IHSG Hari Ini 19 Januari 2026 Cetak Rekor Tertinggi Baru

2 months ago 67

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat signifikan pada sesi kedua perdagangan saham Senin, (19/1/2026). IHSG hari ini ditutup ke level tertinggi baru di tengah transaksi harian saham mencapai Rp 35,9 triliun.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup melonjak 0,64% ke posisi 9.133,87. Indeks saham LQ45 melonjak 00,41% ke posisi 893,12. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksano menuturkan, IHSG ditutup naik 0,64% dan masih didominasi oleh volume pembelian.

"Pergerakan IHSG cenderung fluktuatif pada hari ini dan sempat mencapai area koreksi yang kami sampaikan pada report teknikal, pergerakannya terjadi di tengah pelemahan nilai tukar rupiah dan juga mayoritas bursa global,” ujar dia saat dihubungi Liputan6.com.

Ia menambahkan, pergerakan IHSG hari ini didorong sektor saham consumer siklikal dan emiten-emiten perbankan kapitalisasi besar. Adapun nilai tukar rupiah yang melemah terhadap dolar AS, Herditya menilai, hal itu didorong gejolak internal. “Di mana kita ketahui defisit fiskal mendekati 3% dan juga gejolak eksternal dari ancaman tarif tarif impor AS,” kata dia.

Pada awal pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 9.133,87 dan level terendah 9.025,99. Sebanyak 316 saham melemah sehingga bebani kenaikan IHSG. 377 saham menguat sehingga angkat IHSG. 100 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 3.935.576 kali dengan volume perdagangan saham 85,4 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 35,9 triliun.

Kenaikan nilai transaksi itu seiring di pasar negosiasi, transaksi saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencapai Rp 6,9 triliun. Di pasar negosiasi, saham BUMI turun 24,89% ke posisi Rp 350 per saham. Total frekuensi perdagangan sebanyak 13 kali dengan volume perdagangan 1.821.028.000. Harga saham BUMI berada di level tertinggi Rp 450 dan terendah Rp 350 di pasar negosiasi.

Gerak Saham

Sektor saham bervariasi pada awal pekan ini. Sektor saham consumer siklikal bertambah 2,45% dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham energi melompat 0,96%, sektor saham industri menanjak 0,29%, sektor saham consumer nonsiklikal mendaki 0,72%. Lalu sektor saham properti menguat 0,22% dan sektor saham infrastruktur bertambah 0,90%.

Sementara itu, sektor saham transportasi turun 1,23% dan catat koreksi terbsar. Sektor saham basic susut 0,15%, sektor saham kesehatan terpangkas 0,86%, sektor saham keuangan susut 0,17%, sektor saham teknologi turun 0,28%.

Pada awal pekan ini, harga saham BREN turun 1,29% ke posisi Rp 9.575 per saham. Harga saham BREN dibuka melemah 150 poin ke posisi Rp 9.550 per saham dari penutupan sebelumnya 9.700. Harga saham BREN berada di level tertinggi Rp 9.650 dan level terendah Rp 9.475 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 11.671 kali dengan volume perdagangan 141.905 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 135,6 miliar.

Gerak Saham Lainnya

Harga saham KLAS ditutup naik 1,90% ke posisi Rp 107 per saham. Saham KLAS dibuka naik satu poin ke posisi Rp 106 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 105 per saham. Harga saham KLAS berada di level tertinggi Rp 111 dan level terendah Rp 103 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 6.294 kali dengan volume perdagangan 684.545 saham. Nilai transaksi Rp 7,3 miliar.

Harga saham GGRM menguat 4,81% ke posisi Rp 15.800 per saham. Harga saham GGRM dibuka naik ke posisi Rp 15.125 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 15.075. Saham GGRM berada di level tertinggi Rp 15.925 dan level terendah Rp 15.100 per saham. Total frekuensi perdagangan 1.824 kali dengan volume perdagangan saham 1.824 saham. Nilai transaksi Rp 18,9 miliar.

Harga saham PTRO ditutup turun 0,97% ke posisi Rp 12.775 per saham. Saham PTRO dibuka stagnan di posisi Rp 12.900 per saham. Saham PTRO berada di level tertinggi Rp 12.950 dan level terendah Rp 12.750 per saham. Total frekuensi perdagangan 16.278 kali dengan volume perdagangan 327.891 saham. Nilai transaksi Rp 424,4 miliar.

Top Gainers-Losers

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

  • Saham ESTI melonjak 34,74%
  • Saham ZATA melonjak 34,57%
  • Saham BELL melonjak 34,55%
  • Saham INOV melonjak 34,43%
  • Saham ASHA melonjak 32%

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

  • Saham KIOS merosot 14,66%
  • Saham TALF merosot 13,14%
  • Saham CTBN merosot 10,09%
  • Saham BTEK merosot 10%
  • Saham ELTY merosot 1%

Saham-saham teraktif berdasarkan nilai antara lain:

  • Saham BUMI senilai Rp 2,4 triliun
  • Saham BBCA senilai Rp 1,4 triliun
  • Saham BBRI senilai Rp 1,4 triliun
  • Saham INET senilai Rp 1,3 triliun
  • Saham BMRI senilai Rp 998 miliar

Saham-saham teraktif berdasarkan frekuensi antara lain:

  • Saham BUMI tercatat 228.150 kali
  • Saham INET tercatat 162.149 kali
  • Saham ZATA tercatat 96.920 kali
  • Saham ASHA tercatat 63.261 kali
  • Saham BBRI tercatat 59.108 kali

Mengutip Antara, bursa saham regional Asia Senin sore ini bervariasi. Indeks Nikkei susut 352,60 poin atau 0,65 persen ke 53.583,57, indeks Shanghai bertambaj 12,09 poin atau 0,29 persen ke 4.114,00.

Lalu indeks Kuala Lumpur melemah 0,41 poin atau 0,02 persen ke 1.712,33, dan indeks Strait Times turun 14,22 poin atau 0,29 persen ke 4.834,88.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |