Nestapa Driver Ojek Online jadi Korban Tabrak Lari, Tak Bisa Cari Nafkah karena Luka dan Motor Rusak Parah

3 days ago 12

Liputan6.com, Jakarta - Minggu siang itu mestinya menjadi hari biasa bagi Dika Sanjaya (27). Warga Kelurahan Jagabaya II, Kecamayan Way Halim, Kota Bandar Lampung, tersebut tengah menjalani rutinitasnya sebagai tulang punggung keluarga. Mengantar pesanan makanan dagangan sang istri, Ida (25).

Namun, takdir berkata lain. Di Jalan Haji Said, Tanjungkarang Timur, perjalanan sederhana itu berubah menjadi peristiwa memilukan.

Dika diduga menjadi korban tabrak lari sebuah minibus hitam yang hingga kini pengemudinya belum diketahui.

Dalam rekaman kamera pengawas (CCTV) yang viral di media sosial, terlihat sepeda motor yang dikendarai Dika hampir terlindas minibus dari arah berlawanan.

Kendaraan roda empat itu tampak mengambil jalur terlalu ke kanan sebelum akhirnya menghantam motor korban. Alih-alih berhenti, pengemudi minibus justru tancap gas dan menghilang dari lokasi kejadian.

“Saya waktu itu pelan, lagi antar pesanan. Tiba-tiba mobil muncul dari tikungan, nyerong ke kanan, lalu nabrak saya. Setelah itu langsung kabur,” kata Dika saat ditemui di rumah kontrakannya, Selasa (30/12).

Benturan keras membuat Dika terjatuh ke aspal. Ia sempat berteriak meminta pertolongan hingga warga sekitar datang membantu dan membawanya ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis.

Luka Parah, Motor Rusak Berat

Akibat kecelakaan tersebut, Dika mengalami luka robek cukup parah di bagian kaki. Bahkan, menurut saksi mata, tulang kakinya sempat terlihat menonjol.

“Kondisinya lumayan parah, kakinya sampai bolong,” ujar Darma, warga yang berada di lokasi kejadian.

Dokter terpaksa menjahit luka Dika sebanyak 10 jahitan. Hingga kini, kakinya masih bengkak dan nyeri, membuatnya belum bisa kembali bekerja.

Tak hanya menanggung luka fisik, Dika juga harus menerima kenyataan pahit lainnya. Sepeda motor yang baru dua bulan ia cicil hancur parah akibat tabrakan. Kendaraan tersebut kini diamankan polisi sebagai barang bukti, sehingga proses klaim asuransi dan leasing terhambat.

“Motor itu alat kerja saya. Sekarang rusak, saya tidak bisa narik, tidak bisa cari nafkah,” ucapnya lirih.

Pelaku Tabrak Lari Diburu

Saksi mata lainnya menyebutkan, usai menabrak korban, minibus hitam tersebut melarikan diri ke arah Jalan Dokter Harun, wilayah Kedamaian, Bandar Lampung.

Namun, rekaman CCTV belum mampu mengungkap identitas kendaraan karena pelat nomor terlihat buram.

Pihak kepolisian telah mendatangi rumah sakit untuk meminta keterangan korban dan mengumpulkan data awal. Meski begitu, hingga kini pelaku tabrak lari tersebut belum berhasil ditemukan.

Sebagai kepala keluarga dengan tiga anak, Dika hanya berharap satu hal, yaitu tanggung jawab. Ia tak menuntut berlebihan, hanya ingin keadilan dan itikad baik dari pengemudi minibus tersebut.

“Saya berharap orangnya mau datang dan bertanggung jawab secara kekeluargaan. Kalau dia minta maaf, pasti saya maafkan. Saya ini manusia, punya keluarga yang harus saya nafkahi,” tuturnya.

Kini, Dika hanya bisa menunggu. Menunggu kesembuhan kakinya, menunggu kepastian hukum, dan menunggu kepedulian dari seseorang yang telah meninggalkannya tergeletak di jalan tanpa rasa tanggung jawab.

Tangkapan layar rekaman kamera CCTV detik-detik driver ojol di Bandar Lampung jadi korban tabrak lari.

Read Entire Article
Saham | Regional | Otomotif |