Dividen BBRI Akan Diputuskan di RUPST BRI 10 April 2026

6 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) atau disebut BRI akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Jumat, 10 April 2026. Salah satu agenda RUPST memutuskan mengenai pemakaian laba bersih untuk dividen BBRI.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Senin, (16/3/2026), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk mengumumkan mengundang pemegang saham untuk menghadiri RUPST pada Jumat, 10 April 2026 pukul 14.00 WIB.

Dalam RUPST tersebut akan diputuskan tujuh mata acara rapat. Adapun tujuh agenda itu antara lain:

1.Persetujuan poran Tahunan dan Pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan, Persetujuan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris , serta Pengesahan Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK) Tahun Buku 2025, sekaligus Pemberian Pelunasan dan Pembebasan Tanggung Jawab Sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada Direksi atas Tindakan Pengurusan Perseroan dan Dewan Komisaris atas Tindakan Pengawasan Perseroan yang Telah Dijalankan Selama Tahun Buku 2025 .

2.Persetujuan Penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk Tahun Buku 2025

Adapun perseroan telah membayarkan dividen interim tahun buku 2025 pada 17 Januari 2026 yang diperhitungkan dalam dividen atas laba bersih perseroan tahun buku 2025.

3. Penetapan Gaji/Honorarium berikut Fasilitas dan Tunjangan Tahun Buku 2026 dan Remunerasi atas Kinerja Tahun Buku 2025 yang Ditetapkan untuk Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan.

4. Pe nunjukan Akuntan Publik di Kantor Akuntan Publik untuk Mengaudit Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan Tahun Buku 202 6 serta Laporan Keuangan Program PUMK untuk Tahun Buku 2026.

5. Pendelegasian Kewenangan Persetujuan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) 2026 - 2030 dan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2027 beserta Perubahannya dari RUPS kepada Pihak yang Ditunjuk RUPS.

6. Laporan Realisasi Penggunaan Dana Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Bank BRI Tahap I Tahun 2025 dan Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Bank BRI Tahap II Tahun 2026 .

7.Perubahan Anggaran Dasar Perseroan

BRI Tebar Dividen Interim Rp 137 per Saham, Cek Jadwal Pembagiannya

Sebelumnya, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) akan membagikan dividen interim untuk tahun buku 2025 sebesar Rp 20,63 triliun. Dividen interim yang dibagikan BRI sebesar Rp 137 per saham.

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk membagikan dividen interim sesuai keputusan direksi yang telah disetujui Dewan Komisaris pada 15 Desember 2025. Perseroan membagikan dividen interim dengan mempertimbangkan data keuangan per 30 September 2025 antara lain laba bersih yang didapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 40,77 triliun, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp 224,87 triliun, dan total ekuitas sebesar Rp 337,89 triliun.

Jadwal Pembagian Dividen

Jadwal pembagian dividen interim BRI untuk tahun buku 2025 antara lain:

  • Tanggal cum dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 29 Desember 2025
  • Tanggal ex dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 30 Desember 2025
  • Tanggal cum dividen di pasar tunai pada 2 Januari 2026
  • Tanggal ex dividen di pasar tunai pada 5 Januari 2026
  • Tanggal daftar pemegang saham (DPS) yang berhak atas dividen tunai pada 2 Januari 2026 waktu 16.00
  • Tanggal pembayaran dividen pada 15 Januari 2026

Pemegang Saham BRI Terima Dividen Interim Rp 20,6 Triliun

Sebelumnya, pemegang Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) (BBRI) menerima dividen interim Rp 20,6 triliun. Dividen tersebut diberikan pada  Kamis, 15 Januari 2026. 

Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Rabu, 17 Desember 2025, BBRI telah menetapkan dividen interim tunai untuk Tahun Buku 2025 sekurang-kurangnya Rp 20,6 triliun atau setara dengan Rp 137 per saham, dan akan dibayarkan kepada pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 2 Januari 2026 (recording date).

"Melalui pembayaran dividen interim ini menjadi bukti nyata kinerja solid BRI serta fundamental bisnis yang kuat, sejalan dengan strategi pertumbuhan berkelanjutan Perseroan dalam mendukung perekonomian nasional, khususnya melalui penguatan pembiayaan UMKM dan transformasi berkelanjutan BRI ke depan," kata Corporate Secretary BRI Dhanny dalam keteranganya, Kamis (15/1/2026).

Dhanny menyampaikan, pembayaran dividen ini merupakan bagian dari komitmen BRI dalam memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham yang didasarkan pada kinerja keuangan perseroan yang solid, didukung oleh pertumbuhan pembiayaan UMKM serta pengelolaan risiko yang terjaga secara konsisten.

Berdasarkan struktur kepemilikan saham, dari total dividen interim tersebut, BRI akan menyetorkan dividen kepada Negara Republik Indonesia sebesar Rp 11 triliun. 

Sisa Akan dibagikan Secara Proporsional

Sementara itu, sisanya akan dibagikan secara proporsional kepada seluruh pemegang saham publik yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada recording date.

Adapun, pembagian dividen ini mengacu pada kinerja keuangan BRI per 30 September 2025  di mana secara konsolidasian laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk tercatat sebesar Rp 41,23 triliun.

Pembagian dividen interim ini telah memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk Undang-Undang Perseroan Terbatas, Peraturan OJK terkait keterbukaan informasi, serta Anggaran Dasar Perseroan yang telah memperoleh persetujuan dari Kementerian Hukum Republik Indonesia.

"Selain itu sebagai bank milik negara, pembagian dividen interim ini juga menjadi wujud kontribusi nyata BRI dalam mendukung pembangunan nasional,” kata Dhanny.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |