Liputan6.com, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih lesu. Bahkan, rupiah menyentuh rekor terendah baru 17.600 pada Jumat pagi, 15 Mei 2026. Lalu bagaimana dampak-nya ke investasi di pasar modal?
Mengutip tradingeconomics.com, Minggu (17/5/2026), rupiah memperpanjang koreksi dari sesi sebelumnya seiring dolar Amerika Serikat (AS) yang menguat dan tekanan biaya AS yang meningkat memperkuat taruhan kalau the Federal Reserve (the Fed) dapat mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk waktu lebih lama. Pekan ini, rupiah melemah sekitar 0,5%, dan berada di jalur penurunan dalam tujuh minggu berturut-turut.
Seiring pelemahan rupiah bagaimana dampaknya ke pasar modal?
Fund Manager Syailendra Capital Rendy Wijaya menjelaskan, pelemahan rupiah dapat berdampak negatif terhadap pasar modal melalui beberapa kanal. Pertama, bagi investor asing, pelemahan rupiah dapat mengurangi imbal hasil dalam mata uang dolar Amerika Serikat (AS). “Hal ini bisa membuat investor lebih berhati-hati terhadap aset rupiah,” ujar Rendy kepada Liputan6.com.
Kedua, bagi emiten, ia mengatakan, pelemahan rupiah dapat meningkatkan biaya impor,biaya bahan baku, dan beban utang valas. Rendy menuturkan, perusahaan yang memiliki utang dolar AS atau ketergantungan impor tinggi lebih rentan mengalami tekanan margin.
"Ketiga, rupiah yang melemah dapat membatasi ruang Bank Indonesia untuk menurunkan suku bunga, bahkan membuka kemungkinan kebijakan yang lebih ketat jika tekanan inflasi meningkat,” tutur Rendy.
Akan tetapi, Rendy menuturkan, dampaknya tidak merata. "Emiten eksportir, komoditas tertentu atau perusahaan dengan pendapatan dolar AS dapat lebih defensif. Karena itu, investor perlu lebih selektif dalam memilih sektor dan emiten,” kata dia.
Mencermati Harga Minyak
Selain rupiah yang melemah terhadap dolar, sejumlah sentimen juga perlu dicermati investor terutama global. Rendy mengatakan, sentimen global utama saat ini adalah inflasi Amerika Serikat (AS), arah kebijakan the Federal Reserve (the Fed), yield US Treasury, harga minyak, penguatan dolar AS dan risiko geopolitik.
“Inflasi AS yang lebih tinggi dari ekspektasi dapat membuat ekspektasi suku bunga tetap tinggi lebih lama, yang biasanya kurang positif untuk emerging markets,” kata dia.Selain itu, ia mengingatkan untuk mencermati harga minyak terutama jika dipicu oleh eskalasi geopolitik.
“Untuk Indonesia, harga minyak tinggi dapat menekan neraca eksternal, inflasi, subsidi energi dan rupiah. Di sisi lain, beberapa emiten energi bisa mendapatkan sentimen positif dari harga komoditas yang lebih tinggi,” kata dia.
Rendy mengatakan, kombinasi dolar AS kuat, yield tinggi, dan harga minyak tinggi biasanya menjadi lingkungan yang menantang bagi pasar emerging market. “Karena itu, stabilitas rupiah dan respons kebijakan domestik akan menjadi faktor penting,” ujar dia.
Kinerja IHSG Sepekan
Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada perdagangan saham 11-13 Mei 2026. Pergerakan IHSG sepekan ini dipengaruhi sejumlah sentimen global dan domestik.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis, (14/5/2026), IHSG turun 3,53% selama tiga hari perdagangan dan ditutup ke 6.723,32. Pada pekan lalu, IHSG naik 0,18 % menjadi 6.969,39. Kapitalisasi pasar juga terpangkas 4,68% menjadi Rp 11.825 triliun dari Rp 12.406 triliun pada pekan lalu.
Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, IHSG merosot 3,53% dan masih didominasi oleh tekanan jual. Dari sisi sentimen, pihaknya melihat sejumlah faktor. Pertama, rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) yang masih tinggi di 3,8% YoY, di mana akan membuat suku bunga the Federal Reserve (the Fed) akan cenderung higher for longer atau tinggi dalam jangka waktu lama. Kedua, memanasnya kondisi geopolitik Amerika Serikat-Iran mengenai gencatan senjata dan juga perundingan yang terjadi.
“Ketiga, rilis rebalancing MSCI Indonesia yang berisiko menimbulkan downweighting dan outflow dari pasar Indonesia,” ujar dia saat dihubungi Liputan6.com.
Sentimen IHSG Lainnya
Faktor keempat, rilis data inflasi China yang cenderung meningkat serta Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) Indonesia yang cenderung stabil. Kelima, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang berada di kisaran 17.500. “Faktor keenam, waktu perdagangan yang pendek,” tutur Herditya.
Di sisi lain, rata-rata frekuensi transaksi harian pekan ini juga merosot 0,56% menjadi 2,53 juta kali transaksi dari 2,55 juta kali transaksi pada pekan lalu. Lalu rata-rata nilai transaksi harian terpangkas 18,78% menjadi Rp 18,82 triliun dari Rp 23,05 triliun pada pekan lalu.
Rata-rata volume transaksi harian BEI juga terperosok 22,01% menjadi 35,76 miliar saham dari pekan lalu 45,86 miliar saham. Investor asing melakukan aksi jual saham sekitar Rp 3,21 triliun pada pekan ini. Hal ini berbeda dari pekan lalu yang mencapai Rp 12,6 triliun.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1040537/original/091207600_1446442504-20151102-IHSG-Masih-Berkutat-di-Zona-Merah-Jakarta4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5497603/original/096409200_1770638744-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4220931/original/010439400_1668038510-Laba_Rugi_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3074968/original/085718000_1584006687-20200312-Wall-Street-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5755472/original/086144900_1778657370-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1694576/original/098412300_1503994463-20170829-Saham-Akibat-Rudal-Korut-AP3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5755475/original/077659200_1778657376-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5746259/original/034155700_1778645317-IMG_3410.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4585820/original/007305100_1695442703-Akhir_pekan_IHSG_ditutup_menguat-ANGGA_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1817916/original/096432200_1514865744-20180102-IHSG-FF2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3893145/original/056566800_1641196873-20220103-Pembukaan_Awal_Tahun_2022_IHSG_Menguat-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2558118/original/048866200_1545998697-20181228-Terompet-Penutupan-IHSG-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4112074/original/097506200_1659528504-IHSG_Ditutup_Menguat-Angga-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5688690/original/066751500_1778563499-WhatsApp_Image_2026-05-12_at_11.20.20.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5184180/original/004992600_1744269682-20250410-IHSG-AFP_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4430078/original/001769200_1684234092-Hari_ini_IHSG_ditutup_melemah-ANGGA_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5315672/original/088287600_1755166530-Screenshot_2025-08-14_171432.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4568454/original/005043500_1694165723-1New.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2408415/original/054935400_1542192174-Pasar-saham-Indonesia5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4883222/original/037561100_1720093648-20240704-IHSG-ANG_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3068178/original/077295500_1583319244-20200304-Dilanda-Corona_-IHSG-Ditutup-Melesat-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4215634/original/079831800_1667629579-Antusias_Warga_Perpanjang_SIM_di_Pelayanan_SIM_Keliling_Polresta_Bogor_Kota-Aida-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5384514/original/093137400_1760785093-Kepala_Eksekutif_Pengawasan_Perilaku_Jasa_Keuangan__Edukasi_dan_Perlindungan_Konsumen_OJK_Friderica_Widyasari_Dewi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344976/original/094862600_1757498720-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460685/original/076880100_1767264471-close-up-man-preparing-steal-motorcycle.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5458903/original/073984900_1767108528-Tito_Karnavian.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3356531/original/022216000_1611299595-20210122-IHSG-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/702138/original/ilustrasi-migas-chevron-140703-andri.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4938277/original/097146100_1725613636-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_15.36.00.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5016222/original/090950100_1732188163-20241121_113330.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1505536/original/011475000_1486967390-Pembukaan-Saham3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477336/original/028314700_1768817019-P90627558_highRes_bmw-m-electrified-01__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485810/original/029404300_1769561690-Pabrik_sandal_Swallow_terbakar__2_.jpeg)