Profil Rudy, Presiden Direktur Astra International yang Baru

3 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - PT Astra International Tbk (ASII) resmi menunjuk presiden direktur yang baru, yakni Rudy. Sosok Rudy yang sebelumnya menjabat Wakil Presiden Direktur muncul sebagai figur internal dengan rekam jejak panjang di dalam grup Astra. Berikut profil Rudy yang diangkat menjadi Presiden Direktur ASII.

Rudy resmi dipercaya menjadi presiden direktur menggantikan Djony Bunarto Tjondro dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026 yang digelar di Menara Astra, Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Dalam RUPST, Rudy menegaskan, Astra tetap konsisten dengan filosofi pengembangan kepemimpinan dari internal. Menurut dia, pemimpin yang tumbuh dari dalam perusahaan memiliki pemahaman mendalam terhadap budaya kerja dan arah strategis yang telah dibangun selama ini. Pendekatan “forward from within” yang diusung Astra bukan hal baru. 

“Kami tahu Astra selalu forward from within, from internal kita, karena kita tahu bahwa kami dari dalam tentu sudah familiar dengan culture dan sebagainya sehingga kita bisa meneruskan tongkat estafet yang sudah ada,” ujar Rudy.

Lantas siapa sosok Rudy?

Lahir pada 1971, Rudy bukan sosok baru di lingkungan Astra. Ia telah menapaki berbagai posisi strategis selama lebih dari dua dekade, menunjukkan konsistensi dan kapasitas kepemimpinan di berbagai lini bisnis.

Mengutip laman Astra International, karier di Astra dimulai dari posisi Chief Corporate Planning pada 2000, sebelum kemudian mengisi sejumlah jabatan penting di sektor keuangan. Ia pernah menjadi Direktur Keuangan di PT Astra Agro Lestari Tbk serta PT Asuransi Astra Buana.

Tak hanya itu, Rudy juga sempat menjabat sebagai Presiden Direktur Asuransi Astra Buana pada periode 2017–2023, sebelum akhirnya masuk ke jajaran direksi Astra International pada 2024 dan naik menjadi Wakil Presiden Direktur pada 2025.

Di luar itu, ia juga aktif di berbagai entitas anak usaha, termasuk di PT United Tractors Tbk dan PT Toyota-Astra Motor, memperkaya pengalaman lintas sektor mulai dari otomotif hingga jasa keuangan.

Latar Belakang Pendidikan

Dari sisi akademik, Rudy memiliki fondasi kuat di bidang keuangan dan manajemen. Ia meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Trisakti, kemudian melanjutkan studi Master of Applied Finance di University of Melbourne, Australia.

Tak berhenti di sana, ia juga menyelesaikan Advanced Management Program di INSEAD, salah satu sekolah bisnis terkemuka dunia. Kombinasi pendidikan domestik dan internasional ini membentuk perspektif global dalam pengambilan keputusan strategisnya.

Rombak Susunan Pengurus

Sebelumnya, PT Astra International Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025. Dalam Rapat tersebut telah diputuskan susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan.

Direktur PT Astra International Tbk Rudy, mengatakan Astra mengangkat Prijono Sugiarto sebagai Presiden Komisaris Perseroan; Sri Indrastuti Hadiputranto sebagai Komisaris Independen Perseroan; Muliaman Darmansyah Hadad sebagai Komisaris Independen Perseroan;  Muhamad Chatib Basri sebagai Komisaris Independen Perseroan; Pariya Tangtongpairoth sebagai Komisaris Independen Perseroan.

Kemudian, Anthony John Liddell Nightingale sebagai Komisaris Perseroan; Benjamin William Keswick sebagai Komisaris Perseroan; Rudy sebagai Presiden Direktur Perseroan; Gidion Hasan sebagai Direktur Perseroan.

Selanjutnya, mengangkat Santosa sebagai Direktur Perseroan; Gita Tiffani Boer sebagai Direktur Perseroan; FXL Kesuma sebagai Direktur Perseroan; Thomas Junaidi Alim. W sebagai Direktur Perseroan; Hsu Hai Yeh sebagai Direktur Perseroan; Siswadi sebagai Direktur Perseroan; dan Djap Tet Fa sebagai Direktur Perseroan.

"Terhitung sejak ditutupnya Rapat untuk masa jabatan sebagaimana yang ditentukan oleh Anggaran Dasar Perseroan,” kata Rudy dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2026 (RUPST), di Menara Astra, Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Susunan Pengurus

Berikut susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan berubah

Dewan Komisaris Perseroan:

  • Presiden Komisaris : Prijono Sugiarto
  • Komisaris Independen : Sri Indrastuti Hadiputranto
  • Komisaris Independen : Muliaman Darmansyah Hadad
  • Komisaris Independen : Muhamad Chatib Basri
  • Komisaris Independen : Pariya Tangtongpairoth
  • Komisaris : Anthony John Liddell Nightingale
  • Komisaris : Benjamin William Keswick
  • Komisaris : Stephen Patrick Gore
  • Komisaris : Lincoln Lin Feng Pan
  • Komisaris : Lee Liang Whye

"Terhitung sejak ditutupnya Rapat sampai dengan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2029 Perseroan, kecuali untuk Bapak Stephen Patrick Gore, Bapak Lincoln Lin Feng Pan dan Bapak Lee Liang Whye sampai dengan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2028 Perseroan,” ujarnya.

Direksi Perseroan

  • Presiden Direktur : Rudy
  • Direktur : Gidion Hasan
  • Direktur : Santosa
  • Direktur : Gita Tiffani Boer
  • Direktur : FXL Kesuma
  • Direktur : Thomas Junaidi Alim. W
  • Direktur : Hsu Hai Yeh
  • Direktur : Siswadi
  • Direktur : Djap Tet Fa

“Terhitung sejak ditutupnya Rapat sampai dengan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2029 Perseroan,” ujarnya.

RUPST Astra Menyetujui Laporan Tahunan Buku 2025

Adapun kata Rudy, dalam RUPST Astra menyetujui dan menerima baik Laporan Tahunan untuk tahun buku 2025, termasuk mengesahkan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan, serta mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan sebagaimana dimuat dalam laporan mereka tanggal 26 Februari 2026 dengan pendapat wajar dalam semua hal yang material.

Maka dengan disetujuinya Laporan Tahunan dan disahkannya Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan dan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak tersebut, semua anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan diberikan pelunasan dan pembebasan tanggung-jawab sepenuhnya (acquit et decharge) atas tindakan pengawasan dan pengurusan yang mereka lakukan selama tahun buku 2025, sejauh tindakan-tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak tahun buku 2025.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |