Rekomendasi Saham Hari Ini 26 Maret 2026: ESSA, BUMI, MEDC, hingga MBMA

8 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat dan menguji level resistance 7.400 pada perdagangan saham Kamis, (26/3/2026). Lalu apa saja saja rekomendasi saham-nya?

Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG ditutup naik 2,75% disertai dengan aksi beli saham oleh investor asing senilai Rp 56 miliar. Saham-saham yang paling banyak dibeli asing antara lain saham AADI, ASII, PTBA, TLKM dan ITMG.

“IHSG berpotensi tes resistance di 7.400, tapi hati-hati jika tidak break level ini, akan kembali koreksi,” kata Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman dalam catatannya.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 7.170-7.250 dan level resistance 7.380-7.400 pada perdagangan saham Kamis pekan ini.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, Fanny memilih saham PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Essa Industries Indonesia Tbk (ESSA), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), PT Medco Energi Internasional dan PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI).

Rekomendasi Teknikal

Trading Idea hari ini: BUVA, BUMI, ESSA, MBMA, MEDC, dan HUMI

  • BUVA Spec Buy dengan area beli di 1025-1040, cutloss di bawah 1000. Target dekat di 1090-1125.
  • BUMI Buy on Weakness dengan area beli di 220-224, cutloss di bawah 220. Target dekat di 230-238.
  • ESSA Spec Buy dengan area beli di 745-755, cutloss di bawah 745. Target dekat di 765-780.
  • MBMA Buy if Break 735, dengan target dekat di 755-770. Cut di bawah 715.
  • MEDC Spec Buy dengan area beli di 1750, cutloss di bawah 1735. Target dekat di 1800-1825.
  • HUMI Buy on Weakness dengan area beli di 174-178, cutloss di bawah 170. Target dekat di 188-194.       

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Penutupan IHSG pada 25 Maret 2026

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham Rabu, 25 Maret 2926 usai libur panjang Nyepi dan Lebaran 2026. IHSG hari ini berhasil ditutup di posisi 7.300.

Mengutip data RTI, IHSG melonjak 2,75% ke posisi 7.302,12. Indeks saham LQ45 bertambah 3,33% ke posisi 746,45. Seluruh indeks saham acuan menghijau.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana mengatakan, IHSG menguat didorong oleh sektor energi. Ia menuturkan, hal itu berhubungan dengan kondisi konflik Timur Tengah yang diberitakan akan ada negosiasi antara Iran dengan AS, serta jalur supply energi yang dibuka untuk beberapa negara meskipun masih dalam pengawasan Iran.

"Ditambah dengan adanya penguatan nilai tukar Rupiah terhadap USD dan juga market Asia yang juga mencatatkan penguatan,” kata dia saat dihubungi Liputan6.com.

Usai libur panjang Nyepi dan Lebaran ini, IHSG kembali sentuh level tertinggi 7.302,12 dan level terendah 7.057,22. Sebanyak 574 saham menguat sehingga angkat IHSG. 148 saham melemah dan 101 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 2.130.471 kali dengan volume perdagangan saham 38,4 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 25,9 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.872.

Sektor Saham

Di pasar negosiasi, transaksi harian saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) mencapai Rp 3,3 triliun. Harga saham DSSA naik 3,09% ke posisi Rp 63.350 per saham dengan transaksi sebanyak dua kali. Harga saham DSSA berada di level tertinggi Rp 63.350 dan level terendah Rp 60.000 per saham. Adapun volume perdagangan saham tercatat 550.001 saham.

Dari 11 sektor saham, dua sektor saham melemah. Sektor saham basic turun 0,17% dan sektor saham kesehatan terpangkas 0,12%.

Sementara itu, sektor saham energi naik 5,15%, sektor saham industri melonjak 5,98%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham consumer nonsiklikal mendaki 2,31%, sektor saham consumer siklikal bertambah 3,84%, sektor saham keuangan menanjak 0,71%. Selain itu, sektor saham properti menanjak 0,92%, sektor saham teknologi melompat 1,33%, sektor saham infrastruktur melonjak 3,45% dan sektor saham transportasi meroket 3,3%.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |