Ramainya Warga Hambat Evakuasi Korban Longsor Cisarua Bandung Barat

1 day ago 10

Liputan6.com, Jawa Barat Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana mengatakan, ramainya warga yang datang ke wilayah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, sangat menganggu pekerjaan yang dilakukan pihaknya.

"Memang kita akui bersama kita lihat di lapangan bahwa masyarakat yang memang ingin tahu atau keluarga juga yang ingin ke lokasi itu menjadi hambatan," kata dia saat konferensi pers di Posko Basarnas, Senin (26/1/2026).

Ade menceritakan, hambatan itu khusus terjadi saat tim gabungan hendak melakukan proses evakuasi korban. Mobilitas menjadi terhambat karena kepadatan lalu lintas dari lokasi longsor menuju pos DVI.

Kendati demikian, tim SAR terus berkoordinasi dengan kepolisian untuk bisa mengantisipasi dan mengurai lalu lintas sehingga proses evakuasi bisa lebih lancar di hari-hari berikutnya.

"Juga terkait proses evakuasi korban dan dalam hal ini kami sudah sampaikan kepada Polri untuk membantu di dalam proses pelancaran evakuasi jadi Alhamdulillah hari ini lalu rintas dari titik Longsor sampai dengan ke DVI itu sudah lebih lancar," jelas Ade.

Sebelumnya, Ade menuturkan, total penemuan korban longsor dalam pencarian hingga hari ke-3, Senin 26 Januari 2026, per 17.12 WIB, berjumlah 34 jenazah.

"Jadi untuk total penemuan bodypacks dari hari pertama sampai dengan hari ketiga, ada 34 bodypacks," kata dia.

Sehingga, dari 81 orang yang sebelumnya dinyatakan hilang, tersisa sebanyak 46 orang. Jumlah tersebut diakui masih bisa dinamis.

"Itu berdasarkan laporan dari Kepala Desa, jadi kami mengupdate dari kemarin lebih kurang 80," kata dia.

17 Jenazah Telah Terindentifikasi

Dari 36 jenazah itu, berdasarkan laporan tim DVI yang diterima tim SAR, sebanyak 17 jenazah telah teridentifikasi dan langsung diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing.

"Jadi untuk nanti nama korban yang sudah teridentifikasi, itu teman-teman media bisa dilihat atau dipastikan di pos kami, di pos Basarnas," kata dia.

Khusus hari ke-3, jumlah bodypacks atau kantong jenazah yang diserahkan ke tim DVI berjumlah 9 kantong. Penemuan korban itu berlokasi di 2 area pencarian. 

"Itu di sektor alpha 1 sampai dengan alpha 2, jadi memang dari hasil informasi awal yang disampaikan oleh Kepala Desa di Pasir Langu. Jadi banyaknya rumah yang terdampak, jadi kami memfokuskan proses pencarian dari hari pertama sampai dengan hari ketiga ini," jelasnya.

Proses pencarian di hari ke-3 disebut sempat terkendala hujan ringan hingga lebat sekitar pagi hari pukul 10.00 WIB. Pencarian pun sempat dihentikan hingga dilanjutkan kembali ketika cuaca cerah.

Adapun proses pencarian dipastikan akan terus dilakukan seiring penetapan status darurat bencana yang telah disampaikan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat. Sementara ini, status tersebut diberlakukan selama 14 hari sejak Sabtu, 24 Januari 2026.

"Pencarian terhadap korban kita bisa lihat nanti perkembangan di lapangan kita juga berdoa mudah-mudahan sebelum 7 hari korban semua bisa diketemukan," kata dia.

Lanjut Baca:

Pencarian Korban Longsor Cisarua Hari Ketiga: Tim SAR Temukan 9 Jenazah, Total Jadi 34 Meninggal Dunia

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |