IHSG Bakal Menguat Jelang Libur Natal, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini 24 Desember 2025

3 months ago 60

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi tidak banyak bergerak pada perdagangan saham Rabu, (24/12/2025), jelang libur Natal 2025. Lalu apa saja rekomendasi saham-nya sambut libur Natal?

Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Liza Camelia Suryanata menuturkan, IHSG hari ini tidak banyak bergerak antara rentang support dan resistance di 8.560-8.670.

"Walau kami lebih sarankan untuk perhatikan kekuatan level support, secara closing IHSG kemarin resmi menjebol kembali dua moving average yang jadi support setia trend naik sejak akhir Oktober,” ujar dia.

Liza menuturkan, pihaknya prediksi IHSG tidak akan berada di level 9.000 pada penutupan perdagangan 2025. IHSG akan menjaga kestabilan sekitar 8.500-8.600.

Dalam riset PT Samuel Sekuritas menyebutkan, IHSG akan bergerak menguat hari ini, Rabu, 24 Desember 2025 di tengah sentimen positif dari pasar global, regional dan komoditas.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, Liza memilih saham PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG), PT Harum Energy Tbk (HRUM), dan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA).

Sementara itu, Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman memilih saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA), PT Timah Tbk (TINS), PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), dan PT United Tractors Tbk (UNTR).

  • DEWA Spec Buy dengan area beli di 570-585, cutloss di bawah 560. Target dekat di 590-610.
  • TINS Spec Buy dengan area beli di 3250-3280, cutloss di bawah 3230. Target dekat di 3310-3340.
  • PANI Spec Buy dengan area beli di 11475-11775, cutloss di bawah 11475. Target dekat di 12000-12200.
  • ENRG Spec Buy dengan area beli di 1450-1465, cutloss di bawah 1430. Target dekat di 1480-1510.
  • ADRO Buy if Break 1915, dengan target dekat di 1930-1965. Cutloss di bawah 1900.
  • UNTR Spec Buy dengan area beli di 29600-29800, cutloss di bawah 29600. Target dekat di 30000-30250. 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Penutupan IHSG pada 23 Desember 2025

Sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah pada perdagangan saham Selasa, (23/12/2025). IHSG hari ini meninggalkan posisi 8.600 di tengah mayoritas sektor saham yang memerah.Sektor saham properti memimpin pelemahan.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup merosot 0,71% ke posisi 8.584,78. Indeks saham LQ45 susut 1,25% ke posisi 848,95. Sebagian besar indeks saham acuan memerah.

Pada perdagangan saham Selasa pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 8.667,73 dan level terendah 8.566,99. Sebanyak 373 saham melemah sehingga menekan IHSG. 275 saham menguat dan 175 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 2.764.128 kali dengan volume perdagangan 41,9 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 25,6 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.772.

Dari 11 sektor saham melemah, empat sektor saham menghijau. Sektor saham industri bertambah 2,58% dan sektor saham consumer siklikal menanjak 2,26%. Selain itu, sektor saham teknologi bertambah 0,43% dan sektor saham infrastruktur menguat 0,09%.

Sektor Saham

Sementara itu, sektor saham properti merosot 1,24%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham energi terpangkas 0,81%, sektor saham basic melemah 0,37%, sektor saham consumer nonsiklikal tergelincir 0,45%, sektor saham kesehatan terpangkas 0,66%. Selain itu, sektor saham keuangan turun 0,81%, sektor saham transportasi merosot 0,45%.

Associate Director of Research and Investment PT Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus menuturkan, IHSG bergerak melemah menjelang liburan Natal dan cuti bersama.

“Pelaku pasar tengah mengantisipasi pengumuman tentang upah minimum di beberapa provinsi, di tengah penolakan serikat pekerja dan kelompok bisnis terhadap formula upah 2026 yang diusulkan oleh pemerintah,” kata Nico seperti dikutip dari Antara.

Sentimen IHSG Lainnya

Sebelumnya, pemerintah telah menetapkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang pengupahan terbaru, dan meminta seluruh gubernur menetapkan besaran upah minimum paling lambat 24 Desember 2025.

Dari global, Nico menuturkan, ekspektasi penurunan suku bunga acuan lebih lanjut oleh bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed terus meningkat.

Pelaku pasar terus mencerna data tenaga kerja AS yang menunjukkan perekrutan lebih lemah, sehingga memperkuat ekspektasi bahwa The Fed akan mulai memangkas suku bunga pada tahun depan, yang diperkuat oleh seruan Presiden AS Donald Trump untuk menurunkan biaya pinjaman.

Di sisi lain, perhatian pasar beralih ke data Produk Domestik Bruto (PDB) AS periode kuartal III-2025, yang dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang kesehatan ekonomi AS dan kemungkinan arah kebijakan The Fed.

Dari kawasan Asia, pelaku pasar memantau pertemuan Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional China, di tengah harapan akan stimulus pemerintah tambahan.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |