Massiv Thunder EV, Aki Khusus Mobil Listrik Pertama di Indonesia

14 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Massiv menyadari populasi mobil listrik di Indonesia terus mengalami pertumbuhan seiring dengan meningkatnya penerimaan masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan.

Di balik sistem penggerak listrik bertegangan tinggi, terdapat satu komponen penting yang kerap luput dari perhatian, yakni aki 12 volt.

Komponen ini memiliki peran krusial sebagai sumber daya bagi berbagai perangkat elektronik seperti lampu, sistem audio, head unit, sensor, hingga modul keselamatan pada kendaraan listrik murni atau Battery Electic Vehicle (BEV).

Melihat peran vital tersebut, PT Wacana Prima Sentosa selaku pemegang merek aki Massiv menghadirkan terobosan baru melalui peluncuran Massiv Thunder EV.

Produk ini diklaim sebagai aki 12V pertama di Indonesia yang didedikasikan khusus untuk mobil listrik murni.

Peluncuran ini menjadikan sebuah penanda langkah dari Massiv dalam mendukung ekosistem kendaraan listrik nasional.

Direktur PT Wacana Prima Sentosa, Austin Wanandi menyampaikan bahwa kehadiran dari Massiv Thunder EV merupakan sebuah jawaban atas kebutuhan spesifik kendaraan listrik yang memiliki karakter kelistrikan berbeda dibandingkan dengan mobil konvensional.

"Aki ini tidak lagi difokuskan pada fungsi starter mesin, melainkan pada kestabilan suplai daya untuk sistem elektronik kendaraan," terang Austin di Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Dengan teknologi yang sudah dirancang khusus, Massiv Thunder EV diharapkan mampu untuk menjaga performa kelistrikan mobil listrik menjadi tetap optimal, efisiensi, serta aman dalam berbagai kondisi penggunaan.

Produk ini juga menjadi bagian dari upaya Massiv untuk mengambil peran lebih besar dalam pengembangan teknologi new energy mobility di Indonesia.

Massiv Thunder EV Jadi Pelopor Aki Khusus Mobil Listrik

Massiv menegaskan posisinya sebagai pelopor aki khusus mobil listrik murni yang pertama di Indonesia melalui peluncuran Thunder EV.

Austin Wanandi menyebutkan bahwa produk ini dikembangkan secara spesifik untuk menjawab kebutuhan BEV yang selama ini masih menggunakan aki konvensional atau tipe maintenance free (MF) standar.

Berbeda dengan mobil bermesin pembakaran internal, mobil listrik tidak membutuhkan aki untuk proses starter atau pengapian.

Fungsi utama dari aki 12V pada BEV lebih difokuskan pada penyediaan daya yang stabil untuk instrument elektronik dan sistem keselamatan.

Oleh karena itu, Massiv Thunder EV dirancang khusus dengan karakteristik kerja yang menitikberatkan pada kestabilan tegangan.

Chief Public Relaation Officer PT Wacana Prima Sentosa, Tumenggung Prabowo menambahkan bahwa peningkatan jumlah pengguna mobil listrik di Indonesia menjadi latar belakang kuat dengan kehadiran produk ini.

"Massiv Thunder EV diharapkan menjadi sebuah solusi yang relevan dan masuk akal bagi pemilik kendaraan listrik murni yang membutuhkan aki pendukung dengan spesifikasi khusus." ujarnya.

Teknologi Stabil untuk Efisiensi Energi Kendaraan Listrik

Massiv Thunder EV dibekali dengan teknologi khusus yang mampu menghasilkan tegangan stabil guna melindungi perangkat elektronik kendaraan dari fluktuasi output baterai utama bertegangan tinggi. Stabilitas ini berperan penting dalam menjaga kinerja sistem kelistrikan mobil listrik tetap optimal dan aman.

Kinerja aki yang stabil juga berdampak langsung pada efisinesi energi baterai utama. Vehicle Power Control Unit dapat bekerja lebih efektif dalam mengatur distribusi daya antara baterai utama, aki 12V, dan seluruh sistem elektronik kendaraan. Dengan demikian, beban kerja baterai utama dapat ditekan.

Direktur Operasional PT Trimitra Baterai Prakasa selaku manufaktur aki Massiv, Gede Oka Yunihartawan menjelaskan bahwa Thunder EV dirancang agar lebih mudah diisi daya dibandingkan aki biasa.

Formula material sel baterai disempurnakan dengan konduktor berdaya hantar tinggi dan kapasitas besar, sehingga mendukung keawetan serta keamanan penggunaan jangka panjang.

Performa Tangguh dan Bebas Perawatan

Dalam pengujian internal, Massiv Thunder EV menunjukkan performa yang konsisten, termasuk pada pengujian Depth of Discharge. Hasilnya, performa aki ini diklaim dua kali lebih baik dibandingkan dengan aki konvensional dengan tingkat efisiensi hingga 20 persen lebih optimal.

Stabilitas arus Massiv Thunder EV juga tetap terjaga dalam kondisi ekstrem, baik pada suhu tinggi maupun suhu rendah.

Hal ini menjadikan aki tersebut lebih andal untuk digunakan pada mobil listrik yang memiliki pola penggunaan berbeda, termasuk kendaraan yang jarang digunakan dalam jangka waktu tertentu.

Dalam segi perawatan, aki ini mengusung konsep Mainrenance Free (MF) sehingga tidak memerlukan perawatan berkala. Meski dirancang untuk kendaraan listrik, produk ini akan dijual dengan harga rasional dan tidak memberatkan pengguna mobil listrik di Indonesia.

Massiv Thunder EV hadir dalam empat varian yang diklaim mewakili sekitar 80 persen populasi mobil listrik yang masih menggunakan aki 12V konvensional.

Pilihan produk yang tersedia meliputi Massiv Thunder EV B20AEV-38, B24AEV-46, D44AEV-50, dan CMF60AEV-65.

Masing-masing varian disesuaikan dengan kapasitas dan karakteristik sistem kelistrikan kendaraan listrik yang berbeda.

Dengan empat varian yang tersedia, Massiv berharap Thunder EV dapat menjadi solusi praktis dan relevan bagi pengguna BEV, sekaligus memperkuat fondasi pengembangan teknologi kendaraan listrik di Indonesia.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |