Liputan6.com, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) memberlakukan 845 sanksi kepada 494 perusahaan tercatat atau emiten pada 1 Januari-31 Maret 2026.
Ph Sekretaris Perusahaan BEI Aulia Noviana Utami Putri menuturkan, BEI terus menegaskan komitmen dalam menjaga integritas dan kredibilitas pasar modal Indonesia melalui pemantauan terhadap kepatuhan perusahaan tercatat terhadap pemenuhan kewajibannya sebagai emiten.Demikian mengutip Antara, Jumat, (24/4/2026).
Adapun sanksi BEI kepada emiten antara lain sebanyak 188 permintaan penjelasan terhadap 105 emiten, sebanyak 130 annual listing fee terhadap 82 emiten, sebanyak 128 laporan bulanan registrasi efek terhadap 62 emiten.
Selanjutnya 98 sanksi terkait paparan publik terhadap 70 emiten, sebanyak 98 sanksi laporan keuangan terhadap 50 emiten serta sebanyak 174 sanksi lain-lain terhadap 115 emiten.
Aulia menuturkan, peningkatan paling signifikan terjadi pada sanksi kewajiban dalam kategori lain-lain yang meliputi kewajiban pemenuhan free float, laporan kesiapan dana jatuh tempo obligasi dan atau sukuk serta laporan kegiatan eksplorasi bagi perusahaan pertambangan.
Selain itu, kesalahan penyajian informasi dalam laporan keuangan maupun keterbukaan informasi lainnya, yang meningkat hingga 50 persen baik dari sisi jumlah sanksi maupun jumlah emiten.
Kemudian, lanjutnya, diikuti peningkatan pada sanksi jenis kewajiban penyampaian dan pelaksanaan public expose serta penyampaian laporan keuangan, yang masing-masing meningkat sebesar 14 persen dan 5 persen dari sisi jumlah sanksi.
Adapun terdapat penurunan pada sanksi kewajiban penyampaian Laporan Bulanan Registrasi Efek dan Permintaan Penjelasan, yang masing-masing turun sebesar 10 persen dan 9 persen.
Dari sisi jumlah emiten, terdapat penurunan pada sanksi kewajiban penyampaian laporan keuangan dan Laporan Bulanan Registrasi Efek, masing-masing turun 29 persen dan 10 persen jika dibandingkan periode 31 Maret 2025.
Aulia memastikan BEI secara berkala mempublikasikan data dan informasi pengenaan sanksi yang diperbarui setiap bulan melalui website BEI pada tautan www.idx.co.id/id/perusahaan-tercatat/sanksi.
"Publikasi ini diharapkan dapat memberikan transparansi bagi investor sekaligus menjadi acuan dalam pengambilan keputusan investasi, serta mendorong perbaikan kualitas perusahaan tercatat melalui peran aktif investor," ujar Aulia.
Ratusan Emiten Kena Sanksi BEI Gara-Gara Telat Rilis Laporan Keuangan 2025
Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia (BEI) menjatuhkan sanksi kepada 204 emiten yang terlambat menyampaikan laporan keuangan tahunan (LK) untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2025. Sanksi ini diberikan sebagai bagian dari upaya menjaga transparansi dan kedisiplinan pelaporan di pasar modal. Mengutip keterbukaan informasi BEI pada Senin (20/4/2026), mayoritas perusahaan yang terlambat tersebut dikenakan sanksi berupa Surat Peringatan I (SP1).
Keterlambatan ini menjadi perhatian serius karena laporan keuangan merupakan salah satu acuan utama bagi investor dalam mengambil keputusan. Sejumlah perusahaan dari berbagai sektor tercatat masuk dalam daftar emiten yang dikenakan sanksi akibat keterlambatan pelaporan. Di antaranya adalah PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Black Diamond Resources Tbk, serta Indofarma Tbk. Selain itu, emiten lain yang turut terkena sanksi antara lain Toba Pulp Lestari Tbk, Kimia Farma Tbk, dan Krakatau Steel (Persero) Tbk.
Tak hanya sektor konstruksi dan farmasi, perusahaan di sektor energi dan sumber daya juga tercatat dalam daftar tersebut. Beberapa di antaranya yakni PT Medco Energi Internasional Tbk, PT Trimegah Bangun Persada Tbk, serta PT Timah Tbk. Selain itu, emiten tekstil dan manufaktur seperti PT Sri Rejeki Isman Tbk juga masuk dalam daftar. Bahkan, perusahaan konstruksi pelat merah lainnya yakni PT Wijaya Karya (Persero) Tbk turut dikenakan sanksi serupa.
BEI Menerapkan Liquidity Provider Saham Mulai Hari Ini 20 April 2026
Sebelumnya, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi memulai implementasi kuotasi Liquidity Provider saham sebagai bagian dari upaya memperkuat likuiditas dan efisiensi perdagangan di pasar modal Indonesia. Implementasi ini ditandai dengan pelaksanaan kuotasi perdana oleh Phintraco Sekuritas pada hari ini, Senin (20/4/2026).
Pada tahap awal saat ini, Phintraco Sekuritas memberikan kuotasi berupa penyediaan order beli dan jual pada lima saham, yaitu PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM), PT Trans Power Marine Tbk (TPMA), PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU),dan PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS).
Kehadiran Liquidity Provider saham berperan penting untuk meningkatkan kualitas perdagangan melalui penyempitan bid-ask spread, peningkatan kedalaman pasar, serta mendukung kemudahan transaksi bagi investor.
Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Irvan Susandy menyampaikan, partisipasi aktif Anggota Bursa sebagai Liquidity Provider saham merupakan elemen penting dalam meningkatkan likuiditas dan kualitas pembentukan harga (price discovery).
“BEI mengapresiasi komitmen Phintraco Sekuritas dalam mendukung program Liquidity Provider saham. Kami berharap langkah ini dapat mendorong peningkatan likuiditas, khususnya pada saham-saham yang memiliki potensi untuk berkembang lebih optimal," ujar Irvan dalam keterangan BEI, Senin (20/4/2026).
Komitmen BEI untuk Pendalaman Pasar
BEI menilai keterlibatan Anggota Bursa akan menjadi faktor kunci dalam keberhasilan implementasi program ini. Oleh karena itu, BEI terus mendorong partisipasi yang lebih luas dari pelaku pasar agar inisiatif ini dapat berjalan secara optimal. Keberhasilan pelaksanaan kuotasi perdana ini diharapkan dapat menjadi katalis bagi Anggota Bursa lainnya untuk turut berpartisipasi, sehingga ekosistem perdagangan menjadi semakin likuid, kredibel, dan berdaya saing.
Hal ini juga menjadi bukti komitmen BEI dalam terus meningkatkan pendalaman pasar. BEI akan melakukan evaluasi secara berkelanjutan, memberikan insentif dan terus mendorong partisipasi aktif dari seluruh Anggota Bursa pada program Liquidity Provider saham.
Langkah ini menjadi upaya untuk memperkuat struktur pasar dan meningkatkan daya tarik pasar modal Indonesia di tingkat regional maupun global.
Adapun informasi terkait daftar saham yang dikuotasikan oleh Liquidity Provider saham tersedia pada website BEI pada halaman www.idx.co.id > Data Pasar > Data Saham > Daftar Efek Liquidity Provider Saham atau melalui tautan www.idx.co.id/id/data-pasar/data-saham/daftar-efek-liquidity-provider-saham/.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3356525/original/071853900_1611299590-20210122-IHSG-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5564550/original/004909100_1776950603-Agreement_Signing_PT_Vale_Indonesia_Tbk_dan_sejumlah_lembaga_keuangan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5564522/original/039441900_1776948638-RUPST_Astra_International_23_April_2026a.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4883221/original/070679200_1720093647-20240704-IHSG-ANG_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5564167/original/013786000_1776928467-Direktur_PT_Astra_International_Tbk_Rudy-23_April_2026a.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3020530/original/079906900_1578913890-20200113-Rupiah-Perkasa_-IHSG-Ditutup-Cerah--ANGGA-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5552118/original/003460000_1775799957-Direktur_Penilaian_Perusahaan_BEI__I_Gede_Nyoman_Yetna-10_April_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4928062/original/015452600_1724656195-DRMA-3.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545056/original/086832100_1775123964-Kepala_Eksekutif_Pengawas_Pasar_Modal__Keuangan_Derivatif__dan_Bursa_Karbon_OJK__Hasan_Fawzi-2_April_2026c.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5487882/original/010180200_1769682060-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3191656/original/013025200_1595847219-20200727-Pergerakan-IHSG-Ditutup-Menguat-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1570131/original/019213100_1492499473-unnamed.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3146516/original/009220300_1591597610-20200608-Pagi-Ini-IHSG-Menguat--ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4771351/original/095342300_1710333128-20240313-IHSG-ANG_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560571/original/044567700_1776673376-Direktur_Pengawasan_Transaksi_dan_Kepatuhan_Bursa_Efek_Indonesia__BEI___Kristian_S._Manullang-20_April_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2216036/original/093247000_1526473912-20180516-IHSG-2.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2408415/original/054935400_1542192174-Pasar-saham-Indonesia5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4883222/original/037561100_1720093648-20240704-IHSG-ANG_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4215634/original/079831800_1667629579-Antusias_Warga_Perpanjang_SIM_di_Pelayanan_SIM_Keliling_Polresta_Bogor_Kota-Aida-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3068178/original/077295500_1583319244-20200304-Dilanda-Corona_-IHSG-Ditutup-Melesat-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4220931/original/010439400_1668038510-Laba_Rugi_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5384514/original/093137400_1760785093-Kepala_Eksekutif_Pengawasan_Perilaku_Jasa_Keuangan__Edukasi_dan_Perlindungan_Konsumen_OJK_Friderica_Widyasari_Dewi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344976/original/094862600_1757498720-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460685/original/076880100_1767264471-close-up-man-preparing-steal-motorcycle.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5456712/original/049195100_1766922993-bandung_zoo.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3356531/original/022216000_1611299595-20210122-IHSG-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5458903/original/073984900_1767108528-Tito_Karnavian.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4938277/original/097146100_1725613636-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_15.36.00.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5016222/original/090950100_1732188163-20241121_113330.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/702138/original/ilustrasi-migas-chevron-140703-andri.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1505536/original/011475000_1486967390-Pembukaan-Saham3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461323/original/055925700_1767369827-bupati_sumedang.jpg)