Liputan6.com, Cilegon - Polres Cilegon mengimbau masyarakat yang akan menghabiskan libur Lebaran ke Pantai Anyer dan sekitarnya tidak menggunakan losbak, agar lebih aman dan nyaman.
Masyarakat yang berwisata menggunakan losbak dianggap berbahaya, seperti terkena debu, matrial jalanan yang terpental ke penumpang hingga bisa jatuh dari bak terbuka.
"Kami mengimbau kepada masyarakat Cilegon dan sekitarnya agar tidak menggunakan kendaraan losbak saat berwisata ke pantai atau wisata manapun di wilayah kota Cilegon dan Kabupaten Serang," ujar Kapolres Cilegon, AKBP Kelas Indra Natanegara, Selasa (1/4/2025).
Guna menghindari terjadinya kecelakaan laut, selalu berhati-hati saat bermain di objek wisata, terutama kolam renang maupun laut. Selalu perhatikan rambu larangan berenang dan tidak memaksakan turun ke lagi jika ombak tinggi.
Barang bawaan juga selalu dijaga, seperti tidak meninggalkan barang berharga di tempat berteduh atau saung tanpa ada yang menunggu.
"Kami imbau saat berwisata masyarakat dapat mematuhi arahan dari petugas di lapangan. Perhatikan juga barang berharga yang dibawa dan awasi anak kecil yang diajak dalam berwisata," terangnya.
Rekayasa Lalu Lintas
Kawasan wisata Anyer hingga Carita diprediksi mulai ramai pada Selasa, 02 April 2025. Berdasarkan informasi yang di dapat kepolisian, tingkat okupansi hotel sudah mencapai 60 persen dan diperkirakan terus meningkat, karena hari libur masih panjang.
Sedangkan kondisi lalu lintas saat ini, Selasa, 01 April 2025, terpantau ramai lancar dan di dominasi kendaraan masyarakat lokal.
"Hari Rabu, tepatnya di H+2, H+3 yang akan lumayan banyak, dikarenakan memang dari hasil pantauan kami juga untuk hotel sudah di reservasi kurang lebih 60 persen sampai saat ini," ujar Kasatlantas Polres Cilegon, AKP Mulya Sugiharto, Selasa (1/4/2025).
Wisatawan juga dihimbau keluar Gerbang Tol (GT) Cilegon Timur, kemudian masuk ke Jalan Lingkar Selatan (JLS) Cilegon dan tidak melalui wilayah Kota Serang. Kerja jarak tempuh yang lebih singkat untuk sampai ke wilayah Anyer.
Kemudian, jika lalu lintas padat, akan diberlakukan one way secara untuk menarik wisatawan masuk ke Anyer saat pagi, dan keluar pantai saat sore hari, ketika mereka akan pulang ke rumah.
"Kita sudah menyiapkan apabila diperlukan, artinya melaksanakan one way pendek. Jadi itu hanya sifatnya tentatif apabila dibutuhkan, baik dari arah kedatangan, one way nya dari Jakarta ke arah pantai Anyer, maupun dari arah kebalikan di jam kepulangan, jam 16.00 wib nanti hingga maghrib," terangnya.