Liputan6.com, Jakarta - Kabar mengejutkan datang dari dunia otomotif global. Ford Bronco resmi hadir dalam versi listrik penuh dan EREV (Extended Range Electric Vehicle).
Namun, penggemar setia SUV legendaris ini di Amerika maupun negara lain harus bersabar, karena Bronco listrik hanya akan dipasarkan di China untuk saat ini.
Langkah berani ini merupakan hasil kerja sama Ford dengan mitra lokalnya di Tiongkok, Jiangling Motors Corporation (JMC).
Bocoran resmi dari dokumen pemerintah China mengungkap dua varian Bronco ramah lingkungan yang siap meluncur akhir tahun ini.
Dua Varian: EV Murni dan EREV
Ford Bronco versi listrik penuh hadir dengan sistem penggerak semua roda (AWD) melalui dua motor listrik: 130 kW di depan dan 202 kW di belakang, menghasilkan total tenaga 311 hp.
SUV ini dibekali baterai jumbo 105,4 kWh dari BYD berteknologi LFP Blade, yang dikenal tahan lama dan aman. Klaim jarak tempuhnya pun cukup impresif: 650 km berdasarkan uji CLTC.
Sementara itu, versi EREV hadir dengan kombinasi unik. Motor listrik ganda tetap menjadi penggerak utama, didukung baterai 43,7 kWh yang bisa menempuh 220 km secara murni.
Ketika baterai habis, mesin bensin 1.5-liter akan menyala, bukan untuk menggerakkan roda, melainkan sebagai generator pengisi daya. Total jarak tempuh Menyentuh angka fantastis: 1.220 km.
Ukuran Gede, Fitur Canggih
Kedua model ini hadir sebagai SUV lima penumpang dengan dimensi yang tak main-main: 5.025 mm panjang, 1.960 mm lebar, dan 1.815 mm tinggi.
Versi listrik murni berbobot 2.630 kg, sedikit lebih berat dibanding EREV yang seberat 2.510 kg.
Dokumen resmi juga menunjukkan adanya sensor LiDAR di atas kaca depan, memberi sinyal bahwa Bronco listrik akan dibekali fitur semi otonom yang canggih.
Dengan menggandeng JMC untuk produksi dan BYD untuk baterai, Ford terlihat serius dalam menyesuaikan diri dengan pasar Tiongkok yang makin mendominasi tren kendaraan listrik dunia.
Sayangnya, belum ada informasi apakah Bronco listrik ini akan dipasarkan secara global, termasuk ke Amerika Serikat maupun Asia Tenggara.