Chengdong Kurangi Kepemilikan Saham BUMI Jadi 5,99%

3 months ago 56

Liputan6.com, Jakarta - Pemegang saham PT BUMI Resources Tbk (BUMI), Chengdong Corporation, melaporkan penurunan kepemilikan saham-nya setelah melakukan serangkaian transaksi penjualan saham BUMI sepanjang Desember 2025. 

Melansir keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (29/12/2025), porsi kepemilikan Chengdong turun dari 6,99% menjadi 5,99%. Dalam keterbukaan tersebut dijelaskan, jumlah saham BUMI yang dimiliki Chengdong sebelum transaksi tercatat sebanyak 25,99 miliar saham. Setelah rangkaian transaksi divestasi, jumlah tersebut berkurang menjadi 22,28 miliar saham.

Transaksi penjualan dilakukan secara tidak langsung melalui Chengdong Investment Corporation sebagai investor langsung yang melaporkan atas nama China Investment Corporation sebagai investor tidak langsung. Penjualan saham berlangsung dalam beberapa tahap selama periode 1–22 Desember 2025, dengan total saham yang dilepas mencapai lebih dari 3,7 miliar saham.

Harga penjualan saham bervariasi, berada di kisaran Rp 238 hingga Rp 388 per saham. Seluruh transaksi diklasifikasikan sebagai saham biasa dan dilakukan dengan tujuan divestasi.

Chengdong bukan merupakan anggota direksi maupun dewan komisaris BUMI, serta tidak berstatus sebagai pemegang saham pengendali. Dalam laporan tersebut juga disebutkan tidak terdapat rencana untuk mempertahankan pengendalian atas perseroan.

Laporan ini disampaikan sesuai dengan ketentuan Peraturan OJK Nomor 4/2024 tentang Pelaporan Kepemilikan atau Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka.

UBS Lepas 769 Juta Saham Bumi Resources

Sebelumnya, UBS Group AG melaporkan perubahan kepemilikan sahamnya di PT Bumi Resources Tbk (BUMI). Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perwakilan UBS, Dominic Eichrodt dan Ruby Ko, perusahaan menyatakan telah menjual sebagian kepemilikannya pada emiten pertambangan tersebut.

Melansir keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (28/11/2025) UBS menyebutkan jumlah saham BUMI yang dimiliki turun dari 26,38 miliar saham (7,11%) menjadi 25,61 miliar saham (6,90%). Penurunan terjadi setelah UBS melepas 769.454.100 saham pada transaksi terakhir tanggal 20 November 2025, dengan harga Rp 228,994 per saham.

UBS menjelaskan aksi penjualan saham tersebut dilakukan untuk kebutuhan lindung nilai derivatif klien.

Kepemilikan saham UBS di BUMI terdiri dari kepemilikan langsung dan tidak langsung melalui beberapa entitas dan cabang UBS, termasuk UBS AG London Branch sebagai pemilik manfaat langsung, serta aset-aset yang tercatat atas nama klien Wealth Management melalui cabang UBS di Singapura, Hong Kong, dan Swiss. 

Selain itu, MultiConcept Fund Management S.A. dan UBS Fund Management (Switzerland) AG juga tercatat sebagai manajer dana terkait kepemilikan tersebut.

Sebelumnya, UBS Group AG menambah kepemilikan saham BUMI pada pertengahan November 2025.

UBS Beli 2,9 Miliar Saham BUMI, Segini Nilainya

Sebelumnya, pemegang saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yakni UBS Group AG menambah kepemilikan saham BUMI pada pertengahan November 2025.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Minggu (23/11/2025), UBS Group AG membeli 2.921.668.200 saham BUMI pada 14 November 2025 dengan harga pembelian Rp 197,72.  Jumlah saham yang dibeli itu setara 0,78%. Dengan demikian, nilai pembelian saham BUMI oleh UBS Group AG sekitar Rp 577,67 miliar.

“Tujuan transaksi untuk kegiatan lindung nilai derivatif klien, dengan status kepemilikan langsung,” demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.

Setelah transaksi, UBS Group AG memiliki 30.091.179.063 saham BUMI atau setara 8,1%. Sebelumnya UBS Group AG mengenggam 27.169.510.863 atau 7,32%.

Pada penutupan perdagangan Jumat, 21 November 2025, harga saham BUMI turun 2,65% ke posisi Rp 220 per saham. Harga saham BUMI dibuka merosot dua poin ke posisi Rp 224 per saham. Saham BUMI berada di level tertinggi Rp 226 dan level terendah Rp 218 per saham. Total frekuensi perdagangan 69.500 dengan volume perdagangan 38.253.364 saham. Nilai transaksi Rp 844,2 miliar.

UBS Group Tambah Kepemilikan Saham di Bumi Resources

Sebelumnya, UBS Group AG melaporkan peningkatan kepemilikan saham di PT Bumi Resources Tbk (BUMI). Jumlah saham yang dikuasai naik menjadi 26,22 miliar lembar saham atau setara 7,06% dari sebelumnya 25,80 miliar lembar saham atau 6,95%.

Melansir keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (2/10/2025), transaksi dilakukan pada 22 September 2025 dengan pembelian sebanyak 421,36 juta lembar saham dengan harga Rp 119 per saham, dengan total transaksi mencapai Rp 50 miliar. UBS menyebut, aksi korporasi ini dilakukan untuk kegiatan lindung nilai derivatif klien (client derivative hedging activities).

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |