Liputan6.com, Jakarta - Sekitar 150 bikers dari berbagai komunitas motor menggelar Sunday Morning Ride (Sunmori) bertajuk “Ride in Peace Ilham Pradipta” pada Minggu (24/8/2025) pagi. Aksi ini menjadi bentuk penghormatan terakhir sekaligus solidaritas bagi almarhum Muhammad Ilham Pradipta, Kepala Kantor Cabang Pembantu BRI Cempaka Putih yang menjadi korban pembunuhan beberapa waktu lalu.
Sunmori ini digagas sebagai bentuk doa bersama dan dukungan moral bagi keluarga yang ditinggalkan. Para bikers berharap kegiatan tersebut juga bisa menjadi dorongan agar pihak kepolisian segera mengungkap tuntas kasus yang menimpa Ilham.
“Agenda utama adalah doa bersama untuk almarhum dan dukungan moril untuk keluarga. Kami juga ingin menunjukkan solidaritas kepada aparat agar kasus ini cepat terselesaikan,” ujar Hadi Abdat dari Tabib Racing HS Garage, salah satu inisiator kegiatan dalam siaran resminya, Senin (25/8/2025).
Para peserta memulai perjalanan dari titik kumpul di Cartenz Mall, Gading Serpong sekitar pukul 07.30 WIB. Konvoi motor kemudian melaju menuju Kopi Kebon Kita (Bless Garage) sebagai lokasi akhir.
Sejumlah komunitas ikut serta, di antaranya AVMC (All Variant Motorcycle 600cc Up), BOS (Bikers of Serpong), BSD Squad, Brothers Bond, dan Speed Mosaic. Suasana haru terasa karena seluruh peserta diwajibkan mengenakan dresscode serba hitam sebagai tanda duka.
Perwakilan AVMC, Dlim, bersama Lenin dari BOS menyebut kegiatan ini menjadi bukti bahwa komunitas motor bukan sekadar kumpul hobi, melainkan juga wadah kebersamaan.
“Kami semua kehilangan rekan seperjalanan yang selalu ceria. Dengan sunmori ini, kami ingin menunjukkan bahwa brotherhood dan solidaritas tetap hidup, meski Ilham sudah pergi,” ungkap keduanya.
Kasus yang Mengguncang
Seperti diketahui, Ilham Pradipta diculik di salah satu pusat perbelanjaan di Ciracas, Jakarta Timur, pada Rabu (20/8). Rekaman CCTV menunjukkan korban dipaksa masuk ke mobil putih di area parkir yang sepi.
Keesokan harinya, Kamis (21/8), jenazah Ilham ditemukan di Kampung Karangsambung, Bekasi, Jawa Barat.
Kasus ini masih menjadi perhatian luas dan menyisakan duka mendalam, terutama bagi kalangan bikers yang mengenalnya sebagai pribadi hangat dan bersahabat.