Pendapatan CMNP Naik 41% pada 2025, Ini 2 Faktor Pemicunya

11 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) berhasil mencatatkan rapor hijau sepanjang 2025. Emiten pengelola jalan tol ini membukukan pendapatan sebesar Rp 5.803 miliar, naik 41 persen jika dibandingkan dengan perolehan tahun sebelumnya yang sebesar Rp 4.108 miliar.

Kenaikan pendapatan yang signifikan ini dipicu oleh dua faktor utama. Pertama, adanya peningkatan volume lalu lintas harian pada sejumlah ruas tol utama yang dikelola oleh CMNP. Kedua, kebijakan penyesuaian tarif pada beberapa ruas tol anak usaha yang turut memberikan kontribusi positif terhadap pundi-pundi pendapatan perusahaan.

Direktur Keuangan Citra Marga Nusaphala Persada, Hasyim, menyatakan optimisme yang tinggi terhadap prospek masa depan perseroan setelah melihat tren positif ini. Pertumbuhan pendapatan yang solid di tahun 2025 menjadi modal penting bagi perusahaan untuk menghadapi tantangan ekonomi di tahun mendatang.

"Dengan capaian pertumbuhan pendapatan yang positif pada 2025, Perseroan optimistis terhadap prospek 2026," ujar Hasyim dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat (3/4/2026).

"Saat ini Perseroan fokus pada percepatan bisnis serta melakukan optimalisasi manajemen proyek infrastruktur tol yang sedang berjalan sekaligus memanfaatkan berbagai peluang pertumbuhan untuk memperkuat kinerja keuangan," tambah dia. 

Kenaikan pendapatan ini juga diiringi dengan pertumbuhan total aset konsolidasian. Pada akhir 2025, total aset CMNP mencapai Rp 26.692 miliar, tumbuh 12 persen dari posisi Rp 23.923 miliar pada 2024. Peningkatan aset ini sejalan dengan progres pembangunan berbagai proyek strategis nasional yang tengah dikerjakan oleh perusahaan.

Investasi pada Proyek Strategis

Ekspansi besar-besaran yang dilakukan CMNP berimplikasi pada posisi liabilitas perusahaan. Tercatat, liabilitas konsolidasian naik 8 persen menjadi Rp 10.158 miliar dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp 9.371 miliar. Kenaikan ini bersumber dari penarikan fasilitas pembiayaan perbankan yang digunakan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur.

Beberapa proyek raksasa yang menjadi fokus utama CMNP antara lain pembangunan Harbour Road II (HBR II), Jalan Tol Depok-Antasari (Desari) Seksi 3 dan 4, hingga penyelesaian fasilitas rest area di ruas Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu).

Investasi besar ini diharapkan menjadi mesin pertumbuhan pendapatan baru di masa depan.

Namun, di balik melesatnya pendapatan, CMNP mencatatkan sedikit koreksi pada laba bersih. Laba bersih tahun 2025 tercatat sebesar Rp 934 miliar, turun tipis 4 persen atau sekitar Rp 37 miliar dari Rp 971 miliar pada periode sebelumnya.

Penurunan ini disebabkan oleh kenaikan beban bunga pinjaman bank dari anak usaha.

Selain laba bersih, EBITDA konsolidasian juga mengalami penyesuaian sebesar 2 persen menjadi Rp 1.913 miliar. Faktor utamanya adalah kenaikan biaya operasional seiring dengan status operasional penuh pada seluruh ruas tol milik CMNP Group.

Biaya pemeliharaan dan pelayanan di lapangan meningkat demi menjaga standar kenyamanan bagi para pengguna jalan tol.

Penguatan Struktur Modal

Kabar baik datang dari sisi ekuitas perusahaan yang semakin kokoh. CMNP berhasil mencatatkan penguatan modal menjadi Rp 16.534 miliar pada 2025, naik 14 persen dari tahun sebelumnya. Lonjakan ekuitas ini didorong oleh aksi korporasi strategis melalui konversi Waran Seri I.

Tepat pada 14 November 2025, perseroan telah menyelesaikan proses konversi sebanyak 1.265.106.475 lembar waran menjadi saham. Dengan harga pelaksanaan Rp 980 per lembar, aksi ini memberikan suntikan modal yang signifikan sekaligus memperbaiki rasio keuangan perusahaan secara keseluruhan.

"Pelaksanaan konversi Waran Seri I tersebut memperkuat struktur permodalan Perseroan sehingga memberikan dampak positif bagi kondisi keuangan perseroan dan mendukung keberlangsungan usaha perusahaan," jelas manajemen CMNP.

Berbekal fundamental keuangan yang lebih sehat dan progres konstruksi yang melaju sesuai jadwal, CMNP berkomitmen untuk terus menggenjot efisiensi operasional. Fokus perusahaan tidak hanya pada pembangunan, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan bagi pengguna jalan.

Langkah percepatan realisasi proyek strategis ini diharapkan mampu mendukung kelancaran arus logistik nasional, membuka akses ekonomi baru di berbagai daerah, serta mendorong pertumbuhan wilayah di sekitar koridor jalan tol yang dikelola oleh CMNP Group.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |