Jangan Tunggu Rusak, Ini Delapan Tanda Mobil Harus Spooring dan Balancing

14 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Spooring dan balancing adalah bagian dari perawatan rutin mobil yang tidak boleh diabaikan. Fungsinya untuk memastikan posisi roda tetap sejajar dan putaran ban seimbang, sehingga laju kendaraan stabil sesuai setelan pabrik.

Jika diabaikan, mobil bisa terasa tidak nyaman dikendarai bahkan membahayakan keselamatan. 

Spooring merupakan proses penyetelan ulang sudut roda agar kembali lurus sesuai standar pabrikan. Umumnya dilakukan pada roda depan karena berhubungan langsung dengan kemudi.

Sementara balancing adalah upaya menyeimbangkan putaran roda dengan menambahkan pemberat pada titik tertentu. Proses ini biasanya dilakukan setelah mengganti ban atau pelek, atau ketika jarak tempuh mobil sudah cukup jauh.

Dilansir dari laman resmi Nissan, Kamis (28/8/2025), beberapa gejala yang menandakan mobil Anda butuh spooring dan balancing antara lain:

1. Setir Bergetar di Kecepatan Tertentu

Getaran pada setir biasanya muncul karena roda depan tidak seimbang.

2. Mobil Cenderung Berbelok Sendiri

Saat setir sudah lurus tetapi mobil tetap bergerak ke satu arah, ini tanda roda tidak sejajar.

3. Setir Tidak Kembali Otomatis

Setelah dibelokkan lalu dilepas, setir seharusnya kembali lurus. Jika tidak, sudut roda sudah berubah.

4. Mobil Terasa Miring

Ketika dikendarai mobil terasa berjalan miring, artinya kondisi sudah cukup parah dan perlu segera diperiksa.

5. Ban Aus Tidak Merata

Permukaan ban habis sebelah, misalnya hanya bagian dalam atau luar yang lebih cepat tipis.

6. Roda Miring Saat Parkir

Walaupun parkir di jalan datar, roda bisa terlihat miring dari posisi semestinya.

7. Ban Belakang Tidak Sejajar

Dari arah belakang, terlihat ban belakang bergeser atau tidak lurus sejajar.

8. Ban Bergeser dari Posisi Aslinya

Jika dilihat dari jarak beberapa meter, ban tampak tidak presisi sehingga mobil terasa kurang stabil.

Lalu kapan spooring dan balancing haris dilakukan? Idealnya, spooring dan balancing dilakukan setiap 20.000 km.

Namun, jika mobil sering melewati jalan rusak atau bergelombang, sebaiknya dilakukan lebih cepat, yaitu setiap 10.000 km.

Dengan perawatan ini, kenyamanan berkendara tetap terjaga, usia ban lebih awet, dan yang terpenting keselamatan Anda serta keluarga tetap terjamin.

Jika mobil menunjukkan gejala seperti setir bergetar, laju tidak lurus, atau ban aus tidak merata, segera lakukan spooring dan balancing.

Perawatan ini bukan hanya menjaga kenyamanan, tetapi juga mencegah kerusakan lebih parah pada sistem kemudi dan suspensi. Jangan menunda servis ini karena sangat berpengaruh pada keamanan berkendara.

Infografis Otomotif

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |