Liputan6.com, Jakarta - Suara gemuruh dari atas tebing memecah keheningan malam di Kampung Cimapag, Desa Loji, Sukabumi. Suara gemuruh longsor membangunkan tidur Kapolsek Simpenan AKP Bayu Sunarti.
AKP Bayu harus bertaruh nyawa. Tanpa sempat mengenakan kembali seragam dan sepatunya, dia berlari menembus hujan. AKP Bayu bergegas menyelamatkan diri saat material batu mulai menghantam tempat peristirahatan mereka. Peristiwa mencekam ini terjadi pada Senin dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.
Saat itu, AKP Bayu bersama anggota Polsek dan petugas Dinas PU tengah beristirahat di sebuah bengkel warga setelah seharian mengawal pembersihan longsor yang menutup total jalur nasional Bagbagan-Kiaradua sejak Minggu (11/1) siang.
"Karena posisinya malam, saya sendiri pun lepas baju seragam, kami ganti dengan jaket karena memang dari siang kami kehujanan dan belum sempat ganti pakaian," cerita AKP Bayu mengenang detik-detik sebelum kejadian, saat dihubungi Senin (12/1).
Baru saja melepas lelah pada pukul 02.00 WIB, ketenangan mereka berubah menjadi mencekam satu jam kemudian. Suara gemuruh terdengar jelas dari atas bukit, disusul jatuhnya material batu dan air yang semakin deras.
"Terdengar suara gemuruh dari atas dan batu-batu kecil hingga besar mulai turun. Kami berhamburan keluar dari bengkel mencari barang bawaan, bingung karena saat itu baru mulai istirahat. Kami berlari karena batu dan air semakin deras menuju bengkel yang kami tempati," ungkapnya.
Kaget Lihat Batu-Batu Material Longsor
Dalam kondisi darurat tersebut, AKP Bayu bahkan tak sempat memikirkan seragamnya yang masih tergantung di tembok.
Saat kejadian, fokusnya hanya satu, menyelamatkan diri dan anggotanya ke titik yang lebih aman di sebuah warung yang jaraknya cukup jauh dari jangkauan longsor.
Baru pada pukul 04.30 WIB, saat cahaya fajar mulai muncul, terlihat betapa mengerikannya kondisi lokasi tersebut.
“Saya penasaran melihat kondisi malam itu seperti apa ternyata itu gundukan batu,” ungkapnya.
Material longsor berupa gundukan batu dan tanah telah menutupi ruas jalan nasional. Beruntung, meski sempat kocar-kacir menyelamatkan diri, seluruh petugas dinyatakan selamat.
Jalan Nasional Lumpuh
Sukabumi, Jawa Barat kembali dilanda longsor. Material tanah dalam volume besar menutup akses Jalan Nasional Bagbagan–Kiara Dua, tepatnya di wilayah Desa Loji, Kecamatan Simpenan, pada Minggu (11/1/2026).
Longsoran yang diperkirakan menutup badan jalan sepanjang 30 meter tersebut membuat arus lalu lintas dari arah Kiaradua menuju Babakan maupun sebaliknya mengalami lumpuh total.
Kapolsek Simpenan, AKP Bayu Sunarti Agustina memberikan rincian kronologi kejadian yang terjadi secara bertahap.
Berdasarkan laporan sementara, longsor pertama terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Tak berselang lama, terjadi longsor susulan pada pukul 12.20 WIB yang mengakibatkan tumpukan material semakin tinggi dan menutup akses sepenuhnya.
"Longsor susulan menyebabkan material tanah menutup badan jalan secara keseluruhan. Hingga saat ini jalur tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat," jelas AKP Bayu.
Menurut AKP Bayu, pihaknya belum bisa melakukan pembersihan secara menyeluruh karena faktor keamanan.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383670/original/099980000_1760687621-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472509/original/049028700_1768368140-Ilustrasi_penderita_Super_Flu.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472297/original/084282800_1768361470-Warga_di_Sidoarjo_protes_pembangunan_Koperasi_Merah_Putih.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472268/original/035283400_1768360380-Tower_telekomunikasi_di_Natuna_roboh.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5471886/original/085279900_1768297885-WhatsApp_Image_2026-01-13_at_16.32.27.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5456712/original/049195100_1766922993-bandung_zoo.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469623/original/019184600_1768139865-WhatsApp_Image_2026-01-11_at_20.16.36.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1546960/original/093602000_1490374219-bintangdilangit.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4944747/original/028698900_1726394519-IMG-20240915-WA0031.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5327637/original/041446000_1756184902-1000921988.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3191445/original/003195900_1595837123-IMG-20200723-WA0020.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468587/original/091030300_1767959565-Gubernur_Jateng_Ahmad_Lutfhi_resmikan_taman_dan_monumen_RM_Bambang_Soeprapto.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468553/original/042805000_1767956404-Bencana_Banjir_Landa_Sejumlah_Wilayah_Kalbar.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468542/original/022526000_1767955537-Banjir_setinggi_1_meter_menggenangi_SD_Negeri_di_Lampuung__Istimewa_..jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468519/original/053152500_1767954953-Rumah_warga_Gunungkidul_berdiri_di_atas_lubang_besar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467314/original/019524200_1767871198-Pelaku_pembunuhan_di_lapo_tuak_diringkus.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363858/original/020456500_1758978429-00004XTR_01383_BURST20250927170746.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5365227/original/069533300_1759147359-WhatsApp_Image_2025-09-29_at_18.52.10.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362984/original/084412600_1758878600-IMG_20250926_133459.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377989/original/083133800_1760174471-Mobil_Sultan_HB_X_berhenti_di_lampu_merah_tanpa_pengawalan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1817919/original/067515000_1514865746-20180102-IHSG-FF5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3417790/original/054559700_1617321679-lo-lo-CeVj8lPBJSc-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364295/original/033013800_1759056277-IMG-20250927-WA0064.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3356525/original/071853900_1611299590-20210122-IHSG-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5366029/original/021275400_1759214006-Daihatsu-Copen-Variants_edit_129823537549460.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5368063/original/066099000_1759334436-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4883222/original/037561100_1720093648-20240704-IHSG-ANG_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373081/original/056862400_1759811879-Mercedes-Benz-CLA-Hot-Wheels-art-car-14-e1759739946207-1260x714.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5383151/original/070161900_1760626344-Pembunuh_Wanita_Hamil_di_Kamar_Hotel_Palembang_Tertangkap.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3046088/original/077180100_1581323846-20200210-Pasar-Saham-di-Asia-Turun-Imbas-Wabah-Virus-Corona-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364977/original/081726500_1759132594-WhatsApp_Image_2025-09-26_at_9.36.47_AM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3210944/original/096752400_1597631196-Bandara_Husein.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5369232/original/046967000_1759460214-unnamed__26_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3126420/original/060041200_1589339869-WASKITA.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367923/original/065475700_1759323662-IMG_2800.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4822447/original/031589300_1714908541-fotor-ai-20240505174529.jpg)