Mercedes-Benz Gandeng Momenta, CLA Listrik Siap Meluncur dengan Otak AI Made in Tiongkok

2 months ago 51

Liputan6.com, Jakarta - Mercedes-Benz resmi menggandeng startup teknologi Tiongkok,, Momenta, untuk menghadirkan sistem bantuan mengemudi pintar di CLA listrik terbaru. Teknologi berbasis kecerdasan buatan ini akan meluncur pertama kali di China pada musim gugur 2025.

Berdasarkan laporan Carscoops, Mercedes-Benz tidak ingin CLA listrik hanya tampil gaya dengan label mewah, tapi juga dibekali otak pintar.

Sistem hasil kolaborasi dengan Momenta ini dirancang khusus menyesuaikan jalanan padat, lalu lintas semrawut, hingga parkiran sempit khas kota-kota besar di China.

Dengan begitu, pengemudi bisa merasakan pengalaman berkendara yang lebih aman dan intuitif.

Tak hanya di CLA, Mercedes-Benz juga memberi sinyal bahwa teknologi pintar ini akan merambah ke model-model masa depan mereka.

Produksi CLA listrik dilakukan langsung di China. Langkah ini bukan hanya strategi efisiensi, tapi juga bentuk keseriusan Mercedes-Benz dalam mendekati konsumen di pasar otomotif terbesar dunia.

Teknologi “Flywheel” Jadi Senjata Utama

Jantung dari sistem ini adalah model AI bernama “Flywheel” buatan Momenta. Bukan sekadar gimmick, teknologi ini mampu belajar dari data lalu lintas nyata sehingga semakin pintar mengenali situasi jalan, baik di jalan raya maupun jalan perkotaan yang ruwet.

Momenta sendiri bukan nama baru. Startup ini berdiri pada 2016 dan langsung mencuri perhatian investor besar seperti General Motors, Toyota, SAIC, hingga Bosch.

Bahkan Mercedes-Benz lewat Daimler AG sudah menyuntik investasi sejak 2017, hanya setahun setelah Momenta berdiri.

Dengan jejak global di Jerman, Jepang, Amerika Serikat, dan tentu saja China, Momenta kini dipandang sebagai salah satu pemain kunci dalam teknologi mengemudi otonom. Tak heran jika Mercedes-Benz begitu percaya untuk menjadikannya mitra utama.

Pertarungan Trio Jerman di China Semakin Panas

Kolaborasi Mercedes-Benz dengan Momenta menambah panas persaingan trio Jerman BMW, Audi, dan Mercedes yang kini sama-sama berebut pasar di China.

BMW lebih dulu mengumumkan kemitraan dengan Momenta pada Juli 2025. Sementara Audi baru-baru ini memperkenalkan E5 Sportback hasil kerja sama dengan SAIC, yang juga mengandalkan teknologi pintar Momenta.

Artinya, klaim “rekayasa Jerman” saja sudah tidak cukup. Untuk tetap relevan, pabrikan besar Eropa harus mau beradaptasi dengan teknologi lokal China yang kian maju, agar bisa terus menarik hati konsumen.

Kapan Bisa Dibeli dan Berapa Harganya?

Mercedes-Benz CLA listrik dengan teknologi Momenta akan resmi meluncur di China pada musim gugur 2025. Produksinya dilakukan lokal, sehingga diharapkan bisa menekan harga sekaligus mempercepat distribusi ke konsumen.

Meski banderol resmi belum dibuka, sudah jelas CLA listrik ini akan tetap masuk segmen premium. Fitur bantuan mengemudi berbasis AI menjadi senjata utama untuk menegaskan kelasnya sebagai mobil pintar masa depan.

Mercedes-Benz pun memberi isyarat bahwa sistem ini bukan sekadar eksperimen. Dalam waktu dekat, teknologi Momenta akan dibawa ke lebih banyak model, memperluas pilihan mobil mewah dengan otak AI yang siap menemani pengemudi di jalan.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |