Puasa Syawal: Keutamaan, Tata Cara, dan Bacaan Niat Lengkap

23 hours ago 10

Liputan6.com, Jakarta - Puasa Syawal, puasa sunnah yang dianjurkan setelah Ramadhan, memiliki keutamaan besar. Pahala puasa ini bahkan disebut setara dengan pahala puasa setahun penuh. Berikut akan diulas niat puasa Syawal, tata caranya, dan keutamaannya.

Waktu pelaksanaan puasa Syawal sendiri selama enam hari di bulan Syawal. Siapapun muslim yang mampu menjalankannya dianjurkan untuk melakukannya. Pelaksanaan puasa ini dapat dilakukan di mana saja, selama memenuhi syarat sah puasa. Kapan waktu terbaik? Sebagian ulama menganjurkan untuk melakukannya secara berturut-turut mulai tanggal 2 Syawal. Mengapa dianjurkan? Karena pahalanya yang besar dan sebagai penyempurna ibadah puasa Ramadhan. Bagaimana cara menjalankannya? Sama seperti puasa Ramadhan, dengan niat yang khusyuk dan menghindari hal-hal yang membatalkan puasa.

Banyak muslim bertanya-tanya tentang bacaan niat yang tepat. Niat merupakan rukun penting dalam ibadah puasa. Keikhlasan dalam berniat hanya karena Allah SWT adalah kunci utama keberhasilan ibadah ini. Berikut ini akan dijelaskan beberapa contoh bacaan niat puasa Syawal yang bisa dibaca, baik untuk satu hari, enam hari berturut-turut, maupun tidak berurutan.

Promosi 1

Niat Puasa Syawal: Berbagai Lafal dan Artinya

Berikut beberapa contoh lafal niat puasa Syawal beserta artinya, yang dapat dibaca sebelum fajar tiba:

  • Niat Puasa Syawal Satu Hari (Esok Hari):Arab: نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ شَوَّالٍ لِلَّهِ تَعَالَىLatin: Nawaitu shauma ghadin 'an adâ'i sunnatis Syawwali lillahi ta'ala.Artinya: Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah Ta'ala.
  • Niat Puasa Syawal Satu Hari (Hari Ini):Arab: نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا الْيَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ شَوَّالٍ لِلَّهِ تَعَالَىLatin: Nawaitu shauma hâdzal yaumi 'an ada'i sunnatis Syawwali lillahi ta'ala.Artinya: Aku berniat puasa sunnah Syawal hari ini karena Allah Ta'ala.
  • Niat Puasa Syawal Enam Hari Berturut-turut:Arab: نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ سِتَّةِ أَيَّامٍ مِنْ شَوَّالٍ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَىLatin: Nawaitu shauma ghadin 'an sittati ayyamin min Syawwal sunnatan lillahi ta'ala.Artinya: Aku berniat puasa enam hari di bulan Syawal esok hari karena Allah Ta'ala.
  • Niat Puasa Syawal Tidak Berturut-turut:Arab: نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمٍ مِنْ شَوَّالَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَىLatin: Nawaitu shauma yaumin min Syawwali sunnatan lillahi ta'ala.Artinya: Aku berniat puasa satu hari di bulan Syawal karena Allah Ta'ala.

Ingat, niat puasa harus diucapkan dengan ikhlas dan tulus hanya karena Allah SWT. Waktu membaca niat adalah sebelum fajar (sebelum imsak). Jika lupa berniat sebelum fajar, masih diperbolehkan berniat di siang hari selama belum melakukan hal yang membatalkan puasa.

Tata Cara Puasa Syawal

Tata cara puasa Syawal sama dengan puasa Ramadhan. Yang membedakan hanyalah niatnya. Perlu diingat untuk menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa, seperti makan, minum, dan berhubungan suami istri dari terbit fajar hingga terbenam matahari.

Puasa Syawal dapat dilakukan secara berturut-turut atau terpisah, selama masih dalam bulan Syawal. Namun, sebagian ulama menganjurkan untuk melakukannya secara berturut-turut mulai tanggal 2 Syawal. Jika memiliki qadha puasa Ramadhan, sebaiknya dikerjakan terlebih dahulu sebelum puasa Syawal. Namun, sebagian ulama juga membolehkan menggabungkan niat puasa qadha dan puasa Syawal.

Yang terpenting adalah niat yang tulus dan konsistensi dalam melaksanakannya. Semoga informasi ini bermanfaat dan membantu Anda dalam menjalankan ibadah puasa Syawal dengan lebih khusyuk dan mendapatkan pahala yang berlimpah.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |