Ciri-Ciri Busi Motor Mulai Rusak, Kenali Sebelum Mesin Bermasalah

1 week ago 17

Liputan6.com, Jakarta - Busi adalah salah satu komponen kecil yang punya peran sangat krusial pada mesin sepeda motor. Bertugas untuk mengubah tegangan listrik dari koil menjadi percikan api yang membakar campuran udara dan bensin didalam ruang bakar.

Busi yang dalam keadaan rusak, dapat membuat mesin sulit untuk dinyalakan atau bahkan bisa terjadi mogok.

Oleh karena itu, mengetahui tanda-tanda kerusakan pada busi sangat penting agar performa motor Anda tetap optimal dan konsumsi bahan bakar tidak menjadi boros.

Dikutip dari motorkux, ada beberapa ciri khas ketika busi mulai mengalami masalah, mengetahui gejala-gejala tersebut dapat memberi kesempatan Anda untuk melakukan perawatan atau pergantian sebelum kerusakan makin parah.

Kerusakan pada komponen ini tidak hanya bisa berdampak pada mesin yang susah menyala saja, tetapi hal ini bisa menyentuh pada aspek efisiensi bahan bakar dan kenyamanan saat berkendara.

Misalnya, busi yang sudah aus bisa membuat akselerasi mesin menjadi melemah, apalagi ketika ingin melewati tanjakan atau bahkan bisa membuat suara mesin akan menjadi lebih kasar dan tidak normal.

Oleh karena itu, untuk para pemilik kendaraan motor sangat disarankan untuk mengecek kondisi busi secara rutin dan segera lakukan pergantian jika ciri-ciri kerusakan sudah muncul.

Dengan langkah deteksi dari dini, Anda bisa menjaga performa mesin sekaligus menghindari biaya perbaikan yang lebih besar nantinya.

Tanda-Tanda Busi Motor Mulai Bermasalah

1. Mesin Sulit Hidup

Bila motor susah untuk dinyalakan, baik lewat starter elektrik maupun kick starter, bisa jadi busi sudah lemah dan tidak mampu menghasilkan percikan api yang cukup.

Hal ini merupakan gejala paling umum dan biasanya menjadi peringatan pertama bahwa busi perlu diperiksa atau diganti.

2. Performa Mesin Menurun

Busi yang aus dapat menyebabkan tarikan motor menjadi kurang responsif. Mesin bisa terasa lemah, terutama saat akselerasi tinggi atau ketika menanjak.

Jarak elektroda busi yang berubah menjadi salah satu penyebab percikan api tidak maksimal, sehingga tenaga mesin tidak optimal.

3. Konsumsi BBM Meningkat

Jika konsumsi bahan bakar motor tiba-tiba mengalami keborosan tanpa alasan jelas, kemungkinan busi sudah mengalami masalah.

Ketika busi bermasalah, pembakaran menjadi tidak sempurna (misfire), sehingga bahan bakar banyak yang terbuang dan menumpuk sebagai endapan kotoran di elektroda.

4. Suara Mesin Tak Normal

Mesin yang bergetar atau mengeluarkan suara kasar bisa jadi pertanda busi sudah tidak bekerja dengan baik.

Pada motor silinder ganda atau lebih, kerusakan busi bisa membuat salah satu silinder “pincang”, sehingga keseimbangan performa menjadi terganggu.

Tips Merawat dan Mengecek Busi agar Tetap Prima

Periksa secara rutin

Saat servis, minta mekanik untuk cek kondisi busi, terutama elektroda dan insulator.

Ganti busi sesuai rekomendasi

Gunakan busi yang sesuai spek pabrikan dan ganti saat sudah aus atau muncul kerusakan.

Cek warna elektroda

Elektroda yang sehat biasanya berwarna abu-abu atau coklat kemerahan. Warna gelap, basah atau berminyak bisa menandakan kerusakan.

Gunakan busi yang berkualitas

Pilih busi dari merek terpercaya dan sesuai dengan spesifikasi motor Anda agar daya tahan lebih baik.

Perhatikan suara mesin

Bila mesin terasa kasar atau ada getaran yang tidak wajar, segera cek komponen pengapian termasuk busi.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |