Bursa Asia Bangkit, Kospi Korea Selatan Melonjak Lebih dari 12%

4 hours ago 1

Liputan6.com, Jakarta - Pasar saham Asia-Pasifik menguat pada perdagangan Kamis setelah sebelumnya mengalami tekanan tajam selama beberapa hari terakhir. Penguatan bursa Asia dipimpin oleh indeks Kospi Korea Selatan yang melonjak lebih dari 12%.

Kenaikan indeks Kospi ini menandai pemulihan kuat setelah mencatat sesi terburuknya sehari sebelumnya.

Sementara itu, indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq juga naik lebih dari 11%.

Pada perdagangan Rabu, Kospi sempat anjlok sekitar 12%, yang menjadi penurunan harian terbesar dalam beberapa waktu terakhir.

Sentimen pasar membaik setelah bursa saham Amerika Serikat menguat pada perdagangan sebelumnya. Selain itu, kekhawatiran terhadap lonjakan harga minyak juga mulai mereda.

Penguatan juga terlihat di sejumlah pasar utama kawasan Asia.

Indeks S&P/ASX 200 Australia dibuka naik sekitar 0,38%, sementara Nikkei 225 Jepang melonjak 4% setelah sempat turun sekitar 3% pada sesi sebelumnya.

Di Hong Kong, kontrak berjangka indeks Hang Seng berada di level 25.534, lebih tinggi dibanding penutupan terakhir di 25.249,48.

Investor juga menyoroti pertemuan kebijakan besar di China yang dikenal sebagai “Two Sessions”, yang resmi dimulai pada Rabu.

Wall Street Menguat Seiring Redanya Lonjakan Harga Minyak

Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat juga ditutup menguat pada perdagangan Rabu.

Penguatan ini melanjutkan momentum positif dari sesi sebelumnya, setelah lonjakan harga minyak mulai mereda di tengah perkembangan konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Kekhawatiran terhadap perlambatan pertumbuhan ekonomi AS juga mulai berkurang.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 238,14 poin atau 0,49% menjadi 48.739,41. Kenaikan ini mengakhiri tren penurunan tiga hari berturut-turut.

Sementara itu, S&P 500 naik 0,78% ke level 6.869,50, dan Nasdaq Composite menguat 1,29% menjadi 22.807,48.

Saham-saham teknologi menjadi pendorong utama penguatan pasar, terutama sektor semikonduktor.

Saham Micron Technology dan Advanced Micro Devices (AMD) masing-masing melonjak lebih dari 5%. Sementara itu, Broadcom dan Nvidia juga naik lebih dari 1%.

Data Ekonomi AS Positif dan Ketegangan Timur Tengah Dipantau

Sentimen investor juga didukung oleh sejumlah data ekonomi Amerika Serikat yang lebih kuat dari perkiraan.

Laporan dari ADP menunjukkan perusahaan sektor swasta menambah jumlah tenaga kerja lebih besar dari ekspektasi pada Februari.

Selain itu, sektor jasa AS juga mencatat pertumbuhan yang lebih baik dari perkiraan bulan lalu, dengan tekanan inflasi yang mulai mereda.

Chief Market Strategist Ameriprise, Anthony Saglimbene, mengatakan kondisi pasar tenaga kerja AS masih cukup kuat.

“Kekhawatiran bahwa pasar tenaga kerja akan melemah, atau bahkan memburuk, saat ini mulai dipertanyakan. Ekonomi Amerika Serikat masih berada di posisi yang cukup kuat,” ujar Saglimbene.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |