Liputan6.com, Jakarta - Bagi pabrikan yang mengikuti perhelatan pameran otomotif akbar seperti Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS), mendapatkan booth dengan lokasi strategis tentu menjadi hal yang diidamkan. Pasalnya, posisi strategis bisa menjadi magnet bagi pengunjung untuk menyambangi ruang pamernya.
Dalam GIIAS 2025, salah satu agen pemegang merek (APM) yang mendapat "posisi bagus" adalah Baic Indonesia.
Pabrikan asal Tiongkok itu menempati booth seluas 750 meter persegi di Hall 5, Booth 5B ICE BSD, Tangerang, Banten. Bersanding dengan brand-brand besar, seperti Toyota dan Honda.
Posisi baru ini jauh lebih baik ketimbang gelaran tahun lalu dimana Baic menempati booth di Hall 11 dengan menampilkan dua produk andalannya, yakni X55 II dan BJ40 Plus.
Pada GIIAS 2025, setidaknya ada 10 unit yang dipajang. Pantauan Liputan6.com selama bergulirnya GIIAS 2025 lalu, booth Baic cukup menarik perhatian pengunjung. BJ30 Hybrid yang baru dirilis, menjadi salah satu model yang menjadi sorotan.
Meski memiliki area booth yang cukup luas dan posisi strategis serta ramai disambangi pengunjung yang penasaran dengan unit barunya, dealing room Baic tergolong sepi. Ini mengindikasikan banyak Rohana alias 'rombongan hanya nanya' yang meriuhkan booth Baic.
Berdasarkan keterangan resmi Baic Indonesia, selama 12 hari penyelenggaraan mereka mencatatkan penjualan sebanyak 278 unit. BJ30 Hybrid mendominasi hampir 50 persen dari total penjualan dengan torehan 136 unit.
Dibanding tahun lalu, pencapaian tahun ini memang jauh lebih baik. Pada GIIAS 2024, Baic hanya membukukan 128 unit dari dua model andalan.
Posisi booth yang strategis ternyata tak menjamin Baic banjir Surat Pemesanan Kendaraan (SPK).
SPK DFSK Ungguli Baic
DFSK yang booth-nya berada di Hall 2 berdampingan dengan brand-brand kendaraan niaga serta merek Tiongkok dan Korea Selatan justru memperoleh hasil lebih baik.
Berdasarkan keterangan resmi yang Liputan6.com terima, DFSK memperoleh SPK sebanyak 565 unit. Secara rinci, DFSK Gelora E menjadi model terlaris.
Tipe Blind Van menorehkan 150 SPK, sementara tipe Mini Bus sebanyak 80 SPK. Untuk DFSK Super Cab membukukan 110 SPK.
Pencapaian model lain seperti mobil listrik kompak SERES E1 meraih 105 unit SPK, dan SUV listrik SERES 3 membukukan 120 unit SPK.