IHSG Hari Ini 26 Januari 2026 Kembali ke 9.000, Rupiah Melesat

2 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah menghijau pada perdagangan saham Senin, (26/1/2926). IHSG hari ini kembali menembus posisi 9.000 di tengah kenaikan sektor saham basic dan nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Mengutip data RTI, IHSG hari ini dibuka naik 16,71 poin ke posisi 8.967,72 dari penutupan sebelumnya 8.951,01. Pada pukul 09.42 WIB, IHSG naik 1% ke posisi 9.040. Indeks saham LQ45 bertambah 0,76% ke posisi 880. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Pada awal sesi perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 9.042,28 dan level terendah 8.957,68. Sebanyak 360 saham menguat sehingga angkat IHSG. 217 saham melemah dan 135 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 952.224 kali dengan volume perdagangan saham 12,7 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 8,3 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah menguat ke 16.755.

Dari 11 sektor saham menghijau, dua sektor saham melemah. Sektor saham consumer nonsiklikal susut 0,14% dan sektor saham kesehatan terpangkas 0,24%.

Sementara itu, sektor saham basic melonjak 4,82% dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham energi melesat 1,3%, sektor saham industri bertambah 0,53%. Lalu sektor saham consumer siklikal melambung 0,56%. Kemudian sektor saham keuangan bertambah 0,07%, sektor saham properti mendaki 0,03%, sektor saham teknologi melesat 0,685, sektor saham infrastruktur bertambah 1,22% dan sektor saham transportasi meroket 2,09%.

Mengawali pekan ini, harga saham RMKO meroket 13,01% ke posisi Rp 1.955 per saham. Harga saham RMKO dibuka stagnan di posisi Rp 1.730 per saham. Saham RMKO berada di level tertinggi Rp 2.080 dan terendah Rp 1.480 per saham. Total frekuensi perdagangan 28.387 kali. Total volume perdagangan saham 873.184 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 168 miliar.

Gerak Saham

Sementara itu, harga saham DEWA meroket 4,38% ke posisi Rp 710 per saham. Saham DEWA dibuka stagnan di posisi Rp 685 per saham. Harga saham DEWA berada di level tertinggi Rp 720 dan level terendah Rp 675 per saham. Total frekuensi perdagangan 26.378 kali dengan volume perdagangan saham 3.976.362 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 279,2 miliar.

Harga saham AADI susut 1,48% ke posisi Rp 8.325 per saham. Saham AADI dibuka stagnan di posisi Rp 8.450 per saham. Harga saham AADI berada di level tertinggi Rp 8.475 dan level terendah Rp 8.225 per saham. Total frekuensi perdagangan 4.854 kali dengan volume perdagangan saham 71.438 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 59,4 miliar.

Harga saham PWON melemah 0,53% ke posisi Rp 378 per saham. Saham PWON dibuka stagnan di posisi Rp 380 per saham. Harga saham PWON berada di level tertinggi Rp 382 dan level terendah Rp 378 per saham. Total frekuensi perdagangan 4.658 kali dengan volume perdagangan saham 406.399 saham. Nilai transaksi Rp 15,5 miliar.

Top Gainers-Losers

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

  • Saham LMPI melonjak 24,75%
  • Saham ELPI melonjak 23,49%
  • Saham GTRA melonjak 22,35%
  • Saham BBRM melonjak 20,21%
  • Saham ALKA melonjak 19,80%

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

  • Saham PUDP merosot 10,26%
  • Saham MDIA merosot 10%
  • Saham TAMU merosot 10%
  • Saham LEAD merosot 9,71%
  • Saham TRUE merosot 9,62%

Saham-saham teraktif berdasarkan frekuensi antara lain:

  • Saham BUMI tercatat 62.651 kali
  • Saham ANTM tercatat 46.726 kali
  • Saham BRMS tercatat 30.805 kali
  • Saham RMKO tercatat 30.093 kali
  • Saham DEWA tercatat 27.113 kali

Saham-saham teraktif berdasarkan frekuensi antara lain:

  • Saham ANTM senilai Rp 920,7 miliar
  • Saham BUMI senilai Rp 801,5 miliar
  • Saham PTRO senilai Rp 695,4 miliar
  • Saham BRMS senilai Rp 586,3 miliar
  • Saham BBCA senilai Rp 396,2 miliar

Prediksi IHSG dan Saham Pilihan

Sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat pada perdagangan saham Senin, (26/1/2026). Apa saja rekomendasi saham-nya?

Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG ditutup melemah 0,46% pada Jumar, 23 Januari 2026 yang disertai dengan aksi jual saham oleh investor asing Rp 117 miliar. Saham-saham yang paling banyak dijual oleh investor asing antara lain saham BBCA, GOTO, BUMI, BBNI dan PBSA.

Heaf of Retail Research, Fanny Suherman menuturkan, IHSG berpotensi menguat hari ini, jika kuat bertahan di level support 8.880. Ia menuturkan, IHSG akan berada di level 8.880-8.900 dan level resistance 9.000-9.050.

Sementara itu, dalam riset Kiwoom Sekuritas Indonesia menyebutkan, IHSG berpotensi naik ke atas 9.000-9.010. IHSG berpotensi lanjutkan konsolidasi dengan menguji level low intraday pada Jumat pekan lalu di 8.838 dan level support moving average (MA) 20 harian di 8.878.

“Secara trend pattern, bahkan jika IHSG harus konsolidasi lebih rendah sampai 8.777, IHSG masih tertopang di dalam pola naik jangka menengah sejak Oktober,”demikian seperti dikutip dari riset Kiwoom.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, Fanny memilih saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN).

.     

Rekomendasi Teknikal

Trading Idea hari ini: ANTM, CDIA, CUAN, BRPT, RAJA, dan AMMN

  • ANTM Spec Buy dengan area beli di 4270-4290, cutloss di bawah 4200. Target dekat di 4320-4500.
  • CDIA Spec Buy dengan area beli di 1380-1415, cutloss di bawah 1370. Target dekat di 1430-1500.
  • CUAN Spec Buy dengan area beli di 1715-1735, cutloss di bawah 1680. Target dekat di 1760-1815.
  • BRPT Spec Buy dengan area beli di 2440-2590, cutloss di bawah 2440. Target dekat di 2660-2750.
  • RAJA Spec Buy dengan area beli di 5600-5825, cutloss di bawah 5575. Target dekat di 6000-6300.
  • AMMN Spec Buy dengan area beli di 7125-7200, cutloss di bawah 7075. Target dekat di 7300-7450

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |