GIIAS 2025 Resmi Dibuka, Jadi Momen Penting Kebangkitan Industri Otomotif

1 month ago 26

Liputan6.com, Tangerang - Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, resmi dibuka di ICE BSD, Kabupaten Tangerang. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, hadir membuka pameran otomotif internasional terbesar di dunia.

Dalam pameran kali ini diikuti lebih dari 60 merek otomotif. Antara lain 40 merek kendaraan penumpang, 4 merek kendaraan komersial, 17 merek sepeda motor, dan 4 merek karoseri.

Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Yohannes Nangoi dalam sambutannya menuturkan, meski secara keseluruhan industri otomotif mengalami masa-masa sulit di tahun ini, namun pihaknya masih memiliki optimisme yang tinggi untuk bisa menghadapinya, termasuk langkah dalam menggelar GIIAS 2025 ini.

"GIIAS tahun 2025 ini mengangkat tema 'Powering the Future' yang menggambarkan optimisme baru menjadi momentum penting bagi industri otomotif menjadi lebih kuat, dan mempercepat pertumbuhan industri yang tengah berlangsung," katanya, dalam Opening Ceremony GIIAS 2025, Kamis (24/7/2025).

Menurutnya, dalam GIIAS 2025 ini, bukan hanya menampilkan produk, tapi juga beragam inovasi otomotif yang bisa menginspirasi dalam desain dan mobilitas pengendaranya.

Seperti dihadirkannya beragam jenis atau series kendaraan listrik, mulai dari motor, mobil, kendaraan komersil seperti pick up hingga bus, yang berteknologi listrik. Dengan begitu, industri otomotif di Indonesia secara tegas memberikan dukungannya kepada pemerintah, untuk menciptakan zero waste zero emission di tahun 2050.

"Ini upaya dari Gaikindo dan industri otomotif Indonesia untuk mencapai zero emission dengan menghadirkan model-model kendaraan baru yang ramah lingkungan, mulai dari hasil riset, bahan bakar yang digunakan, dan terbarukan," ungkapnya.

Yakin Indonesia tetap Terdepan

Dengan begitu, Gaikindo merasa tetap yakin, Indonesia tetap akan terdepan sebagai pemain industri otomotif di dunia.

Sementara, mendapat data yang optimis tersebut, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan apresiasinya kepada Gaikindo, pelaku industri di Tanah Air, hingga penyelenggara GIIAS 2025.

"Sebab, baru ini saya mendengar laporannya optimis semua, enggak ada minta apa gitu ke pemerintah, bagus ini," ujar Agus Gumiwang.

Menurutnya, pameran ini sebagai salah satu langkah strategis kerjasama untuk kemajuan industri dalam negeri. Pelaksanaan GIIAS tahun ini yang diklaim terbesar di dunia setelah China, juga menjadi gambaran, bila Indonesia di percaya oleh global di dunia industri otomotif.

"Inilah kepercayaan global terhadap perkembangan industri otomotif dalam negeri, kita pun harus terpacu bukan hanya menjaganya, tapi meningkatkannya," katanya.

Jangan Ada PHK

Pemerintah, tegasnya, berkomitmen membentuk iklim usaha yang stabil, termasuk melalui berbagai kebijakan yang pro rakyat. Termasuk menjaga pada sektor manufaktur, termasuk industri otomotif menjadi sektor utama menciptakan lapangan kerja yang berkelanjutan.

"Langkah ini sebagai upaya jangan ada PHK, sekali lagi jangan ada PHK," tegasnya.

Sementara, setelah membuka GIIAS 2025, Agus Gumiwang yang didampingi wakil menteri, deretan Dirjen, Gubernur Banten Andra Sony, Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Yohannes Nangoi, dan rombongan, melakukan tinjauan ke pameran.

Dimulai dari Hall 11, khusus bus dan kendaraan komersil angkutan listrik, motor-motor keluaran terbaru, hingga ke hall lain di dalam area pameran.

Infografis Mobil Kepresidenan

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |