IHSG Hari Ini 29 Desember 2025 Dibuka Menghijau, Cek Rekomendasi Sahamnya

3 months ago 71

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau pada perdagangan saham Senin, (29/12/2025) setelah libur Natal 2025. Pergerakan IHSG hari ini terjadi di tengah mayoritas sektor saham yang menghijau. Lalu apa saja rekomendasi saham-nya?

Mengutip data RTI, IHSG hari ini dibuka naik 7,81 poin ke posisi 8.545,72 dari penutupan sebelumnya 8.537,91. Indeks LQ45 bertambah 0,37% ke posisi 849,01. Seluruh indeks saham acuan menghijau.

Pada perdagangan awal pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 8.576,98 dan level terendah 8.576,72. Sebanyak 318 saham menguat sehingga angkat IHSG. 230 saham melemah dan 162 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 347.926 kali dengan volume perdagangan saham 4,1 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 2,2 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.760.

Mayoritas sektor saham menghijau. Sektor saham energi naik 1,62%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham basic mendaki 1,43%, sektor saham industri menanjak 0,05%, sektor saham keuangan melejit 0,68%. Lalu sektor saham properti bertambah 0,42%, sektor saham infrastruktur mendaki 0,78% dan sektor saham transportasi melesat 0,83%.

Pada awal pekan ini, harga saham BUMI naik 1,1% ke posisi Rp 366 per saham. Saham BUMI dibuka stagnan di posisi Rp 362 per saham. Harga saham BUMI berada di level tertinggi Rp 370 dan level terendah Rp 354 per saham. Total frekuensi perdagangan 42.877 kali dengan volume perdagangan saham 13.407.599 saham. Nilai transaksi Rp 485,5 miliar.

Gerak Saham

Saham CDIA melesat 3,64% ke posisi Rp 1.710 per saham. Harga saham CDIA dibuka naik 10 poin ke posisi Rp 1.660 per saham. Saham CDIA berada di level tertinggi Rp 1.735 dan level terendah Rp 1.660 per saham. Total frekuensi perdagangan 10.099 kali dengan volume perdagangan saham 430.374 saham. Nilai transaksi Rp 73,4 miliar.

Harga saham BUMI menguat 0,55% ke posisi Rp 364 per saham. Saham BUMI dibuka stagnan di posisi Rp 362 per saham. Saham BUMI berada di level tertinggi Rp 370 dan level terendah Rp 354 per saham. Total frekuensi perdagangan 48.197 kali dengan volume perdagangan saham 15.272.232 saham. Nilai transaksi Rp 552,4 miliar.

Harga saham RAJA mendaki 3,43% ke posisi Rp 6.025 per saham. Harga saham RAJA dibuka naik 50 poin ke posisi Rp 5.875 per saham. Saham RAJA berada di level tertinggi Rp 6.050 dan level terendah Rp 5.825 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 1.781 kali dengan volume perdagangan saham 42.925 kali. Nilai transaksi Rp 25,4 miliar.

Top Gainers-Losers

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

  • Saham BACA naik 30,48%
  • Saham MGNA naik 21,50%
  • Saham DSFI naik 19,59%
  • Saham LRNA naik 18,84%
  • Saham LINK naik 17,25%

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

  • Saham ATAP merosot 14,62%
  • Saham MRAT merosot 14,07%
  • Saham PUDP merosot 8,97%
  • Saham YULE merosot 8,18%
  • Saham SUPA merosot 8,11%

Saham-saham teraktif berdasarkan nilai antara lain:

  • Saham BUMI senilai Rp 610,1 miliar
  • Saham DEWA senilai Rp 343,7 miliar
  • Saham ANTM senilai Rp 221,3 miliar
  • Saham BBRI senilai Rp 220,5 miliar
  • Saham BULL senilai Rp 196,4 miliar

Saham-saham teraktif berdasarkan frekuensi antara lain:

  • Saham BUMI tercatat 54.785 kali
  • Saham BULL tercatat 34.187 kali
  • Saham DEWA tercatat 28.161 kali
  • Saham SUPA tercatat 24.925 kali
  • Saham INET tercatat 16.801 kali

Prediksi IHSG dan Saham Pilihan

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melemah pada perdagangan saham Senin, (29/12/2025). Lalu apa saja rekomendasi saham-nya?

Dalam riset PT Samuel Sekuritas menyebutkan, IHSG akan bergerak melemah pada perdagangan saham Senin, 29 Desember 2025. Hal itu didorong sentimen negatif pasar Amerika Serikat (AS).

Pada pekan lalu, pasar saham AS atau wall street ditutup melemah. Indeks Dow Jones turun 0,04%, indeks S&P 500 melemah 0,05% dan indeks Nasdaq terpangkas 0,09%. Pasar AS ditutup melemah di tengah musim liburan Natal dan Tahun Baru.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, saat ini IHSG berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 5 pada label hitam, sehingga selanjutnya IHSG rawan koreksi dahulu untuk menguji 8.464-8.493 sekaligus menutup area gap tipisnya.

“Namun, worst case (merah), IHSG sudah menyelesaikan wave (1) akan terkoreksi cukup dalam ke area 8.000-an,” kata dia dalam catatannya.

Herditya prediksi, IHSG akan berada di level support 8.493,8.414 dan level resistance 8.656,8.714 pada perdagangan saham Senin pekan ini.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, Retail Researh Analyst BNI Sekuritas, KJ.Hutabarat memilih saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA), PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA), PT United Tractors Tbk (UNTR), dan PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR).

  • BUMI Buy On Weakness dengan area beli di 330-350, cutloss di bawah 330. Target dekat di 360-380.
  • SUPA Spec Buy dengan area beli di 900-925, cutloss di bawah 900. Target dekat di 950-970.
  • CDIA Buy On Weakness dengan area beli di 1600-1620, cutloss di bawah 1600. Target dekat di 1650-1680.
  • BUVA Buy On Weakness dengan area beli di 1180-1200 , cutloss di bawah 1180. Target dekat di 1230-1280.
  • UNTR Spec Buy 29375-29650, cutloss di bawah 29300. Target dekat di 30175-30700 .
  • SMDR Spec Buy dengan area beli di 350-358, cutloss di bawah 348. Target dekat di 368-380. 
  •  

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |