Fakta di Balik Insiden Mobil Siswa SMA Terbalik Usai Dikejar dan Diteriaki Mesum

1 week ago 17

Liputan6.com, Banten - Kasus mobil yang dikendarai siswa SMA terbalik usai diteriaki maling dan diduga mesum di Kota Serang Banten, berakhir damai. Pihak keluarga pelajar yang mengejar memastikan tidak ada kejadian seperti yang ramai diperbincangkan tersebut.

"Kejadian ini sebenarnya tidak sesuai dengan yang diteriaki warga, yang sebenarnya itu tidak mencuri ataupun mesum," ucap Abdul Munif, perwakilan keluarga pelajar yang mengejar mobil, di Satlantas Polresta Serkot, Kamis (20/11/2025).

Berdasarkan pengakuan empat orang pelajar yang mengejar mobil hingga mengalami kecelakaan itu, mereka juga tidak mengetahui asal muasal warga meneriaki maling dan mesum ke pengendara dan penumpang mobil.

Saat itu, para pelajar sedang berkendara mencari bambu untuk kegiatan sekolah. Kemudian di perjalanan, mereka mendengar warga berteriak maling dan mesum. Sehingga ikut mengejar mobil Honda HR-V sampai terbalik di Kota Serang, Banten.

"Itu sedang ada kegiatan mengambil bambu untuk kegiatan, saat itu ada teriak mesum, maling, spontan ikut-ikutan. Tidak kenal dengan korban. Di mobil ada dua orang ada," terangnya.

Sebagian bentuk pertanggungjawaban, keluarga pelajar yang ikut mengejar mobil iuran untuk memperbaiki kerusakan Honda HR-V, karena terbalik.

"Alhamdulillah sudah ada perdamaian dengan pihak korban disini, di lantas. Kita hanya sebatas meringankan saja beban mereka," jelasnya.

Viral di Media Sosial

Sebelumnya, aksi nekat seorang pelajar mengendarai mobil jenis Honda BR-V hingga terguling di Jalan Sochari, Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang, Kota Serang Banten, Senin (17/11/2025), sekitar pukul 16.00 WIB, viral di media sosial. Usai kecelakaan, kondisi mobil pelajar SMAN 1 Kota Serang itu tampak mengenaskan, kaca dan bagian depan depan mobil ringsek.

"Kendaraan itu dikemudikan oleh MHRA (16) berpenumpang DZA (16)," ujar Kanit Gakkum Satlantas Polresta Serkot Ipda Dedi Yuanto, saat dikonformasi, Selasa (18/11/2025).

Dalam video yang beredar luas di media sosial (medsos), mobil yang dikendarai MHRA itu melaju dari arah Cijawa menuju Sumur Pecung karena dikejar sejumlah pelajar lainnya menggunakan sepeda motor.

Bahkan kaca mobil Honda BR-V itu sempat digedor oleh pelajar lain yang mengejarnya. Diduga panik dikejar pelajar berpakaian putih abu-abu yang diduga pelajar SMK, mobil yang dikendarai MHRA dan berisikan DZA itu menabrak kendaraan lainnya di Jalan Sochari hingga terpelanting.

"Diduga melaju dengan kecepatan tinggi dan kurang konsentrasi, di tempat kejadian menabrak bagian belakang kanan Toyota Calya dikemudikan AR yang berada di depannya, kemudian kendaraan Honda BR-V hilang kendali dan terguling," terangnya.

Belum diketahui pasti penyebab mobil itu dikejar pelajar lainnya hingga ramai di medsos. Saat ini, kendaraan yang terlibat kecelakaan berada di Polresta Serkot dan akan diperiksa lebih lanjut.

Beruntung saat kecelakaan terjadi, tidak ada korban jiwa. Bahkan dalam video yang beredar, pengendara pria yang masih pelajar keluar dari jendela mobil yang kacanya pecah.

"Kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan lalu lintas mendapatkan kerusakan diamankan ke kantor unit Gakkum Satlantas Polresta Serang Kota," jelasnya.

Sementara itu, pihak SMAN 1 Kota Serang tidak menampik pengendara mobil yang alami kecelakaan itu adalah siswanya. Namun pihak sekolah membantah tuduhan mesum yang dilakukan siswanya di dalam mobil sehingga dikejar oleh pelajar lain.

"(Tuduhan mesum) harus dibuktikan secara hukum. Tuduhan tanpa alat bukti, itu fitnah," kata Komite SMAN 1 Kota Serang Muhammad Arif Kirdiat.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |