Emiten Properti LPCK Rombak Direksi dan Komisaris

5 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) resmi mengubah susunan Dewan Komisaris dan Direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada pekan kemarin. Dalam RUPST tersebut, pemegang saham juga menyetujui laporan tahunan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025, termasuk pencapaian kinerja keuangan perusahaan.

Sepanjang 2025, Lippo Cikarang mencatat pendapatan sebesar Rp 4,52 triliun dengan EBITDA mencapai Rp 381,3 miliar. Perseroan membukukan EBITDA margin sebesar 8% terhadap total pendapatan.

Kinerja tersebut ditopang oleh serah terima rumah tapak, apartemen, unit komersial seperti ruko, hingga penjualan lahan industri.

Selain itu, segmen nonproperti melalui pengelolaan kawasan juga turut memberikan kontribusi terhadap pendapatan perusahaan. Dikutip Selasa (12/5/2026), manajemen LPCK menyatakan optimistis terhadap prospek bisnis ke depan setelah perubahan susunan pengurus dilakukan.

Perseroan menilai kombinasi kepemimpinan dan pengalaman para pengurus baru diharapkan mampu memperkuat pertumbuhan bisnis perusahaan, khususnya di sektor properti yang dinilai masih memiliki peluang besar.

Susunan baru Dewan Komisaris dan Direksi tersebut resmi berlaku efektif sejak penutupan RUPST 2026.

Susunan Pengurus Terbaru

Berikut susunan terbaru Dewan Komisaris dan Direksi Lippo Cikarang hasil RUPST 2026:

Dewan Komisaris

  • Presiden Komisaris (Independen): Didik Junaedi Rachbini
  • Komisaris Independen: Hadi Cahyadi
  • Komisaris: Charles Rigoux
  • Komisaris: George Raymond Zage III

Direksi

  • Presiden Direktur: Agus Arismunandar
  • Direktur: Marshal Martinus Tissadharma
  • Direktur: Indryanarum

Selain perubahan susunan pengurus, RUPST juga menyetujui dan meratifikasi partisipasi Perseroan dalam program 3 juta rumah pemerintah.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui hibah lahan kepada Pemerintah Republik Indonesia guna membantu mengurangi backlog perumahan nasional.

Program tersebut ditujukan untuk memperluas akses masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) terhadap hunian layak sekaligus mendorong sektor perumahan sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.

Hibah Lahan

Lippo Cikarang menyebut kawasan koridor Cikarang–Bekasi, khususnya KM34 Exit Cibatu termasuk kawasan Meikarta, dipilih sebagai lokasi pengembangan karena memiliki nilai strategis tinggi.

Kawasan tersebut dinilai menjadi pusat industri nasional dengan kebutuhan hunian yang terus meningkat, didukung konektivitas infrastruktur yang terintegrasi serta akses dekat ke pusat pekerjaan dan fasilitas publik.

Perseroan menegaskan proses hibah lahan dilakukan dengan mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance (GCG).

Menurut manajemen, langkah tersebut bukan sekadar bentuk kontribusi sosial, tetapi juga bagian dari strategi jangka panjang untuk membuka potensi pertumbuhan kawasan.

Perusahaan menilai peningkatan aktivitas ekonomi, percepatan pembangunan infrastruktur, dan kenaikan permintaan produk residensial maupun komersial di sekitar kawasan akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan bisnis ke depan.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |