Yasika Putri Wakil Ketua DPRD Sulsel Miliki 41 Dapur MBG, Dasco: Kita Tertibkan

1 week ago 19

Liputan6.com, Jakarta Yasika Aulia Ramadhani, putri dari Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Yasir Machmud, ketahuan mengelola 41 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Makassar. Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, angkat suara menanggapi derasnya sorotan publik atas temuan itu.

Reaksi Dasco muncul setelah Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu, menyinggung isu tersebut melalui akun X pribadinya. Said Didu menyinggung dugaan praktik Serakahnomics, istilah yang belakangan kerap disampaikan Presiden Prabowo Subianto untuk menggambarkan perilaku ekonomi yang rakus dan perlu diberantas.

“Woowwww. Inikah praktik awal Serakahnomic? Setahu saya Bapak Presiden @prabowo, yang juga pimpinan partai dari bapak pengelola 41 dapur tersebut (Wakil Ketua DPRD Sulsel), sedang memberantas Serakahnomic,” tulis Said Didu lewat akun X @msaid_didu, dikutip Kamis (20/11/2025).

Dasco Respons Cuitan Said Didu

Cuitan itu kemudian mendapat respons cepat dari Dasco. Melalui akun X @bang_dasco, ia memastikan akan menindaklanjuti informasi tersebut.

“Kita tertibkan,” tulis Dasco singkat menanggapi cuitan Said Didu.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, juga telah merespons dugaan pengelolaan 41 dapur MBG tersebut. Ia membenarkan informasi itu setelah memeriksa langsung data kepemilikan ke bagian verifikasi internal BGN.

“Saya ngecek ke dalam, ke orang yang melakukan verifikasi, dan benar (punya 41 dapur sekaligus) dengan nama yayasan yang berbeda-beda,” ujarnya.

Yayasan Yasika Milik Putri Wakil Ketua DPRD Sulsel Kelola 41 Dapur MBG

Beberapa hari terakhir, nama Yasika Aulia Ramadhani menjadi sorotan publik. Gadis berusia 20 tahun itu diketahui mengelola total 41 dapur SPPG Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.

Yasika menjabat sebagai pembina di Yayasan Yasika Group yang membawahi sejumlah yayasan pengelola dapur MBG. Ia juga merupakan anak pertama dari pasangan Wakil Ketua DPRD Sulsel Yasir Machmud dan Andi Tenri Engka.

Dapur MBG yang dikelola yayasannya tersebar di 16 lokasi di Kota Makassar, 3 dapur di Kota Parepare, 2 dapur di Kabupaten Gowa, serta 10 dapur baru di Kabupaten Bone. Selain itu, terdapat 3 dapur tambahan yang masih dalam tahap penyelesaian di beberapa kecamatan di Bone.

Pada Jumat (14/11/2025), Yasika meresmikan secara langsung 10 dapur MBG baru yang telah rampung pembangunannya. Peresmian tersebut dipusatkan di Jalan Merdeka, Kelurahan Manurungnge, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone.

Dalam sambutannya, Yasika mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengoperasikan 41 dapur SPPG di seluruh Sulawesi Selatan. Ia menyebut ekspansi tersebut telah berlangsung sejak awal tahun 2025.

“Sejak 6 Januari 2025, kami memulai dari Makassar sebagai pelopor makanan bergizi di Sulsel. Melalui Asta Cita MBG, kami ingin mempercepat pemenuhan gizi anak bangsa,” kata Yasika.

Yasika menegaskan bahwa dapur MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak besar terhadap perekonomian daerah, salah satunya melalui penyerapan tenaga kerja.

Saat ini, terdapat 17 dapur yang beroperasi penuh, masing-masing menyerap sekitar 50 pekerja. Dengan demikian, sekitar 850 tenaga kerja terlibat dalam program tersebut. Hingga kini, penerima manfaat program MBG disebut telah mencapai 60 ribu orang.

Bangunan dapur dirancang menggunakan standar tinggi dengan masa pakai 30–35 tahun dan dilengkapi peralatan modern dari Gastro.

“Dapur-dapur MBG menggerakkan ekonomi lokal karena seluruh bahan baku dipasok dari petani, peternak, dan pekebun,” jelasnya.

Kegiatan peresmian turut dihadiri sejumlah tokoh, antara lain Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi, Wakil Ketua DPRD Sulsel Yasir Machmud, Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin, serta beberapa legislator Sulsel.

Dapat Apresiasi dari Wakil Gubernur Sulsel

Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi mengapresiasi kolaborasi pemerintah dan pihak swasta dalam memperluas layanan pemenuhan gizi melalui SPPG.

“Selamat atas peresmian SPPG dan 10 dapur bergizi di Bone. Ini adalah bukti komitmen pemerintah dan mitra daerah,” ujarnya.

Ia juga menyoroti kontribusi besar Yasika Group dalam pengembangan ekonomi lokal, terlebih jumlah dapur yang dikelola mencapai lebih dari 40 unit.

“Yasika Group telah menghadirkan lebih dari 40 dapur. Ini kontribusi nyata Wakil Ketua DPRD Sulsel Yasir Machmud dalam membangun ekonomi daerah,” tambahnya.

Menurut Fatmawati, kehadiran SPPG memberikan efek ganda bagi masyarakat, mulai dari membuka lapangan pekerjaan hingga memastikan pemenuhan gizi anak.

“SPPG memberikan multiefek ekonomi, menekan pengangguran, sekaligus memastikan kecerdasan dan kesehatan anak melalui pemenuhan gizi,” tegasnya.

Ia menutup sambutannya dengan ajakan untuk menjaga kolaborasi dalam menekan angka stunting di Sulsel.

“Ini langkah nyata meningkatkan kualitas anak bangsa dan menurunkan stunting. Kolaborasi ini harus terus kita jaga,” tandasnya.

Mendapat Sorotan Publik

Meski mendapat apresiasi, pengelolaan 41 dapur MBG oleh Yasika Group juga menuai sorotan publik. Kritik muncul lantaran Yasika Aulia Ramadhani dianggap masih sangat muda untuk mengelola program berskala besar.

Selain itu, posisinya sebagai anak seorang pejabat politik turut menjadi perhatian. Apalagi berdasarkan aturan Badan Gizi Nasional (BGN), setiap yayasan hanya diperbolehkan mengelola maksimal 10 dapur.

Ketua Badan Kehormatan DPRD Sulsel, Marji Rumpak, enggan memberikan tanggapan ketika dikonfirmasi soal polemik tersebut. Liputan6.com berupaya menanyakan bagaimana fungsi pengawasan yang seharusnya dijalankan oleh seorang Wakil Ketua DPRD.

“Aduh, saya tidak bisa berkomentar soal itu,” ujar Marji saat dihubungi Liputan6.com melalui sambungan telepon, Selasa (18/11/2025).

Liputan6.com juga telah berupaya meminta konfirmasi kepada Yasir Machmud dan Yasika Aulia Ramadhani, namun hingga berita ini diterbitkan, pesan singkat dan panggilan telepon belum mendapat respons.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |