Bursa Saham Asia Pasifik Bergerak Beragam Hari ini 24 Desember 2025

3 months ago 58

Liputan6.com, Jakarta - Bursa saham Asia-Pasifik diperdagangkan beragam pada hari Rabu 24 Desember 2025, dengan beberapa indeks saham diperkirakan akan tutup lebih awal karena libur Malam Natal

Dikutip dari CNBC, Selasa (24/12/2025), indeks saham Nikkei 225 Jepang naik 0,14%. Sementara indeks saham Topix diperdagangkan di sekitar titik stagnasi. Indeks saham Kospi Korea Selatan naik 0,2%, sementara Kosdaq (indeks saham berkapitalisasi kecil) turun 0,2%.

Indeks Hang Seng Hong Kong berada di level 25.818, lebih tinggi dari penutupan terakhir HSI di 25.774,14. Namun, indeks S&P/ASX 200 Australia  turun 0,33%, mengakhiri kenaikan selama empat hari berturut-turut.

Pasar Hong Kong dan Australia diperkirakan akan tutup lebih awal. Kontrak berjangka AS diperdagangkan mendekati titik datar pada awal jam perdagangan Asia.

Semalam di Amerika Serikat (AS), saham-saham naik untuk sesi keempat berturut-turut karena saham-saham kecerdasan buatan terus berkinerja lebih baik selama pekan yang dipersingkat karena liburan.

Indeks saham S&P 500 naik 0,46%, ditutup pada level rekor 6.909,79. Indeks pasar secara luas kini berada sedikit di bawah level tertinggi sepanjang masa intraday di 6.920,34.

Indeks saham Nasdaq Composite  naik 0,57% dan ditutup pada 23.561,84. Kenaikan saham raksasa teknologi Nvidia dan Broadcom, yang masing-masing naik sekitar 3% dan lebih dari 2%, mendorong indeks tersebut.  

Indeks saham Dow Jones Industrial Average naik 79,73 poin, atau 0,16%, dan ditutup pada 48.442,41.

Rekomendasi Saham Hari Ini 24 Desember 2025

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi rawan koreksi pada perdagangan saham Rabu, (24/12/2025). IHSG hari ini akan menguji posisi 8.464-8.560. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?

IHSG merosot 0,71% ke posisi 8.584 dan disertai dengan munculnya tekanan jual pada perdagangan saham Selasa, 23 Desember 2025.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, saat ini IHSG berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 5 pada label hitam, sehingga selanjutnya IHSG rawan koreksi dahulu untuk menguji 8.464-8.560. Hal ini sekaligus menutup area gap tipisnya.

"Namun,  worst case (merah), IHSG sudah menyelesaikan wave (1) dan akan terkoreksi cukup dalam ke area 8.000-an, ujar Herditya dalam catatannya.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 8.553,8.493 dan level resistance 8.714,8.821 pada perdagangan saham Rabu, 24 Desember 2025.

Rekomendasi SahamUntuk rekomendasi saham hari ini, PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Semen Baturaja Tbk (SMBR), dan PT Timah Tbk (TINS).

Rekomendasi Teknikal

Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:

1.PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) - Buy on Weakness

Saham MBMA menguat 3,70% ke 560 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. Herditya menuturkan, saat ini, posisi MBMA diperkirakan berada pada bagian awal dari wave (b) dari wave [b].

Buy on Weakness: 540-560

Target Price: 610, 640

Stoploss: below 525

2.PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) - Spec Buy

Saham MDKA terkoreksi 1,33% ke 2.230 dan disertai dengan munculnya tekanan jual, pergerakannya pun belum mampu break MA20.

“Selama masih mampu berada di atas 2.160 sebagai stoplossnya, posisi MDKA diperkirakan sedang berada di awal wave [i] dari wave C,” kata Herditya.

Spec Buy: 2.190-2.230

Target Price: 2.420, 2.580

Stoploss: below 2.160

Rekomendasi Teknikal Lainnya

3.PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) - Spec Buy

Saham SMBR terkoreksi 0,70% ke 284 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. Selama masih mampu berada di atas 280 sebagai stoplossnya, maka posisi SMBR diperkirakan sedang berada pada bagian awal dari wave [b] dari wave 2.

Spec Buy: 282-284

Target Price: 296, 304

Stoploss: below 280

4.PT Timah Tbk (TINS) - Buy on Weakness

Saham TINS terkoreksi 2,67% ke 3.280 dan disertai dengan munculnya tekanan jual, tetapi koreksinya masih mampu tertahan oleh MA20.

“Kami memperkirakan, posisi TINS saat ini berada pada bagian dari wave [b] dari wave 4,” kata dia.

Buy on Weakness: 3.230-3.270

Target Price: 3.410, 3.530

Stoploss: below 3.180

DisclaimerSetiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |