lain:

  • Saham RLCO tercatat 87.015 kali
  • Saham BUMI tercatat 69.385 kali
  • Saham DADA tercatat 56.953 kali
  • Saham ADRO tercatat 44.853 kali
  • Saham DEWA tercatat 30.141 kali

Saham-saham teraktif berdasarkan nilai antara lain:

  • Saham BUMI senilai Rp 732,4 miliar
  • Saham ADRO senilai Rp 693,1 miliar
  • Saham ANTM senilai Rp 377,8 miliar
  • Saham DEWA senilai Rp 260,9 miliar
  • Saham BRPT senilai Rp 244,1 miliar

Prediksi IHSG dan Saham Pilihan

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan kenaikan pada perdagangan saham Kamis, (8/1/2026). IHSG hari ini berpotensi menguat jika level support bertahan di 8.900. Lalu apa saja rekomendasi sahamnya?

Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG ditutup naik 0,13% disertai dengan aksi beli saham oleh investor asing Rp 230 miliar pada perdagangan Rabu, 7 Januari 2026. Saham-saham yang paling banyak dibeli oleh investor asing antara lain saham ANTM, BBRI, INCO, ASII dan TINS.

“IHSG masih berpotensi melanjutkan kenaikan hari ini jika kuat bertahan di support 8.900,” kata Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 8.900-8.930 dan level resistance 8.970-9.000 pada perdagangan saham Kamis pekan ini.

Dalam riset PT Samuel Sekuritas menyebutkan, IHSG hari ini akan melemah didorong sentimen negative dari pasar regional.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, Fanny memilih saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), dan PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA).

Rekomendasi Teknikal Lainnya

Berikut rekomendasi teknikal dari BNI Sekuritas:

Trading Idea hari ini: BMRI, RAJA, CBDK, KPIG, PGAS, dan OASA

BMRI Spec Buy dengan area beli di 4800-4810, cutloss di bawah 4760. Target dekat di 4850-4870.

RAJA Spec Buy dengan area beli di 7300-7375, cutloss di bawah 7275. Target dekat di 7425-7525.

CBDK Spec Buy dengan area beli di 7500-7575, cutloss di bawah 7450. Target dekat di 7675-7775.

KPIG Spec Buy dengan area beli di 206-210, cutloss di bawah 200. Target dekat di 216-224.

PGAS Buy on Weakness dengan area beli di 1930-1935, cutloss di bawah 1915. Target dekat di 1965-2000.

OASA Buy if Break 418, dengan target dekat di 450-456. Cutloss di bawah 400.    

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |