Liputan6.com, Jakarta - Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 resmi berakhir, Minggu (3/8/2025). Pameran otomotif yang berlangsung di ICE, BSD, Tangerang ini, diikuti lebih dari 60 merek otomotif, yang terdiri dari 39 merek mobil penumpang, 4 merek kendaraan komersial, 17 merek sepeda motor, 4 karoseri, dan ratusan industri pendukung otomotif.
Namun, hingga clossing ceremony GIIAS 2025, yang berlangsung Sabtu (2/8/2025) malam, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) belum mengungkapkan data penjualan ataupun transaksi dari hajatan otomotif tahunan di Tanah Air tersebut. Ini merupakan hal yang tak biasa karena pada penyelenggaraan-penyelenggaraan sebelumnya, Gaikindo selalu mengumumkannya.
"GIIAS 2025 mencatat 54 kendaraan baru dan resmi diluncurkan, dan 4 kendaraan konsep turut diperkenalkan kepada publik. Memperlihatkan inivasi dan visi masa depan otomotif," jelas Rizwan Alamsjah, Ketua III Gaikindo sekaligus Ketua Penyelenggara GIIAS.
Rizwan tidak menyebutkan sama sekali angka penjualan atau transaksi. Namun, dirinya mengatakan, semua pencapaian di GIIAS 2025, menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi asosiasi kendaraan ini.
"Hingga Sabtu malam ini, telah mencapai di hari yang sama di tahun sebelumnya," tegasnya.
Rizwan juga mengatakan, meskipun jumlah transaksi penjualan di GIIAS 2025, bukanlah tanggung jawab Gaikindo, namun laporan dari beberapa merek peserta, ada yang mengalami kenaikan atau juga penurunan.
"Tapi, setahu kami menerima laporan ada yang naik ada yang turun. kami harapkan total transaksi GIIAS tahun ini bisa melampaui tahun lalu," tukasnya.
GIIAS 2025 Momen Penting Kebangkitan Industri Otomotif
Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi dalam sambutannya saat opening ceremony GIIAS 2025 menuturkan, meski secara keseluruhan industri otomotif mengalami masa-masa sulit di tahun ini, namun pihaknya masih memiliki optimisme yang tinggi untuk bisa menghadapinya, termasuk langkah dalam menggelar pameran otomotif ini.
"GIIAS tahun 2025 ini mengangkat tema 'Powering the Future' yang menggambarkan optimisme baru menjadi momentum penting bagi industri otomotif menjadi lebih kuat, dan mempercepat pertumbuhan industri yang tengah berlangsung," katanya, dalam Opening Ceremony GIIAS 2025, Kamis (24/7/2025).
Menurutnya, dalam GIIAS 2025 ini, bukan hanya menampilkan produk, tapi juga beragam inovasi otomotif yang bisa menginspirasi dalam desain dan mobilitas pengendaranya.
Seperti dihadirkannya beragam jenis atau series kendaraan listrik, mulai dari motor, mobil, kendaraan komersil seperti pick up hingga bus, yang berteknologi listrik. Dengan begitu, industri otomotif di Indonesia secara tegas memberikan dukungannya kepada pemerintah, untuk menciptakan zero waste zero emission di tahun 2050.
"Ini upaya dari Gaikindo dan industri otomotif Indonesia untuk mencapai zero emission dengan menghadirkan model-model kendaraan baru yang ramah lingkungan, mulai dari hasil riset, bahan bakar yang digunakan, dan terbarukan," ungkapnya.