Cerita Buron Kasus Pembunuhan Kabur ke Hutan Sebulan, Malah Sakit Akhirnya Menyerah

2 days ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Pelarian Supriyadi alias Supri (45), buronan kasus pembunuhan terhadap Legiman (40) akhirnya berakhir. Selama sebulan, dia bersembunyi dan bertahan hidup di kawasan hutan serta perkebunan di Kabupaten Pesawaran, sebelum akhirnya ditangkap polisi.

Tersangka yang merupakan warga Kecamatan Way Lima, Pesawaran itu kini telah diamankan dan ditahan di Mapolsek Gadingrejo untuk menjalani proses hukum.

Kapolres Pringsewu AKBP M Yunnus Saputra mengatakan, penangkapan terhadap Supri dilakukan tanpa perlawanan setelah polisi melakukan penyelidikan intensif.

"Ya, penangkapan terhadap tersangka S tanpa perlawanan setelah petugas melakukan penyelidikan intensif," kata Yunnus saat dikonfirmasi, Minggu (25/1/2026).

Peristiwa pembunuhan tersebut terjadi di sebuah lapo tuak di Pekon Wates Selatan, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu.

Kerap Pindah Tempat

Dari hasil pemeriksaan, Supri mengaku langsung melarikan diri ke kawasan hutan dan perkebunan di Pesawaran usai kejadian. Selama pelarian, ia kerap berpindah tempat persembunyian dan tidur di gubuk kebun milik warga.

Untuk bertahan hidup, Supri mengandalkan hasil kebun yang ditemuinya seperti pisang, singkong, dan pepaya. Ia juga mengaku kerap menahan lapar seharian ketika tidak menemukan bahan makanan.

Selain menghadapi kelaparan, Supri mengaku dihantui rasa takut, kelelahan, dan penyesalan, terutama saat mengingat istri dan anak-anaknya.

"Kondisinya sempat memburuk setelah mengalami demam selama tiga hari saat berada di tengah hutan," ungkapnya.

Tak Sanggup Bertahan

Tak sanggup lagi bertahan, Supriyadi akhirnya memutuskan keluar dari persembunyian.

Setelah berjalan kaki selama sekitar tiga hari, ia bertemu seorang warga di gubuk perkebunan yang membantunya turun ke perdesaan hingga akhirnya diamankan polisi.

"Di hadapan penyidik, Supri juga menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban Legiman serta keluarganya sendiri. Ia mengaku menyesali perbuatannya, terutama kepada istri dan anak-anaknya," kata kapolres.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |